Gunung (Sumber gambar: Unsplash/ Abdi Rahman H)

7 Gunung Tertinggi di Pulau Jawa & Tantangan Medan Pendakiannya

19 July 2025   |   10:00 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Pulau Jawa memiliki deretan gunung tinggi yang tidak hanya menantang untuk didaki, tetapi juga menyuguhkan keindahan alam yang luar biasa. Dari ujung barat hingga timur, gunung-gunung ini membentuk lanskap yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta alam.

Tak mengherankan, jika dunia mengenal konsep Seven Summits, yakni tujuh puncak tertinggi dari masing-masing benua, di Pulau Jawa pun terdapat istilah Seven Summits Jawa, merujuk pada tujuh gunung tertinggi di pulau ini.

Ketujuh gunung tertinggi di Pulau Jawa ini juga menawarkan karakteristik medan yang berbeda, dari jalur pendakian yang ekstrem, pemandangan eksotis, hingga nilai historis dan spiritual yang kuat. Hal menarik lainnya, beberapa di antaranya memiliki aktivitas vulkanik aktif. 

Baca juga: 6 Gunung Terbaik untuk Pendaki Pemula di Indonesia, Trek Ringan dan Pemandangan Indah

Berikut adalah 7 puncak gunung tertinggi di Pulau Jawa:


1. Gunung Semeru (3.676 mdpl)

Gunung Semeru adalah puncak tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut. Terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, Semeru merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Medan pendakian Semeru terkenal menantang dengan jalur yang panjang dan bervariasi. Rute umum dimulai dari Ranu Pane, melalui Ranu Kumbolo dan Kalimati, hingga mencapai puncak Mahameru.

Selain keindahan di puncak gunung, Semeru juga menyimpan surga pemandangan karena pendaki akan melewati danau Ranu Kumbolo dan aneka savana indah. Namun, karena status gunung, hingga hari ini, pendakian ke gunung Semeru baru diizinkan sampai ke Ranu Kumbolo.


2. Gunung Slamet (3.428 mdpl)

Gunung Slamet terletak di Jawa Tengah dan membentang di lima kabupaten: Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes. Dengan ketinggian 3.428 mdpl, Slamet merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa. 

Medan pendakian Slamet dikenal berat dan cenderung lurus menanjak, tanpa banyak dataran untuk beristirahat. Jalur Bambangan di Purbalingga adalah yang paling populer, dengan vegetasi lebat dan udara dingin yang menusuk. Gunung ini menawarkan pemandangan yang menakjubkan, terutama saat matahari terbit dari puncaknya. 


3. Gunung Sumbing (3.371 mdpl)

Gunung Sumbing berada di perbatasan Kabupaten Magelang, Temanggung, dan Wonosobo, Jawa Tengah. Dengan ketinggian 3.371 mdpl, Sumbing merupakan salah satu gunung tertinggi di Pulau Jawa dan sering dianggap sebagai "saudara kembar" Gunung Sindoro yang terletak berseberangan.

Rute pendakian yang umum digunakan adalah via Garung. Medan pendakiannya cukup terjal dan menuntut fisik yang prima, dengan beberapa titik yang terbuka tanpa peneduh. Namun perjuangan itu terbayar lunas saat mencapai puncak. Dari atas, pendaki dapat melihat Gunung Merapi, Merbabu, Sindoro, hingga Slamet, serta lautan awan yang seolah menyelimuti dunia di bawah.


4. Gunung Arjuno (3.339 mdpl)

Gunung Arjuno terletak di Jawa Timur, mencakup wilayah Kota Batu, Malang, dan Pasuruan. Ketinggiannya mencapai 3.339 mdpl dan berada dalam kawasan Pegunungan Arjuno-Welirang. Gunung Arjuno memiliki nilai historis tinggi karena di beberapa jalurnya terdapat situs-situs peninggalan zaman Majapahit dan tempat persemadian.

Baca juga: Mau Mendaki Gunung? Kenali Risiko & Cara Mencegahnya

Trek menuju puncak Arjuno cukup menantang dan memerlukan waktu pendakian 2–3 hari tergantung jalur yang dipilih. Jalur Tretes, Lawang, dan Purwosari merupakan rute populer. Keunikan Arjuno adalah suasana magisnya, serta pemandangan indah yang ditawarkan di sepanjang perjalanan, mulai dari hutan pinus, padang sabana, hingga puncak.

 

1
2


SEBELUMNYA

Musisi Sal Priadi Terima Royalti Senilai Rp114 Juta dari WAMI

BERIKUTNYA

Peluang Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 Setelah Tekuk Filipina

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga