Olaraga lari adalah olahraga yang paling banyak diminati masyarakat. (Sumber gambar: Freepik)

5 Tip Berkompetisi dalam Lomba Lari di Tengah Kepungan Polusi Udara

21 August 2023   |   10:46 WIB
Image
Yulita Theresia Maghi Mahasiswi Jurnalistik Universitas Nusa Nipa Indonesia, Maumere.

Like
Genhype, siapa di antara kalian yang suka berlari? Nah, bukan berlari dari kenyataan, ya! Kita pasti familiar dengan olahraga lari yang selalu menjadi bagian dari setiap perlombaan. Baik itu perlombaan lari yang serius atau sekadar jogging santai, ternyata memiliki manfaat yang sangat berharga, lho.

Tahukah kalian bahwa berlari memiliki dampak positif bagi kesehatan organ tubuh kita, seperti pembuluh darah yang lebih sehat dan performa jantung yang lebih baik? Namun, ternyata manfaatnya tidak hanya sampai di situ. Berlari memiliki segudang manfaat lainnya yang sangat baik untuk kesehatan kita.

Baca juga: Makin Digemari, Ini Serba-serbi yang Harus Diketahui tentang Olahraga Lari

Yuk, simak beberapa manfaat hebat berlari bagi tubuh kita di bawah ini:


1. Membentuk Tubuh Menjadi Ideal.

Berlari adalah salah satu cara efektif untuk membakar kalori secara intens. Ini membantu mengurangi lemak tubuh dan mendukung penurunan berat badan, yang penting untuk mencapai tubuh yang lebih ideal.

Tak perlu olahraga secara berat, cukup rutin lari di pagi ataupun sore hari terbukti mampu menjaga keidealan tubuh kalian, loh.
 

2. Menjaga Otot dan Tulang agar Tetap Sehat dan Bugar.

Nah, kalau ini tentu saja  kita semua pasti tahu. Berlari di pagi hari, mampu memberikan peregangan untuk otot dan tulang agar tetap bugar dan sehat. Biasanya, efek lari juga akan berdampak besar pada tulang punggung yang kelamaan menunduk. 

Berlari melibatkan banyak otot tubuh, terutama otot kaki dan inti. Dengan latihan yang konsisten, berlari dapat membantu membentuk otot-otot tubuh dan memberikan definisi yang lebih baik.
 

3. Memberikan Efek Kualitas Tidur yang Meningkat.

Wah, siapa nih yang kesulitan untuk tidur atau waktu tidur tidak maksimal. Untuk kalian yang memiliki masalah dengan waktu tidur, kalian bisa mencoba untuk lari mengelilingi komplek secara rutin ya, guys.
 

4. Mencegah Penyebaran Penyakit Kanker.

Salah satu penyakit paling mematikan yang menempati urutan kedua adalah kanker. Penyakit yang biasa menyerang orang tubuh bagian dalam ini, biasanya akan cepat menyebar jika tidak ditangani dengan baik. Nah, bisa berlari atau jogging santai secara rutin untuk meminimalisir risiko terkena penyakit kanker.
 

5. Membantu Mengurangi Risiko Stres dan Penuaan Dini.

Banyaknya tuntutan  hidup yang terus berdatangan, tentu menjadi faktor utama seseorang mengalami stress yang berdampak pada  tingginya risiko penuaan dini. Jadi, berlari terbukti mampu menurunkan risiko stres dan menjaga kulit agar tidak cepat mengalami penuaan.
 

6. Meningkatkan Cara Kerja Otak.

Tidak hanya berpengaruh positif terhadap tubuh fisik, berlari juga memiliki dampak yang signifikan pada kinerja otak. Aktivitas berlari meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak. Ini membawa lebih banyak oksigen dan nutrisi ke otak, yang mendukung fungsi otak yang optimal.

Selain itu, lari terbukti meningkatkan pertumbuhan dan koneksi sel-sel otak, yang dikenal sebagai neuroplastisitas. Ini berarti otak dapat beradaptasi dan belajar lebih baik. Jadi berlari sangat direkomendasikan untuk kalian yang memiliki rutinitas belajar yang rutin dan menguras otak.
 

7. Membantu Meningkatkan Mood.

Untuk kalian yang memiliki masalah dengan mood yang tidak menentu. Kalian wajib mencoba untuk lari pagi. Berlari merangsang produksi neurotransmiter seperti endorfin, serotonin, dan dopamin. Ini dapat meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, dan memberikan perasaan bahagia yang mendukung kinerja otak yang lebih baik.

Nah, sudah paham kan efek positif berlari bagi tubuh. Namun, untuk berolahraga lari di tengah kondisi polusi udara yang meningkat drastis, dapat membahayan organ tubuh. Berdasarkan data dari IQAir (situs pemantau kualitas udara), menyebutkan bahwa Kota Jakarta menyumbang polusi udara sebesar  116.7 mirkogram/m kubik.

Bagi kalian yang ingin ikut lomba lari, meski masih takut dengan polusi udara, kali ini Hypeabis akan membagikan tip yang perlu dipersiapkan sebelum lari. Danti, salah satu peserta Prodia Healthy Fun Run festival 2023 membagikan panduannya sebelum ikut lomba lari.
 

1. Istirahat yang Cukup Sebelum lari.  

Olahraga lari biasanya membutuhkan kondisi tubuh yang fit. Oleh karena itu, kualitas tidur yang baik sebelum lari, menjadi salah satu faktor penting yang harus diperhatikan.
 

2. Latihan Dasar Sebelum lari.

Salah satu Latihan dasar sebelum lari adalah jogging atau kegiatan berjalan secara cepat. Biasanya, hal ini  dilakukan agar tubuh tidak kaget yang dapat menimbulkan efek kurang bagus misalnya cepat kelelahan atau efek negatif lainnya.

3. Melakukan Stretching.

Peregangan atau stretching adalah suatu kegiatan wajib yang harus dilakukan sebelum berolahraga. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kram pada otot-otot. Selain untuk lari, stretching pun digunakan dalam setiap bentuk olahraga, misalnya mengangkat beban.
 

4. Rutin Lari dan Membuat Jalur Lari.

Membuat jadwal berlari setiap 3 kali dalam seminggu, dengan rute yang sudah ditentukan sebelumnya, membuat tubuh terbiasa dan lebih muda beradaptasi ketika mengikuti ajang lomba lari dengan jarak jauh.
 

5. Rutin Mengonsumsi Air.

Sebaiknya, sebelum maupun sesudah kalian melakukan olahraga lari, kalian membiasakan diri untuk minum air. Hal ini guna mengurangi risiko dehidrasi saat lari atau jogging biasa.
 
 Baca juga: Aturan Minum Air saat Olahraga Lari Supaya Tubuh Tidak Dehidrasi

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Gita Carla

SEBELUMNYA

Sinopsis Drama Korea Mask Girl, Kisah Seleb Internet Bertopeng yang Terjerat Kasus Pembunuhan

BERIKUTNYA

Penyanyi Jazz Cici Sumiati Tutup Usia, Ini Perjalanan Kariernya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: