Woro Widowati tampil di billboard New York Times Square (Sumber gambar: Believe Music AS)

Penyanyi Woro Widowati Muncul di Billboard Times Square, Kenalkan Musik Pop Jawa ke Kancah Dunia

29 March 2023   |   12:00 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Penyanyi Indonesia kian eksis di kancah internasional. Solois asal Magelang, Woro Widowati, tampil di billboard New York Times Square sebagai bagian dari kampanye Equal yang digaungkan oleh Spotify. Kampanye Equal adalah upaya nyata untuk mendorong perkembangan artis dan kreator konten perempuan di seluruh aset Spotify.

Upaya ini telah berlangsung selama beberapa tahun dan secara nyata memberi porsi lebih bagi para penyanyi perempuan untuk bisa mendapat sorotan dalam serangkaian editorial Spotify. Kesempatan ini, membawa karya-karya para musisi perempuan untuk bisa diperkenalkan ke lebih banyak pendengar di berbagai sudut dunia.

“Terharu dan juga bangga karena akhirnya bisa membuktikan bahwa musisi daerah bisa tampil di platform internasional dan lebih dikenal masyarakat mancanegara,” kata Woro. 

Baca juga: 16 Brand Lokal Indonesia Tampil di Times Square New York

Pelantun lagu Full Senyum Sayang ini juga mengaku bahwa kehadiran Believe AS, yang menjadi mitranya dalam berkarier musik telah banyak menambah pengalaman dan menambah wawasannya, di mana hal ini menurutnya sangat berdampak pada perjalanan kariernya di industri musik. 

"Dulu aku cuma dikenal sebagai penyanyi cover lagu daerah, sekarang karena [kampanye] Equal, banyak orang di luar negeri yang mengenal lagu-lagu Jawa terutama dangdut," ungkapnya.
 

Woro Widowati tampil di billboard New York Times Square (Sumber gambar: Believe Music AS)

Woro Widowati tampil di billboard New York Times Square (Sumber gambar: Believe Music AS)

Diakui olehnya bahwa pencapaian ini adalah sebuah awalan untuk makin menjamurnya karya-karya musisi hyperlocal di pasar Indonesia dan dunia. Menurutnya, hal itu dapat terjadi karena buah dari perjuangan generasi sebelumnya yang terus berkarya tanpa lelah.

"Ini berkat perjuangan besar para musisi sebelum aku di mana mereka kerja keras untuk mempertahankan musik daerah dan memperkenalkan musik daerah ke berbagai kota besar dan sekarang musik daerah sudah diakui dan dinikmati bersama," kata Woro.
 

Musik Hyperlocal

Hingga saat ini, tercatat sudah lebih dari 400 artis dan kreator konten dari seluruh penjuru dunia menjadi bagian dari kampanye ini, dan Woro Widowati menjadi salah satu nama dalam daftar tersebut. Kesempatan ini merupakan babak baru untuk kisah musik hyperlocal di Indonesia.

Hyperlocal adalah termin yang digunakan untuk pelabelan pada karya-karya jagoan lokal yang menggunakan bahasa ibu mereka. Woro Widowati, khusus di Spotify, mencatatkan statistik pendengar yang terbilang besar. Karya-karyanya telah diputar lebih dari 50 juta kali, di antaranya Dalan Liyane, Menepi, Aku Ikhlas dan Ikhlas Ngenteni.

Dia merupakan artis yang mengusung aliran musik pop-Jawa pertama yang berhasil mendapatkan sorotan dalam kategori hyperlocal. Penyanyi berusia 21 tahun ini merupakan salah satu contoh sukses kelokalan yang berhasil jadi tuan rumah di negeri sendiri dengan kekhasan lokal. 
 

Woro Widowati tampil di billboard New York Times Square (Sumber gambar: Believe Music AS)

Woro Widowati (Sumber gambar: Believe Music AS)

Di negara kepulauan yang memiliki beragam budaya seperti Indonesia, seperti kita tahu bersama, musik berbahasa daerah memegang kendali yang nyata di dalam keseharian masyarakat. Musik jenis ini bisa dinikmati oleh banyak kalangan karena materi lagu-lagunya yang kerap terasa dekat dengan kehidupan banyak orang. 

Jika sebelumnya hanya dinikmati melalui platform video seperti YouTube, belakangan ini karya-karya dalam format audio mulai punya tempat. Believe Artist Services (Believe AS), selaku mitra yang menaungi karya-karyanya Woro Widowati, secara khusus telah mulai menangkap fenomena ini sejak 2021.

Secara berkala, Believe AS ikut serta dalam upaya untuk meningkatkan kualitas dan potensi yang dimiliki oleh artis-artis hyperlocal lewat serangkaian strategi pemasaran, produksi dan promosi.

Baca juga: Industri Konser Musik Bergairah, Begini Strategi Promotor New Live Entertainment Gaet Audiens

Fajar Putra Jaya, Head of Artist Services Indonesia dari Believe AS, menuturkan pihaknya merasa perlu untuk memberi fokus pada lini musik hyperlocal ini. Sebab, menurutnya, secara statistik, musik-musik yang mengangkat unsur lokalitas memang memiliki banyak pendengar di Indonesia.

"Seiring bergeraknya penetrasi internet dalam medium yang dinamis, banyak potensi yang bisa digali. Kami ingin ikut serta mengembangkan musik Indonesia yang inklusif, yang mencakup berbagai macam lini, genre, masyarakat dan lintas kota,” ucapnya. 

Upaya ini pun mulai memberikan hasil nyata. Berbagai macam digital streaming platform (DSP) mulai memberi perhatian khusus pada musik hyperlocal dengan menciptakan editorial khusus, memberi highlights playlist serta rekomendasi aktif pada pendengar.

“Ini eranya para musisi hyperlocal. Apa yang terjadi dengan Spotify dan Woro Widowati adalah salah satu contoh bagus untuk kita semua, bagaimana potensinya ternyata bisa sangat besar,” ujar Fajar.

Dia menilai pengakuan secara multinasional oleh penyanyi yang mengangkat unsur lokalitas ini adalah pencapaian yang akan bertahan lama. Menurutnya, hyperlocal akan terus berkembang seiring dengan perayaan kelokalan yang terus menjadi bagian penting dari masyarakat global.

Pasalnya, kata dia, seiring waktu perkembangan musik hyperlocal terus semarak dengan munculnya karya-karya musik yang mengusung berbagai genre. Setelah Woro Widowati, Fajar pun menilai bahwa pintu kesempatan akan terbuka lebar untuk artis-artis berikutnya dapat unjuk gigi.

“Kami bisa jadi mitra untuk artis-artis terbaik hyperlocal menyebarluaskan dan mencapai potensi maksimal dari karya-karya mereka. Kami punya komitmen untuk terus mengembangkan lini musik ini,” tegasnya. 

Baca juga: Wajah Baru Netlabel pada Era Musik Streaming

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah

SEBELUMNYA

Waspada! 5 Bahan Kimia Ini Berbahaya untuk Kulit, Phthalates hingga Triclosan

BERIKUTNYA

Tobatenun Dorong Perekonomian Masyarakat Desa lewat Bisnis Sosial Kain Tenun Khas Batak

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: