Mikael Jasin, Owner Omakafé sekaligus World Barista Champion 2024 saat melayani pelanggan di World of Coffee Jakarta 2025 (sumber gambar: Omakafe)

Debut di World of Coffee, Omakafe Suguhkan Gaya Kekinian Cara Menikmati Secangkir Kopi

21 May 2025   |   14:00 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Ritual menikmati kopi telah menjadi bagian gaya hidup masyarakat Indonesia. Kopi yang berasal dari olahan biji tanaman keluarga Rubiaceae, dan Genus Coffea bukan hanya sekadar minuman, tapi telah menjadi identitas budaya dari suatu negara. 

Pada gelaran World of Coffee 2025, Omakafe juga tak ingin kalah dalam memperkenalkan khazanah budaya ngopi di Indonesia. Salah satunya dengan menghadirkan bar minuman berkelas yang mengubah cara untuk memaknai dan merasakan kopi-kopi terbaik asal Nusantara. 

Baca juga: Tren Industri Kopi Gelombang Keempat, Ketika Narasi Budaya Hadir dalam Secangkir Kopi

Berdiri sebagai perayaan atas kekayaan ritual, nilai, dan kisah kopi Indonesia, jenama kopi asal Jakarta ini ingin mengangkat budaya kopi lewat format tasting omakase yang dikurasi secara musiman dan menggugah, termasuk menghadirkan cerita bermakna yang lahir dari tradisi dan inovasi.

"Dengan cara ini kami tidak hanya menampilkan asal-usul atau varietas kopi, tetapi juga kedalaman budaya yang menyertainya, mulai dari warung desa dan ritual kopi Toraja, hingga keberanian kopi jos dan kehangatan bandrek serta wedang," kata Mikael Jasin, Pendiri Omakafe.

Menurut Jasin, Indonesia memang dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia. Namun, selama ini perannya cenderung hanya terbatas sebagai pemasok biji kopi. Oleh karena itu pihaknya ingin mengubah narasi tersebut agar dunia tahu bagaimana masyarakat hidup bersama kopi.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Omakafé (@omakafe.jkt)



Jasin mengungkap Omakafe bukanlah bar minuman berkelas, melainkan sebuah tempat di mana esensi utamanya hadir dalam bentuk pengalaman. Di sini, para tamu akan diajak mengikuti perjalanan rasa, di mana setiap sajiannya dirancang untuk membangkitkan resonansi emosional, sensorik, dan budaya.

"Selama ini Indonesia berperan besar dalam rantai pasok kopi dunia, tapi kini saatnya kita memengaruhi bagaimana dunia menikmati kopi. Pada kegiatan World of Coffee Jakarta ini, Omakafé tidak hanya menyajikan menu, tapi kami sedang memperkenalkan sebuah gerakan,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengungkap, pemilihan Indonesia sebagai tuan rumah World of Coffee 2025 oleh Specialty Coffee Association (SCA) juga menandai pengakuan bersejarah atas meningkatnya peran Indonesia di kancah kopi spesialti global. 

Diketahui, World of Coffee merupakan salah satu ajang kopi global paling bergengsi yang telah diselenggarakan sejak 1999 di Boston. Ajang ini berusaha mengumpulkan pelaku industri seperti produsen, roaster, barista, dan produsen alat, guna memperkuat kolaborasi dan inovasi di komunitas specialty coffee di seluruh dunia.

Sebagai otoritas internasional tertinggi dalam dunia kopi spesialti, keputusan SCA menyelenggarakan WOC di Jakarta juga menegaskan kredibilitas Indonesia, tidak hanya dalam hal volume dan kualitas produksi, tetapi juga dalam potensi budaya dan inovasinya. 

Baca juga: Dari Senopati ke Lantai Bursa: IPO Fore Coffee Bukti Startup Kopi Lokal Tetap Punya Gigi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Zulkifli Hasan menyebut, kehadiran World of Coffee di Indonesia juga bukan hanya sebuah prestasi, melainkan juga bentuk pengakuan terhadap peran Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri kopi dunia.

"Kopi bukan hanya komoditas tapi bagian dari denyut kehidupan masyarakat kita. Di setiap sudut negeri dari pegunungan Gayo hingga lereng Toraja kopi menjadi simbol kerja keras warisan budaya dan kebanggaan bangsa kita,” katanya. 

Sebagai tambahan informasi, kopi telah menjadi bagian gaya hidup masyarakat Indonesia. Berdasarkan survei Jakpat pada 2024, 4 persen dari generasi Zilenial bisa minum kopi lebih dari 3 kali sehari, 12 persen lainnya 2-3 kali sehari, dan 19 persen diantaranya minum kopi sekali dalam sehari. 
 

SEBELUMNYA

Profil Timothy Ronald, Influencer dan Investor Muda yang Dijuluki Raja Kripto Indonesia

BERIKUTNYA

5 Film dengan Standing Ovation Tertinggi di Cannes Film Festival 2025

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga