Tindik menjadi salah satu penyebab telinga bengkak (dok. Pexels)

Daun Telinga Bengkak? Ini Penyebabnya

30 September 2021   |   10:22 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

8. Ruam
Ruam adalah perubahan nyata pada kondisi atau tekstur kulit. Ini dapat disebabkan oleh sejumlah faktor yang berbeda, seperti alergi, obat-obatan, kosmetik, penyakit tertentu, seperti cacar air dan campak. Jika kamu mengalami ruam di daun telinga, gejala tambahan akan tergantung pada penyebab sebenarnya dari ruam tersebut.

9. Abses
Abses adalah benjolan yang terjadi di bawah atau di permukaan kulit, menandakan kumpulan nanah atau cairan di area yang terkonsentrasi. Biasanya, ini adalah hasil dari infeksi bakteri.

Karena abses kulit dapat muncul di bagian tubuh mana pun, abses juga dapat berkembang di daun telinga. Pembengkakan akibat abses dapat meningkat dari waktu ke waktu, dan tidak diobati.

Tergantung pada penyebab abses, kamu mungkin juga mengalami demam, mual, panas dingin, peradangan, luka, drainase cairan dari daerah yang terinfeksi.

10. Kista
Kista kulit dikenal sebagai kista sebaceous. Ini hanyalah kelainan kulit yang diisi dengan bahan cair atau semi cair. Meskipun tidak mengancam jiwa, kista bisa membuat kamu tidak nyaman. 

Karena kista sebaceous paling sering ditemukan di kulit kepala, wajah, leher, dan punggung, tidak jarang ditemukan di daun telinga. Semakin besar kista, semakin besar kemungkinan itu menyakitkan.

11. Karbunkel
Ini adalah pengelompokan bisul. Keduanya adalah infeksi kulit yang berkembang jauh di bawah permukaan kulit yang dapat diisi dengan nanah. Infeksi melibatkan folikel rambut, dan seringkali menyakitkan saat disentuh. Ukuran karbunkel dapat bervariasi dan gejalanya berupa gatal, pegal-pegal, kelelahan, demam, dan pengerasan kulit atau mengalir dari daerah yang terkena.

12. Dermatitis kontak
Ketika suatu zat bereaksi dengan kulit, kamu dapat mengembangkan dermatitis kontak. Selain bengkak, kamu bisa mengalami gatal, kemerahan, dan peradangan.

13. Poison oak, ivy, atau sumac
Paparan daun atau batang pohon ek, poison ivy, atau poison sumac dapat mengakibatkan reaksi alergi, menyebabkan ruam pada kulit jika kita menyentuh tanaman ini. Kelompok tanaman tersebut melepaskan minyak ketika rusak dan dapat mengiritasi kulit, menyebabkan rasa perih, gatal, dan iritasi ringan. 

Setelah beberapa waktu, ruam merah akan berkembang dan menyebar, semakin gatal. Akhirnya, benjolan akan terbentuk dan berubah menjadi lepuh yang mengeluarkan cairan sebelum mengering dan mengeras.

14. Selulitis
Selulitis adalah infeksi kulit bakteri yang cukup umum. Biasanya menyakitkan dan muncul sebagai area merah dan bengkak yang panas saat disentuh. Karena dapat terjadi di mana saja di tubuh atau wajah, selulitis dapat berkembang di daun telinga. Gejala tambahan termasuk nyeri, ruam, dan demam.


Editor: Indyah Sutriningrum
1
2


SEBELUMNYA

Desainer & Arsitek Ini Akan Menjadi Mentor Lexus Design Award 2022

BERIKUTNYA

Kenali 5 Jenis Teh yang Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: