Ilustrasi inspeksi mobil (Dok. Istimewa)

Mau Beli Mobil Bekas Langsung dari Pemilik? Simak Dulu 5 Tips Ini

22 February 2022   |   21:06 WIB
Image
Rezha Hadyan Hypeabis.id

Apakah kalian sedang mencari mobil bekas? Jika iya, mendatangi pemilik mobil yang ingin menjual mobilnya bisa jadi pilihan tepat, alih-alih membelinya dari showroom mobil bekas atau mendapatkannya dari makelar khusus  jual beli mobil.

Sebab, kalian berpeluang mendapatkan mobil dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran atau setidaknya harga yang sesuai dengan kondisi. Selain itu, kemungkinan mendapatkan mobil dengan kondisi standar atau belum diutak-utik juga jauh lebih besar.

Namun, tak bisa ditampik bahwa membeli mobil dari pemilik langsung juga bukan hal mudah. Selain harus mendatangi rumah atau tempat berbeda, beberapa pemilik juga kerap menutup-nutupi kondisi sebenarnya mobil yang akan mereka jual agar harganya tinggi.

Nilai tersebut tentunya belum termasuk biaya yang harus disiapkan untuk perbaikan atau penggantian sejumlah komponen mobil. Ingat! Sebaik-baiknya kondisi mobil bekas, tetap ada komponen yang perlu diganti, terutama komponen fast moving seperti saringan-saringan pada mesin, aki, ban dan lain-lain. Belum lagi cairan-cairan seperti oli dan air aki yang harus kalian ganti.

Agar tak menyesal setelah membeli mobil bekas langsung dari pemiliknya, simak dulu lima tips dari LifePal di bawah ini, mengutip keterangan resmi yang diterima oleh Hypeabis pada Selasa (22/2/2022). 
 

1. Lakukan Tes drive dulu, dan sebutkan kekurangan yang ditemui ke penjual

Salah satu hal yang bisa membuat harga mobil anjlok adalah kondisi mobil tersebut. Karena itu, semakin banyak kita mengetahui kekurangan mobil bekas yang ingin dibeli, semakin besar pula kemungkinan untuk mendapat diskon.

Kalian wajib melakukan tes drive untuk mengetahui secara menyeluruh sensasi berkendara mobil tersebut. Sebagai contoh, setirnya agak getar dan kalau dilepas dalam keadaan jalan, maka mobil otomatis akan lari ke sisi kanan atau kiri. Jika kondisinya seperti itu, besar kemungkinan harus spooring ulang dan balancing ban, karena laju mobilnya sudah gak seimbang.
 

2.  Jangan sungkan menawar 

Setelah mobil dicoba, jangan lupa tanyakan ke penjual. Jangan sungkan dengan ucapan penjual yang bilang, “boleh asal jangan sadis-sadis,” atau “nego tipis saja”.

Penjual tentu berharap keuntungan yang besar. Karena itu, semakin banyak kekurangan mobil tersebut yang kamu temukan seperti yang dijelaskan di poin satu. Maka semakin besar pula peluang kalian untuk meminta potongan harga saat beli mobil bekas.
 

3.  Jangan terlalu terlihat tertarik

“Wah, keren ya. Mulus banget ini, boleh saya coba masbro?” Jika reaksimu seperti ini, penjual tentu tahu bahwa kalian sudah tertarik dengan mobilnya. Ketika melakukan negosiasi, maka diskon yang diberikan penjual tak bakal terlalu signifikan. Bisa jadi cuma turun ratusan ribu atau Rp1 jutaan saja.
 

4.  Ajak penjual lakukan inspeksi sebelum menawar mobil bekas

Yakin mobil bekas itu sehat-sehat saja? Tidak pernah terendam banjir atau mengalami tabrakan? Ketika menerapkan cara menawar mobil bekas, jangan abaikan inspeksi mobil. Kalau si penjual mengatakan hal itu sampai menambahkan embel-embel “dijamin terawat”, ajak saja ke tempat inspeksi mobil. Saat ini banyak kok portal jual-beli mobil yang menawarkan jasa inspeksi mobil.
 

5.  Kalau gak jodoh jangan dipaksakan

Ketika sudah melakukan negosiasi mobil bekas incaranmu dengan cara di atas, tapi si penjual tetap tak menurunkan harga jualnya, maka bisa jadi memang belum jodoh. Patokan untuk membeli aset ini tentu saja adalah mahar alias uangnya. Jika memang uang yang kalian anggarkan masih kurang cukup untuk membeli mobil ini, maka tak perlu dipaksakan.


Editor: Gita
SEBELUMNYA

All-New Royal Enfield 350 Akhirnya Meluncur di Indonesia

BERIKUTNYA

Eunseo WJSN Dinyatakan Positif Covid-19

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: