Ucapan Selamat untuk Paus Leo XIV dari Pemimpin Dunia, Donald Trump sampai Vladimir Putin
09 May 2025 |
10:03 WIB
Terpilihnya Robert Francis Prevost atau Paus Leo XIV sebagai Paus ke-267 pada 8 Mei 2025 waktu setempat, mendapat sambutan hangat dari berbagai tokoh dunia. Para pemimpin negara di dunia menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya sosok Paus baru.
Presiden AS Donald Trump, mengucapkan selamat melalui media sosialnya. Baginya merupakan suatu kehormatan setelah mengetahui bahwa Paus Leo merupakan Paus pertama asal Amerika Serikat.
"Merupakan kehormatan besar menyadari bahwa beliau adalah Paus pertama dari Amerika. Saya berharap dapat bertemu dengan Paus Leo XIV. Ini akan menjadi momen yang sangat berarti!" katanya.
Baca juga: Mengenal Robert Prevost, Kardinal Asal Amerika Serikat yang Terpilih Jadi Paus Baru
JD Vance, Wakil Presiden AS, juga menyampaikan ucapan selamat untuk sang Paus. “Selamat kepada Leo XIV, Paus pertama dari Amerika, atas pemilihannya! Saya yakin jutaan umat Katolik Amerika dan umat Kristen lainnya akan mendoakan keberhasilan beliau dalam memimpin Gereja,” tuturnya.
Begitupun dengan Brandon Johnson, Wali Kota Chicago yang merupakan Wali Kota kelahiran Paus Leo XIV. Dia mengungkapkan kegembiraannya atas terpilihnya Robert Francis Prevost sebagai Paus baru.
"Semuanya keren, termasuk Paus yang berasal dari Chicago! Selamat kepada Paus Leo XIV yang pertama dari Amerika! Kami berharap dapat segera menyambut Anda kembali ke rumah," tambahnya.
Tak ketinggalan, mantan Presiden Barack Obama bersama sang istri, Michelle Obama juga menyampaikan ucapan selamat sebagai sesama warga Chicago.
"Ini adalah hari bersejarah bagi Amerika Serikat, dan kami akan mendoakan beliau saat memulai tugas suci memimpin Gereja Katolik dan menjadi teladan bagi banyak orang, terlepas dari keyakinan mereka," katanya.
Pemimpin Italia, Presiden Giorgia Meloni, yang dikabarkan dekat dengan Paus Fransiskus juga menyampaikan harapan yang paling tulus kepada Paus Leo XIV yang akan memulai masa kepausannya.
"Pada masa yang diwarnai konflik dan kerusuhan, kata-katanya dari Loggia delle Benedizioni merupakan seruan kuat untuk perdamaian, persaudaraan, dan tanggung jawab. Dengan membawa warisan spiritual yang mengikuti jejak Paus Fransiskus, kami warga Italia akan memandangnya dengan rasa hormat dan penuh harapan," katanya.
Di sisi lain, pemerintah Peru, tempat Paus Leo XIV pernah melayani sebagai uskup selama delapan tahun, juga menyampaikan ucapan selamat. Presiden Dina Boluarte, menyerukan salam persaudaraan kepada Paus.
"Dia melayani rakyat kita dengan cinta dan iman. Dalam pesan pertamanya sebagai Paus, dia mengenang dengan penuh emosi waktunya di Chiclayo dan kedekatannya dengan Peru, Semoga Tuhan memberkatinya dalam misinya!" katanya.
Para pemimpin negara di seluruh dunia pun turut serta mengirimkan ucapan selamat dan dukungan atas dimulainya masa kepausan Paus Leo XIV. Misalnya, Presiden Prancis, Emmanuel Macron
"Kepada Paus Leo XIV, dan kepada semua umat Katolik di Prancis dan di seluruh dunia, saya sampaikan pesan persaudaraan. Semoga kepausan baru ini menjadi masa yang membawa kedamaian dan harapan," imbuhnya, yang tampaknya merujuk pada peringatan 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II di Eropa.
Ucapan serupa disampaikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, yang meyakini bahwa dengan terpilihnya Paus Leo XIV, dialog konstruktif antara Rusia dan Vatikan akan terus berkembang atas dasar nilai-nilai kristiani.
"Kepada Yang Mulia Paus Leo XIV: Yang Mulia, terimalah ucapan selamat saya yang tulus atas terpilihnya Anda sebagai Paus. Saya yakin bahwa dialog dan interaksi yang konstruktif yang terjalin antara Rusia dan Vatikan akan terus berkembang atas dasar nilai-nilai kristiani yang mempersatukan kita," kata Putin dalam pesannya.
Begitupun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy juga mengucapkan selamat kepada Paus Leo XIV. Dia juga sempat menyinggung konflik negaranya dengan Rusia, sera memohon dukungan dari Vatikan.
"Ukraina sangat menghargai posisi konsisten Takhta Suci dalam menegakkan hukum internasional, kami mengutuk agresi militer Federasi Rusia terhadap Ukraina, dan melindungi hak-hak warga sipil yang tidak bersalah," katanya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan harapannya untuk mendapat dukungan moral dan spiritual yang berkelanjutan dari Vatikan dalam upaya Ukraina untuk memulihkan keadilan dan mencapai perdamaian abadi.
Baca juga: Isi Pidato Perdana Robert Francis Prevost Sebagai Paus Leo XIV
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Presiden AS Donald Trump, mengucapkan selamat melalui media sosialnya. Baginya merupakan suatu kehormatan setelah mengetahui bahwa Paus Leo merupakan Paus pertama asal Amerika Serikat.
"Merupakan kehormatan besar menyadari bahwa beliau adalah Paus pertama dari Amerika. Saya berharap dapat bertemu dengan Paus Leo XIV. Ini akan menjadi momen yang sangat berarti!" katanya.
Baca juga: Mengenal Robert Prevost, Kardinal Asal Amerika Serikat yang Terpilih Jadi Paus Baru
Begitupun dengan Brandon Johnson, Wali Kota Chicago yang merupakan Wali Kota kelahiran Paus Leo XIV. Dia mengungkapkan kegembiraannya atas terpilihnya Robert Francis Prevost sebagai Paus baru.
"Semuanya keren, termasuk Paus yang berasal dari Chicago! Selamat kepada Paus Leo XIV yang pertama dari Amerika! Kami berharap dapat segera menyambut Anda kembali ke rumah," tambahnya.
Tak ketinggalan, mantan Presiden Barack Obama bersama sang istri, Michelle Obama juga menyampaikan ucapan selamat sebagai sesama warga Chicago.
"Ini adalah hari bersejarah bagi Amerika Serikat, dan kami akan mendoakan beliau saat memulai tugas suci memimpin Gereja Katolik dan menjadi teladan bagi banyak orang, terlepas dari keyakinan mereka," katanya.
Michelle and I send our congratulations to a fellow Chicagoan, His Holiness Pope Leo XIV. This is a historic day for the United States, and we will pray for him as he begins the sacred work of leading the Catholic Church and setting an example for so many, regardless of faith.
— Barack Obama (@BarackObama) May 8, 2025
Pemimpin Italia, Presiden Giorgia Meloni, yang dikabarkan dekat dengan Paus Fransiskus juga menyampaikan harapan yang paling tulus kepada Paus Leo XIV yang akan memulai masa kepausannya.
"Pada masa yang diwarnai konflik dan kerusuhan, kata-katanya dari Loggia delle Benedizioni merupakan seruan kuat untuk perdamaian, persaudaraan, dan tanggung jawab. Dengan membawa warisan spiritual yang mengikuti jejak Paus Fransiskus, kami warga Italia akan memandangnya dengan rasa hormat dan penuh harapan," katanya.
Di sisi lain, pemerintah Peru, tempat Paus Leo XIV pernah melayani sebagai uskup selama delapan tahun, juga menyampaikan ucapan selamat. Presiden Dina Boluarte, menyerukan salam persaudaraan kepada Paus.
"Dia melayani rakyat kita dengan cinta dan iman. Dalam pesan pertamanya sebagai Paus, dia mengenang dengan penuh emosi waktunya di Chiclayo dan kedekatannya dengan Peru, Semoga Tuhan memberkatinya dalam misinya!" katanya.
Para pemimpin negara di seluruh dunia pun turut serta mengirimkan ucapan selamat dan dukungan atas dimulainya masa kepausan Paus Leo XIV. Misalnya, Presiden Prancis, Emmanuel Macron
"Kepada Paus Leo XIV, dan kepada semua umat Katolik di Prancis dan di seluruh dunia, saya sampaikan pesan persaudaraan. Semoga kepausan baru ini menjadi masa yang membawa kedamaian dan harapan," imbuhnya, yang tampaknya merujuk pada peringatan 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II di Eropa.
Ucapan serupa disampaikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, yang meyakini bahwa dengan terpilihnya Paus Leo XIV, dialog konstruktif antara Rusia dan Vatikan akan terus berkembang atas dasar nilai-nilai kristiani.
"Kepada Yang Mulia Paus Leo XIV: Yang Mulia, terimalah ucapan selamat saya yang tulus atas terpilihnya Anda sebagai Paus. Saya yakin bahwa dialog dan interaksi yang konstruktif yang terjalin antara Rusia dan Vatikan akan terus berkembang atas dasar nilai-nilai kristiani yang mempersatukan kita," kata Putin dalam pesannya.
Begitupun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy juga mengucapkan selamat kepada Paus Leo XIV. Dia juga sempat menyinggung konflik negaranya dengan Rusia, sera memohon dukungan dari Vatikan.
"Ukraina sangat menghargai posisi konsisten Takhta Suci dalam menegakkan hukum internasional, kami mengutuk agresi militer Federasi Rusia terhadap Ukraina, dan melindungi hak-hak warga sipil yang tidak bersalah," katanya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan harapannya untuk mendapat dukungan moral dan spiritual yang berkelanjutan dari Vatikan dalam upaya Ukraina untuk memulihkan keadilan dan mencapai perdamaian abadi.
Baca juga: Isi Pidato Perdana Robert Francis Prevost Sebagai Paus Leo XIV
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.