Gucci Aria (Sumber gambar: Gucci)

5 Brand Fesyen Mewah yang Merambah Metaverse

18 January 2022   |   14:56 WIB

Ketika batas antara dunia fisik dan digital terus membaur, brand fesyen kelas atas tampaknya juga makin akrab dengan metaverse. Dilansir oleh Forbes, Morgan Stanley telah meramalkan bahwa metaverse dapat menghadirkan peluang lebih dari US$50 miliar untuk industri fesyen mewah selama beberapa dekade ke depan.

Definisi spesifik dari metaverse sulit untuk dijabarkan. Konsultan teknologi, Cathy Hackl, yang secara luas dianggap sebagai 'Godmother of the metaverse', mendefinisikannya sebagai konvergensi lebih lanjut dari kehidupan fisik dan digital manusia. Di masa depan, internet akan menjangkau kehidupan kita di luar layar persegi panjang.

[Baca juga:5 Implementasi Metaverse Fashion yang Sedang Populer]

Brand fesyen mewah memanfaatkan kebangkitan teknologi ini, dengan menciptakan pakaian digital semata-mata untuk identitas virtual kita di internet. Metaverse juga menciptakan peluang baru bagi brand untuk terlibat dengan generasi muda, karena Gen Z adalah pendorong demografis utama dan memengaruhi mode digital.

Berikut adalah lima rumah mode mewah yang telah merangkul metaverse ke dalam bisnis mereka.


1. GUCCI
 

Eksperimen NFT dari rumah mode Italia ini diluncurkan pada Mei 2021 ketika Gucci meluncurkan produk NFT pertamanya. Menariknya, rumah mode tersebut tidak meryakan 100 tahun bisnisnya dengan produk NFT busana, melainkan film berdurasi empat menit, Aria, yang dibuat bersama oleh Direktur Kreatif Gucci ,Alessandro Michele, dan sutradara Floria Sigismondi sebagai dari lelang yang diluncurkan Christie's bertajuk PROOF OF SOVEREIGNTY: A Curated NFT Sale by Lady PheOnix.

Ini bukan pertama kalinya Gucci merambah ke metaverse. Rumah mode itu sebelumnya telah meluncurkan salah satu rangkaian produk fesyen digital pertamanya, namun tidak dianggap sebagai NFT. Versi virtual tas Gucci Dionysus dijual seharga US$4.115 di platform gim Roblox, menggunakan 350.000 mata uang Robux. Adapun, Robux bukanlah cryptocurrency nyata, yang membuatnya tidak valid di luar dunia Roblox. Demikian pula, karena ini bukan NFT, tas virtual ini memiliki nilai nol di luar dunia Roblox.


2. LOUIS VUITTON 
 

Ini merupakan perpaduan antara fesyen dan gim yang cukup unik. Louis Vuitton merayakan dua dekade usia pendirinya dengan meluncurkan gim seluler bernama Louis the Gim pada 4 Agustus 2021 silam. Dilengkapi dengan 30 NFT, gim ini mengisahkan perjalanan maskot LV, Vivienne.

Boneka kayu yang dihiasi dengan logo monogram LV tersebut harus menyelesaikan sejumlah misi sambil melewati sejarah panjang Louis Vuitton. Proyek kolaborasi dengan seniman NFT Beeple ini diperkirakan bernilai US$69,3 juta. Namun, NFT ini hanya digunakan sebagai bagian dari koleksi gim dan tidak dijual untuk umum.


3. BALMAIN
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Balmain (@balmain)


Beberapa waktu lalu, Balmain mengumumkan kolaborasi dengan perusahaan mainan, Mattel, untuk merilis NFT koleksi busana ready to wear serta aksesoris bertema Barbie. Tiga avatar Barbie unik, masing-masing mengenakan busana dari koleksi tersebut yang kemudian akan dilelang secara online oleh mintNFT. Penawar tertinggi tidak hanya akan menerima kepemilikan digital eksklusif dari avatar tersebut, tetapi juga versi boneka Barbienya.


4. BURBERRY
 

Pada November 2020, Burberry berkolaborasi dengan Tencent Games, membuat desain untuk gim pertempuran daring populer China, Honor of Kings. Riccardo Tisci, Chief Creative Officer di Burberry, mendesain pakaian, yang dikenal sebagai skin, untuk karakter Yao. Skin ini menampilkan trench coat ikonik Burberry dan pakaian bermotif tartan.

Rumah mode mewah Inggris ini juga berkolaborasi dengan Mythical Games untuk meluncurkan NFT pertamanya di gim berjudul Blankos Block Party. Gim multiplayer memungkinkan pemain untuk membeli dan menukar mainan NFT. Gim ini memiliki beberapa mode dan level permainan di mana mereka dapat menikmati menyelesaikan berbagai misi dan tantangan.


5. BALENCIAGA
 

Sebagai merek fesyen pertama yang bermitra dengan gim online Fortnite, Balenciaga mengusulkan untuk menjual empat item klasik dari koleksinya untuk dijadikan skin dan aksesori untuk avatar dalam permainan. Direktur kreatif Balenciaga, Demna Gvasalia, selalu memiliki sesuatu yang baru untuk ditawarkan dan kali ini, mengaburkan batas antara fisik dan digital, model Balenciaga telah dibuat menjadi avatar digital bernama 'Doggo,' yang mengenakan pakaian Balenciaga di arena Fortnite.



Editor: Gita
 
SEBELUMNYA

Perbedaan Buku Fiksi dan Nonfiksi yang Perlu Kamu Ketahui

BERIKUTNYA

Rossa Jadi Joox Artist of The Month Januari 2022

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: