Sutradara Reza Arap Ubah Hal Absurd Jadi Ide Cerita di Film Harusnya Horor
05 August 2025 |
08:01 WIB
Reza Oktovian atau karib disapa Reza Arap mengumumkan bahwa film panjang pertamanya berjudul Harusnya Horor akan segera memulai proses syuting. Film debutnya yang membawa warna komedi horor ini direncanakan baru akan tayang pada tahun depan.
Film Harusnya Horor bakal jadi babak baru bagi Reza Arap di dunia hiburan. Pria berusia 37 tahun ini dikenal lentur dalam mengadaptasi berbagai medium berkarya. Dia dulu dikenal sebagai YouTuber gaming, lalu bergabung dengan grup musik elektronik Weird Genius, sempat menjajal akting di beberapa film, tetapi kini akan mencoba peran baru sebagai sutradara.
Baca juga: Reza Arap Bakal Debut Jadi Sutradara, Umumkan Project Film Harusnya Horor
Tak sekadar aji mumpung, Reza mengaku telah mempersiapkan film ini secara serius, termasuk dalam hal pengembangan cerita dan penyusunan naskah. Untuk memperkuat sisi naratif, Reza menggandeng penulis skenario berpengalaman Rahabi Mandra dan Syahrun Ramadhan, yang sebelumnya dikenal lewat sejumlah film box office.
Reza Arap mengungkapkan bahwa ide dasar cerita film Harusnya Horor berasal dari dirinya sendiri. Meski begitu, ia memilih bekerja sama dengan penulis skenario profesional untuk membantu mengembangkan struktur cerita dan merapikan alur penceritaan agar lebih matang secara teknis.
Soal sumber inspirasi, Reza belum mau membocorkan terlalu banyak. Namun, dia mengakui banyak ide datang dari hal absurd dan tak masuk akal yang terlintas di kepalanya.
"Apa yang memantik cerita ini? Enggak tahu juga sih, tiba-tiba aja ada di kepala gitu hal-hal absurd," ungkap Reza kepada Hypeabis.id.
Film Harusnya Horor akan mengangkat cerita tentang sosok hantu yang sebenarnya tidak menakutkan, tetapi dirinya selalu ingin tampil menyeramkan di mata orang. Lantaran tak kunjung berhasil membuat orang takut, si hantu menjalin kerja sama dengan sekelompok kreator konten horor demi membuat video-video seram agar citranya sebagai hantu terwujud.
Namun, upaya mereka menciptakan kengerian justru membawa mereka pada perjalanan emosional yang tak terduga. Di balik usaha menebar takut, muncul perenungan mendalam tentang makna hidup, koneksi, dan cinta.
"Ini film tentang persahabatan dua dunia," imbuhnya.
Reza mengatakan film ini telah melalui proses development yang panjang. Para pemain pun telah melakukan reading dengan cukup intensif. Menurutnya, film ini telah siap untuk masuk ke dalam tahap syuting.
Di film ini, Reza menggandeng beberapa teman dekatnya, seperti para anggota AAA Clan, yakni Tierison (Jot), Garry Ang, dan Yukatheo. Para anggota geng Marapthon (grup live streaming-nya) juga akan bergabung, yakni Aldy Renaldy, Bravyson, Niko Junius, Ariyanto, dan Teguh Prakoso.
Tak hanya itu, beberapa nama lain, seperti Lula Lahfah, Ronny P Tjandra, hingga bintang muda Malka juga akan turut beradu akting di film ini. Selain jadi sutradara, Reza juga akan menjadi pemain di film ini.
"Senang rasanya berkarya bersama dengan teman-teman dan dari lingkungan yang mendukung penuh terciptanya film Harusnya Horor," tuturnya.
Sementara itu, produser David Suwarto mengatakan film Harusnya Horor tak hanya menjadi penanda Reza Arap ke industri film. Karya ini juga menandai eksplorasi Ess Jay Pictures dari yang tadinya fokus ke layar kaca, kini mulai menggarap ke segmen bioskop.
"Bersama Reza Oktovian yang juga menjalani debutnya sebagai sutradara, film Harusnya Horor juga menandai perjalanan penting bagi rumah produksi kami lewat Ess Jay Pictures untuk melahirkan karya-karya layar lebar," imbuhnya.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Film Harusnya Horor bakal jadi babak baru bagi Reza Arap di dunia hiburan. Pria berusia 37 tahun ini dikenal lentur dalam mengadaptasi berbagai medium berkarya. Dia dulu dikenal sebagai YouTuber gaming, lalu bergabung dengan grup musik elektronik Weird Genius, sempat menjajal akting di beberapa film, tetapi kini akan mencoba peran baru sebagai sutradara.
Baca juga: Reza Arap Bakal Debut Jadi Sutradara, Umumkan Project Film Harusnya Horor
Tak sekadar aji mumpung, Reza mengaku telah mempersiapkan film ini secara serius, termasuk dalam hal pengembangan cerita dan penyusunan naskah. Untuk memperkuat sisi naratif, Reza menggandeng penulis skenario berpengalaman Rahabi Mandra dan Syahrun Ramadhan, yang sebelumnya dikenal lewat sejumlah film box office.
Reza Arap mengungkapkan bahwa ide dasar cerita film Harusnya Horor berasal dari dirinya sendiri. Meski begitu, ia memilih bekerja sama dengan penulis skenario profesional untuk membantu mengembangkan struktur cerita dan merapikan alur penceritaan agar lebih matang secara teknis.
Soal sumber inspirasi, Reza belum mau membocorkan terlalu banyak. Namun, dia mengakui banyak ide datang dari hal absurd dan tak masuk akal yang terlintas di kepalanya.
"Apa yang memantik cerita ini? Enggak tahu juga sih, tiba-tiba aja ada di kepala gitu hal-hal absurd," ungkap Reza kepada Hypeabis.id.
Film Harusnya Horor akan mengangkat cerita tentang sosok hantu yang sebenarnya tidak menakutkan, tetapi dirinya selalu ingin tampil menyeramkan di mata orang. Lantaran tak kunjung berhasil membuat orang takut, si hantu menjalin kerja sama dengan sekelompok kreator konten horor demi membuat video-video seram agar citranya sebagai hantu terwujud.
Namun, upaya mereka menciptakan kengerian justru membawa mereka pada perjalanan emosional yang tak terduga. Di balik usaha menebar takut, muncul perenungan mendalam tentang makna hidup, koneksi, dan cinta.
"Ini film tentang persahabatan dua dunia," imbuhnya.
Reza mengatakan film ini telah melalui proses development yang panjang. Para pemain pun telah melakukan reading dengan cukup intensif. Menurutnya, film ini telah siap untuk masuk ke dalam tahap syuting.
Di film ini, Reza menggandeng beberapa teman dekatnya, seperti para anggota AAA Clan, yakni Tierison (Jot), Garry Ang, dan Yukatheo. Para anggota geng Marapthon (grup live streaming-nya) juga akan bergabung, yakni Aldy Renaldy, Bravyson, Niko Junius, Ariyanto, dan Teguh Prakoso.
Tak hanya itu, beberapa nama lain, seperti Lula Lahfah, Ronny P Tjandra, hingga bintang muda Malka juga akan turut beradu akting di film ini. Selain jadi sutradara, Reza juga akan menjadi pemain di film ini.
"Senang rasanya berkarya bersama dengan teman-teman dan dari lingkungan yang mendukung penuh terciptanya film Harusnya Horor," tuturnya.
Sementara itu, produser David Suwarto mengatakan film Harusnya Horor tak hanya menjadi penanda Reza Arap ke industri film. Karya ini juga menandai eksplorasi Ess Jay Pictures dari yang tadinya fokus ke layar kaca, kini mulai menggarap ke segmen bioskop.
"Bersama Reza Oktovian yang juga menjalani debutnya sebagai sutradara, film Harusnya Horor juga menandai perjalanan penting bagi rumah produksi kami lewat Ess Jay Pictures untuk melahirkan karya-karya layar lebar," imbuhnya.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.