Masyarakat bisa memanfaatkan aplikasi untuk mengecek kualitas udara (Sumber gambar: Unsplash/Juniperphoton)

Daftar Aplikasi yang Bisa Dipakai Untuk Memantau Kualitas Udara 

23 June 2022   |   19:30 WIB

Polusi udara telah lama menjadi isu sentral dari kota-kota industri, termasuk  Jakarta. Bahkan, beberapa waktu lalu, disebutkan bahwa kualitas udara di ibu kota RI tercatat yang paling buruk.  Berdasarkan situs AQ Index, kualitas udara di Jakarta sempat  terburuk di dunia pada pekan lalu, tepatnya pada 15 Juni.

Indeks kualitas udara di Jakarta mencapai 183 US AQI (Air Quality Index) dengan PM 2.5 sebesar 118 ug/m3 dan PM 10 sebesar 20,6 ug/m3. 

Dengan kondisi itu, AQ Index melabeli kualitas udara secara kumulatif berwarna merah alias tidak sehat. “Konsentrasi PM 2.5 di udara jakarta saat ini 23,6 kali di atas nilai panduan kualitas udara tahunan World Health Organization,” tulis laporan AQ Index. 

Baca Juga : Begini Kualitas Udara Berpengaruh pada Kesehatan Tubuh Kita 

Tidak bisa dipungkiri kondisi kualitas di perkotaan umumnya memang rendah. Untuk itu, penting bagi masyarakat secara rutin mengecek kualitas udara guna mempersiapkan diri misalnya menggunakan masker atau harus keluar atau tidak. 

Upaya pengecekan itu saat ini bisa dilakukan dengan relatif mudah, memakai aplikasi pemantau kualitas udara yang tersedia di toko aplikasi seperti Google Play Store atau Apple Store. Bagi kalian yang ingin menjajal, berikut ini adalah beberapa aplikasi pemantau kualitas udara yang bisa dipakai : 


1. IQAir AirVisual 

Peranti lunak yang dikembangkan oleh IQAir AG ini menyuguhkan data polusi udara dan suara real time hingga perkiraan di lebih dari 10.000 kota di seluruh dunia. Data dari aplikasi ini juga seringkali dijadikan parameter untuk mengukur kualitas udara di sebuah tempat. 

IQAir AirVisual memiliki antarmuka yang mudah dimengerti dan detail, serta menyajikan ragam fitur. Selain pemantauan udara di waktu nyata, ada juga data seperti perkiraan polusi udara dan cuaca hingga rekomendasi kesehatan. 


2. Plume Labs: Air Quality App 

Aplikasi pemantau kualitas udara lainnya yang bisa dimanfaatkan adalah yang dikembangkan oleh Plume Labs. Salah satu fitur utama dari peranti ini adalah memberikan informasi kualitas udara yang rinci, dari jalan ke jalan. 

Untuk bisa mendapatkan data itu, tim pengembangkan memanfaatkan berbagai data mulai dari citra satelit, simulasi atmosfer, lalu lintas, dan kumpulan data emisi. Ada juga perkiraan perkembangan kualitas udara selama 72 jam ke depan. 


3. Nafas : Indonesia Air Quality 

Perangkat lunak bernama Nafas merupakan aplikasi yang bisa dipakai mengecek kualitas udara buatan karya anak bangsa. Dikembangkan oleh Nafas Indonesia dan pertama kali dirilis pada September 2020. 

Sejumlah fitur yang ada pada aplikasi ini adalah peta kualitas udara secara waktu nyata. Perusahaan menyatakan memiliki jaringan sensor kualitas udara terbesar, lebih dari 160 sensor di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Bali, dan tempat lain. 

Ada juga fitur peringkat dan perbandingan kualitas udara di berbagai kota, artikel terkait konten pengetahuan tentang dampak kualitas udara pada kehidupan masyarakat, hingga rekomendasi aktivitas gaya hidup menyikapi situasi udara yang ada. 


Editor: Indyah Sutriningrum
SEBELUMNYA

Johnny Depp Bakal Konser Tur Eropa dengan Hollywood Vampires

BERIKUTNYA

Yuk Bikin Kuliner dengan Konsep Ramah Lingkungan, Begini Caranya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: