Polusi menimbulkan banyak masalah pada kulit. (Sumber gambar: Freepik/ajerbaizan stock)

5 Masalah Kulit yang Timbul Akibat Polusi Udara Jakarta

14 June 2023   |   10:30 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Like
DKI Jakarta saat ini menghadapi masalah serius dengan kualitas udara yang sangat buruk. Pagi ini, Jakarta kembali menjadi kota paling berpolusi di dunia dengan konsentrasi PM 2.5 atau partikel udara berukuran lebih kecil dari 2,5 mikronmeter, di angka 67.8 µg/m³. Jumlah ini 13.4 kali di atas nilai panduan kualitas udara tahunan WHO.

Tingkat polusi udara yang tinggi memiliki dampak negatif yang signifikan bukannya pada kesehatan organ dalam namun juga kulit. Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Arini Astasari Widodo, menerangkan partikulat zat halus yang terkandung dalam udara berpolusi dapat menembus jauh ke dalam kulit, memicu stres oksidatif dan peradangan. 

"Partikel-partikel polutan ini dapat menyebabkan masalah kulit seperti peradangan, iritasi, dan munculnya berbagai jenis gangguan kesehatan kulit," ujarnya kepada Hypeabis.id, Rabu (14/6/2023).

Baca juga: Polusi Udara Tingkatkan Risiko ISPA Hingga Penyakit Paru

Arini menekankan pentingnya pendekatan yang komprehensif dalam mengatasi dampak polusi pada kesehatan kulit. Hal ini meliputi rutinitas perawatan kulit yang mencakup membersihkan kulit, melembabkan, dan melindungi kulit dari faktor-faktor di lingkungan. 

Membersihkan kulit secara teratur, terutama di lingkungan perkotaan, dapat membantu menghilangkan polutan yang terakumulasi pada kulit. Selain itu, regimen perawatan kulit yang kuat dapat melindungi barrier (sawar) kulit. Penggunaan produk yang kaya antioksidan dapat memberikan pertahanan terhadap efek merugikan polusi dengan membantu dalam menetralkan radikal bebas dan mengurangi peradangan.

Seiring dengan perawatan kulit individu, dokter lulusan Harvard Medical School ini menyoroti pentingnya inisiatif publik dan pemerintah dalam menangani masalah-masalah kulit terkait polusi. Mendorong pengurangan emisi dan regulasi yang lebih ketat terhadap polutan industri dapat membantu mengurangi dampak merugikan polusi terhadap kesehatan lingkungan dan kulit.

Sebagai kewaspadaan, berikut beberapa masalah kulit yang timbul akibat polusi udara.


1. Kulit Kering & Perburukan Gejala

Dokter yang merupakan konsultan medis dari Dermalogia Klinik ini menjelaskan bahwa kulit yang terpapar dengan polutan seperti partikel debu, gas buang kendaraan bermotor, dan polutan industri dapat mengalami peningkatan kekeringan. Kulit juga bisa mengalami peradangan dan kepekaan yang mengarah pada munculnya eksaserbasi.

Eksaserbasi merupakan perburukan gejala pada pasien yang telah memiliki riwayat penyakit kulit sebelumnya. "Karena peningkatan sensitivitas kulit dan memperburuk kondisi kulit yang sudah ada seperti jerawat, eksim, dan rosacea," sebutnya.

Baca juga: Daftar Aplikasi yang Bisa Dipakai Untuk Memantau Kualitas Udara
1
2


SEBELUMNYA

5 Film Live-Action Terlaris dari Disney, Ada Cinderella hingga Lion King

BERIKUTNYA

Warisan Literasi Cormac McCarthy, Novelis di Balik The Road dan No Country for Old Men

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: