Profil Azealia Banks, Rapper Amerika yang Unggah Tweet Kontroversial soal Indonesia
13 April 2025 |
20:00 WIB
Azealia Banks menjadi sorotan setelah mengunggah tweet kontroversial yang menyebut Indonesia sebagai “tempat sampah dunia”. Komentar ini langsung memicu kemarahan di kalangan warganet Tanah Air dan internasional.
"Indonesia adalah tong sampah dunia. Saya, tidak suka mengatakannya seperti itu, tetapi Indonesia adalah tanah terlantar yang tercemar seperti halnya India," tulis Azealia.
Baca juga: 3 Rapper Alternative Dengan Suara Eksperimental
Lebih lanjut, dia juga enggan memakan apapun yang berasal dari Samudra Hindia, serta menyoroti krisis sampah global yang berdampak besar terhadap Indonesia.
"Komplikasi kesehatan akan terjadi ke masyarakat Indonesia karena dunia mengirimkan sampahnya ke sana, itu akan menyebabkan tenaga kerja berkurang selama 200 tahun ke depan," sambungnya.
Azealia juga melontarkan kritik terkait proyek luar angkasa yang digagas oleh tokoh-tokoh dunia seperti Elon Musk dan Jeff Bezos. Menurutnya, dana untuk eksplorasi luar angkasa seharusnya dialihkan untuk menangani masalah lingkungan di Bumi, termasuk krisis sampah di negara berkembang seperti Indonesia.
"Secara harfiah, Indonesia membutuhkan bantuan BESAR. Bezos dan Musk perlu mengambil sampah itu dari tanah air orang-orang itu (Indonesia) dan meluncurkannya ke Mars," kata Azealia.
Pernyataan Azealia Banks langsung memicu perdebatan di kalangan warganet, khususnya dari Indonesia. Banyak yang menilai komentarnya sebagai bentuk penghinaan dengan banyaknya penggunaan bahasa kasar. Selain itu, juga mengingat dirinya dikenal sebagai figur publik yang kerap terlibat kontroversi. Meski begitu, sebagian lainnya menilai bahwa isu pencemaran lingkungan memang perlu menjadi perhatian global.
Banks lahir pada 31 Mei 1991 di Harlem, New York City, dan mulai merilis musik secara independen melalui Myspace pada 2008. Musiknya menggabungkan berbagai genre seperti hip hop, house, pop rap, dan elektronik. Dia dikenal karena liriknya yang tajam dan cepat, serta penggunaan bahasa yang provokatif.
Melalui singel debutnya 212 yang dirilis pada 2011, Banks meraih popularitas internasional. Dia sempat bergabung dengan label XL Recordings, Interscope, dan Polydor, kemudian menjadi artis independen dan mendirikan labelnya sendiri, Chaos & Glory Recordings.
Album studio pertamanya, Broke with Expensive Taste, dirilis pada 2014 setelah mengalami berbagai penundaan. Selain itu, Banks juga merilis beberapa mixtape seperti Fantasea (2012) dan Slay-Z (2016), serta EP seperti 1991 (2012).
Mengutip Entertainment Weekly, sepanjang kariernya Banks pernah terlibat dalam perseteruan dengan beberapa artis melalui media sosial, seperti Zayn Malik dan Iggy Azalea. Akibatnya, dia dihujani kritik dari warganet dan masyarakat luas.
Banks terlibat dalam perseteruan dengan rapper Iggy Azalea sejak 2011. Dia menyebut Iggy dengan julukan "Igloo Australia" dan mengkritik sikapnya terkait isu-isu rasial. Namun, pada Juli 2017, keduanya mengejutkan publik dengan mengumumkan kolaborasi musik setelah bertahun-tahun berseteru.
Pada Mei 2016, Banks juga terlibat dalam pertikaian dengan mantan anggota One Direction, Zayn Malik. Dia menuduh Zayn meniru konsep video musiknya dan melontarkan komentar bernada rasis dan Islamofobia.
Akibatnya, akun Twitter Banks ditangguhkan, penampilannya di Born and Bred Festival dibatalkan, dan agen pemesannya di Inggris mencoret namanya dari daftar artis yang mereka wakili.
Baca juga: Rapper Yeat Rilis Album Baru Bertajuk 2093 dengan Konsep Futuristik
"Indonesia adalah tong sampah dunia. Saya, tidak suka mengatakannya seperti itu, tetapi Indonesia adalah tanah terlantar yang tercemar seperti halnya India," tulis Azealia.
Baca juga: 3 Rapper Alternative Dengan Suara Eksperimental
Lebih lanjut, dia juga enggan memakan apapun yang berasal dari Samudra Hindia, serta menyoroti krisis sampah global yang berdampak besar terhadap Indonesia.
"Komplikasi kesehatan akan terjadi ke masyarakat Indonesia karena dunia mengirimkan sampahnya ke sana, itu akan menyebabkan tenaga kerja berkurang selama 200 tahun ke depan," sambungnya.
Azealia juga melontarkan kritik terkait proyek luar angkasa yang digagas oleh tokoh-tokoh dunia seperti Elon Musk dan Jeff Bezos. Menurutnya, dana untuk eksplorasi luar angkasa seharusnya dialihkan untuk menangani masalah lingkungan di Bumi, termasuk krisis sampah di negara berkembang seperti Indonesia.
"Secara harfiah, Indonesia membutuhkan bantuan BESAR. Bezos dan Musk perlu mengambil sampah itu dari tanah air orang-orang itu (Indonesia) dan meluncurkannya ke Mars," kata Azealia.
Pernyataan Azealia Banks langsung memicu perdebatan di kalangan warganet, khususnya dari Indonesia. Banyak yang menilai komentarnya sebagai bentuk penghinaan dengan banyaknya penggunaan bahasa kasar. Selain itu, juga mengingat dirinya dikenal sebagai figur publik yang kerap terlibat kontroversi. Meski begitu, sebagian lainnya menilai bahwa isu pencemaran lingkungan memang perlu menjadi perhatian global.
Profil Azealia Banks
Azealia Banks adalah seorang rapper, penyanyi, penulis lagu, dan aktris asal Amerika Serikat yang dikenal karena gaya musiknya yang unik dan kepribadiannya yang kontroversial.Banks lahir pada 31 Mei 1991 di Harlem, New York City, dan mulai merilis musik secara independen melalui Myspace pada 2008. Musiknya menggabungkan berbagai genre seperti hip hop, house, pop rap, dan elektronik. Dia dikenal karena liriknya yang tajam dan cepat, serta penggunaan bahasa yang provokatif.
Melalui singel debutnya 212 yang dirilis pada 2011, Banks meraih popularitas internasional. Dia sempat bergabung dengan label XL Recordings, Interscope, dan Polydor, kemudian menjadi artis independen dan mendirikan labelnya sendiri, Chaos & Glory Recordings.
Album studio pertamanya, Broke with Expensive Taste, dirilis pada 2014 setelah mengalami berbagai penundaan. Selain itu, Banks juga merilis beberapa mixtape seperti Fantasea (2012) dan Slay-Z (2016), serta EP seperti 1991 (2012).
Mengutip Entertainment Weekly, sepanjang kariernya Banks pernah terlibat dalam perseteruan dengan beberapa artis melalui media sosial, seperti Zayn Malik dan Iggy Azalea. Akibatnya, dia dihujani kritik dari warganet dan masyarakat luas.
Banks terlibat dalam perseteruan dengan rapper Iggy Azalea sejak 2011. Dia menyebut Iggy dengan julukan "Igloo Australia" dan mengkritik sikapnya terkait isu-isu rasial. Namun, pada Juli 2017, keduanya mengejutkan publik dengan mengumumkan kolaborasi musik setelah bertahun-tahun berseteru.
Pada Mei 2016, Banks juga terlibat dalam pertikaian dengan mantan anggota One Direction, Zayn Malik. Dia menuduh Zayn meniru konsep video musiknya dan melontarkan komentar bernada rasis dan Islamofobia.
Akibatnya, akun Twitter Banks ditangguhkan, penampilannya di Born and Bred Festival dibatalkan, dan agen pemesannya di Inggris mencoret namanya dari daftar artis yang mereka wakili.
Baca juga: Rapper Yeat Rilis Album Baru Bertajuk 2093 dengan Konsep Futuristik
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.