Ilustrasi spacer untuk velg mobil (dok: HSR Wheels)

Begini Efek Memasang Spacer pada Velg Mobil

19 January 2022   |   19:08 WIB
Image
Rezha Hadyan Hypeabis.id

Kalian yang gemar modifikasi mobil khususnya pada kaki-kaki, pasti sudah tahu apa itu spacer velg mobil. Spacer juga sering jadi perbincangan oleh para modifikator kaki-kaki mobil.  Spacer velg adalah sebuah alat bantu yang dipasang di antara cakram dan velg yang tersebuat dari bahan material besi baja.

Beberapa orang menggunakannya untuk mensejajarkan velg dan ban mobil dengan fender atau body atau membuat roda dengan lower arm bisa menjadi agak berjarak.

Selain itu, beberapa spacer juga dapat difungsikan sebagai adaptor pitch circle diameter (PCD) mobil kalian ke lubang PCD pada velg yang kalian ingin pasang. Misalnya, mobil kalian memiliki PCD dengan empat baut lubang dan velg yang ingin kamu pasang memiliki lima lubang baut, kalian bisa menggunakan spacer sebagai adaptornya.

Umumnya, spacer memiliki dua jenis ukuran ketebalan, yaitu 4 milimeter dan 8 milimeter. Tapi, yang paling banyak dipakai biasanya ukuran 4 milimeter dengan harga yang beraneka ragam. Disamping itu semua, ternyata menggunakan spacer pada mobil memiliki dampak atau resiko yang cukup membahayakan jika tidak tepat dalam menggunakannya.

Apa saja dampak atau risiko menggunakannya? Simak penjelasannya di bawah ini dari HSR Wheels;

1. Ban bisa terlepas

Menggunakan spacer harus tepat dalam memilih kualitasnya. Pasalnya, salah memilih spacer dapat menyebabkan ban terlepas dari baut pengikatnya akibat menggunakan kualitas spacer yang buruk, apalagi jika kendaraan kalian sedang berada dalam kecepatan tinggi atau berada di jalan tol.

Spacer yang kualitasnya buruk tidak memiliki daya pegangan mur yang kuat terhadap roda. Jangan sampai karena tergiur oleh harganya yang murah, keselamatan kalian dipertaruhkan. Keselamatan tetap menjadi nomor satu.
 

2. Ban menjadi aus

Ban mobil bisa menjadi aus di bagian dalamnya saat menggunakan spacer. Sebab, spacer menambahkan jarak antara velg dengan roda menjadi lebih lebar, apalagi jika menggunakan ban dengan tapak yang lebar. Sebaiknya, hindari juga penggunaan spacer pada ban jenis offroad yang memiliki ukuran velg ring 15 inchi.
 

3. Menimbulkan getaran

Spacer kualitas rendah sangat beresiko pecah dan menimbulkan getaran pada setir kemudi akibat posisi roda berubah dari lokasi semula, sehingga titik tumpu roda menjadi semakin jauh.

Gejalanya, mobil menjadi sulit untuk melakukan putar balik atau melakukan manuver tajam. Sehingga saat mobil melewati tikungan, ban bergerak keluar dan menyebabkan radius putar menjadi lebih lebar.

Editor: Fajar Sidik
SEBELUMNYA

Kena Omicon, Kapan Waktu yang Pas Buat Booster?

BERIKUTNYA

Garmin Rilis Smartwatch Venu 2 Plus dengan Fitur Voice Functionality 

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: