Pengunjung melihat salah satu karya pada pameran Pascamasa di Galeri Nasional, Jakarta, Jumat (29/12/2023). (Sumber gambar Hypeabis.id/ Abdurachman)

Daftar Pameran Seni Januari 2024, dari Seni Rupa hingga Arsitektur

11 January 2024   |   20:30 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Pameran seni merupakan salah satu ajang untuk mengenalkan karya para seniman pada publik. Selain menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras para perupa, mengunjungi pameran seni juga bisa menjadi kegiatan wisata estetik sambil mengisi waktu luang. 

Pada awal tahun ini, para pencinta seni di dalam negeri dapat menyaksikan beragam buah tangan seniman dengan karya-karyanya yang estetik di sejumlah galeri dan museum. Dengan berbagai gaya dan medium, mereka juga menyajikan karya artistik yang bisa dinikmati saat akhir pekan.

Nah, bagi kalian yang masih bingung untuk mengunjungi pameran seni apa saja yang digelar, berikut Hypeabis.id rangkum pameran-pameran seni rupa yang dapat kalian saksikan pada Januari tahun ini.

Baca Juga: Menikmati Karya Seni Berukuran Mini di Pameran All The Small Things

 

1. Pascamasa, Galeri Nasional Indonesia

 
 

Dihelat di Galeri Nasional Indonesia, pameran Pascamasa mencoba mengurai isu kesenian yang bertaut pada isu pasca. Termasuk memamerkan karya seni dari seniman kontemporer yang berproses menjelajahi isu-isu era ‘kesudahan’, seperti pascaindustrial, pascamodern, dan pascakebenaran.

Adapun, beberapa seniman yang karyanya dipajang di pameran ini di antaranya adalah Arafura, Arkiv Vilmansa, Azizi Al Majid, Condro Priyoaji, Franziska Fennert, Irfan Hendrian, Iwan Yusuf, Meliantha Muliawan, Nesar Eesar, Nona Yoanisarah, Tomy Herseta, dan Sikukeluang.
 

2. Voice Against Reason, Museum MACAN

 
 

Museum seni kontemporer di kawasan Jakarta Barat ini juga menggelar ekshibisi  yang melibatkan seniman-seniman internasional. Total terdapat 24 perupa dari Indonesia hingga Afghanistan yang memamerkan karya-karya terbaiknya dalam beberapa waktu terakhir.

Sesuai tajuknya pameran ini juga mencoba menelisik tentang arti dasar bersuara dan berpendapat untuk merajut realitas yang sementara dan rapuh. Terutama yang terkait dengan narasi-narasi pribadi, konteks sejarah, tema-tema politik, dan geografi melalui sudut pandang para perupa.

Baca Juga: Menelisik Ekshibisi Pranala Tersirat, Saat Karya Seni Dinikmati di Luar Galeri

 

3. Ratu Adil, Bentara Budaya Jakarta

 
 


Bentara Budaya Jakarta juga menghelat pameran tunggal Budi Ubrux dan Peluncuran Buku Sindhunata bertajuk Ratu Adil. Dikuratori oleh Agus Noor, pameran ini menghadirkan kolaborasi antara sang perupa dengan sang budayawan setelah mendalami kisah-kisah tentang Messiah.

Dalam mitologi Jawa, Ratu Adil atau Messiah juga dikenal juga sebagai Satrio Piningit,  yang dipercaya akan membawa keadilan dan kesejahteraan. Tokoh ini lazimnya muncul saat kehidupan sedang sulit, warga tertekan, penuh ketidakadilan, dan dianggap sebagai juru selamat.
 

4. Kartono Yudhokusumo: Karya dan Arsip, Salihara 

 
 


Galeri Salihara menghelat pameran bertajuk Kartono Yudhokusumo: Karya dan Arsip untuk mengenang sosok Bapak seni Lukis Dekoratif Modern Indonesia. Sesuai tajuknya, pameran ini menghadirkan dokumentasi berupa gambar, lukisan, artefak, catatan, dan berita tentang Kartono yang dimuat di media massa. 

Dihelat hingga 21 Januari 2024, pengunjung akan diajak menikmati bagaimana transformasi pengkaryaan Kartono, dari sketsa hingga lukisan dekoratif. Ibarat memasuki linimasa waktu, pengunjung akan diajak memasuki kelindan gagasan sekaligus daya artistik sang perupa yang turut membentuk seni rupa hari ini.
 

5. Ekskursi Arsitektur UI 2023, Taman Ismail Marzuki

 
 


Dihelat di Galeri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki, pameran ini menampilkan hasil penelusuran dan dokumentasi yang dilakukan oleh Tim Ekskursi Universitas Indonesia mengenai arsitektur rumah-rumah tradisional Tanah Karo. Total, terdapat 11 replika rumah adat masyarakat Karo yang dipacak dalam pameran.

Baca Juga: Kaleidoskop 2023: Pertunjukan Seni & Teater yang Memukau Sepanjang 2023


Editor: M. Taufikul Basari

Tak hanya arsitektur, pameran yang berlangsung hingga 21 Januari 2024 ini juga menghadirkan pakaian-pakaian adat dari tanah Karo. Keunikan dari pameran ini juga memamerkan potret-potret foto keseharian masyarakat Karo di sekitar rumah adat mereka, dengan narasi teks terkait kehidupan sosial dan komunal mereka.

SEBELUMNYA

Isi Suvenir Pernikahan Putra Bungsu Paku Alam X yang Bisa Dibawa Pulang Tamu Undangan

BERIKUTNYA

Resmi, Huawei MatePad Pro 13.2 Dihargai Rp14,9 Juta

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: