Ilustrasi pemeriksaan gigi. (Sumber gambar : Freepik/Pressfoto)

Awas, Gigi Berlubang Bisa Memicu Penyakit Jantung

09 October 2023   |   20:38 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Sakit gigi pastinya menimbulkan perasaan yang tidak nyaman, mulai dari nyeri hingga sulit mengunyah makanan. Pemicu masalah kesehatan ini cukup banyak, akan tetapi biasanya disebabkan oleh gigi berlubang maupun radang gusi karena penumpukan plak. 

Memiliki kondisi gigi yang buruk seperti gigi berlubang sebaiknya jangan dibiarkan terlalu lama ya, Genhype. Pasalnya, sakit gigi bisa berkembang menjadi penyakit yang lebih serius, sepeti jantung. 

Baca juga: 7 Cara Redakan Sakit Gigi Darurat sebelum Berobat ke Dokter

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Eka Hospital Pekanbaru, Sanny March Silaban menyampaikan gigi memiliki berbagai macam bagian yang terdiri dari enamel, gusi, akar, hingga saraf. Semua itu terhubung oleh peredaran darah hingga saraf otak. Alhasil, sakit gigi juga bisa meluas dan menyebabkan masalah tertentu pada bagian organ lain, salah satunya pada jantung.

Meskipun terkesan tidak berhubungan karena letak gigi dan jantung yang berjauhan, faktanya sakit gigi juga bisa menyebabkan sakit jantung jika tidak segera diobati, terutama jika infeksi telah menyerang gusi. Hal itu terjadi karena gigi dan gusi adalah organ terdiri dari komponen-komponen penting seperti saraf dan pembuluh darah yang terhubung ke seluruh tubuh. 

“Jika infeksi yang terjadi di gigi atau gusi telah mencapai saraf, maka bakteri bisa berisiko menyebar dan menyerang organ lainnya melalui pembuluh darah,” jelasnya dikutip Hypeabis.id, Senin (9/10/2023).  

Sebagai contoh radang gusi yang disebabkan karena penumpukan plak dan bakteri. Sanny menyebut kebanyakan orang menganggap itu adalah masalah biasa pada mulut. Namun yang tidak banyak diketahui, jika infeksi bakteri telah mencapai saraf maka mereka bisa masuk dan mengalir dalam peredaran darah. 

“Apabila bakteri telah mencapai jantung, maka ini akan menyebabkan infeksi jantung maupun pembuluh darah,” tegasnya.

Kondisi ini tidak hanya berlaku pada gusi, tetapi juga masalah pada gigi termasuk gigi berlubang yang tak kunjung ditangani. Sanny menyampaikan bahwa infeksi bakteri akan menjadi sangat serius ketika sudah merusak jantung dan pembuluh darah karena bisa menyebabkan masalah serius pada jantung seperti gagal jantung.

Sanny menerangkan penyakit jantung merupakan masalah yang bisa berujung fatal jika tidak diobati dengan segera. Sakit jantung bisa disebabkan karena beberapa faktor seperti tingkat kolesterol, gula darah, hingga tekanan darah dalam tubuh. Gejala yang dihasilkan pun juga bervariasi mulai dari nyeri dada, sesak napas, hingga keringat dingin.

Faktanya memang sakit jantung juga mengakibatkan sakit pada gigi hingga rahang. Hal dikarenakan letak saraf vagus, yang merupakan saraf berfungsi dalam mengatur jantung, paru-paru, dan saluran pencernaan tersebut mengalir dari otak ke berbagai organ di tubuh melewati rahang. 

Baca juga: Kenali Nyeri Dada yang Jadi Tanda Penyakit Jantung Koroner

Dengan demikian, ketika tubuh mengalami masalah pada jantung atau maupun paru-paru, bisa saja timbul rasa sakit pada rahang yang kerap disalah artikan sebagai sakit gigi biasa.

“Sakit gigi yang disebabkan oleh sakit jantung dapat terbilang cukup langka, karena biasanya juga diikuti dengan gejala lain seperti sesak napas, nyeri dada, hingga keringat dingin,” ulas Sanny.

Nah, untuk mencegahnya, menurut Sanny penting menjaga kesehatan gigi dan jantung dengan menurunkan ragam risikonya. Oleh sebab itu pastikan untuk rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi 6 bulan sekali untuk menurunkan risiko dari masalah gigi berlubang dan infeksi pada gusi. 

Pastikan rutin menggosok gigi 2 kali sehari dan rajin melakukan flossing untuk membuang sisa-sisa makanan yang terselip di antara-antara gigi. Selain kesehatan gigi, tindakan penurunan risiko dari sakit jantung sebaiknya dilakukan sejak dini untuk mencegah terjadinya masalah jantung di masa depan. 

Sanny menyarankan untuk menjaga pola makan, penuhi kebutuhan nutrisi harian, dan kurangi konsumsi makanan tinggi akan kandungan kolesterol, gula, maupun garam. Berolahraga secara rutin setidaknya 150 menit per minggu atau 30 menit per hari.

Baca juga: Jangan Sepelekan Merawat Gigi & Gusi, Berbagai Penyakit Serius Mengintai

Menjaga pola tidur yang cukup juga penting. Hindari begadang terlalu sering dengan mendapatkan tidur 8 jam sehari. Jaga berat badan ideal, tinggalkan kebiasaan buruk seperti merokok, dan kelola stres dengan bijak.

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

Intip Penampilan Perdana Jimin BTS dalam Kampanye Koleksi Pria Spring/Summer Dior 2024

BERIKUTNYA

5 Kiat Memilih Tempat Penginapan yang Murah saat Solo Traveling

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: