Katy Perry Siap Ekspedisi Luar Angkasa dengan Roket Blue Origin Milik Jeff Bezos
05 March 2025 |
12:51 WIB
Penyanyi pop ikonik Katy Perry kembali membuat gebrakan besar. Kali ini, bukan di dunia musik, tetapi di bidang antariksa. Katy dikonfirmasi akan menjadi bagian dari kru perempuan yang akan mengikuti ekspedisi luar angkasa bersama Blue Origin, perusahaan antariksa milik Jeff Bezos.
Misi ini dijadwalkan berlangsung pada musim semi tahun ini dan bakal menjadi salah satu momen bersejarah dalam eksplorasi luar angkasa. Menurut laporan dari Space, Katy Perry akan terbang menggunakan roket New Shepard milik Blue Origin. Misi ini dipimpin oleh Lauren Sánchez, tunangan Jeff Bezos, yang juga merekrut tim khusus untuk perjalanan tersebut.
Baca juga: Jadi Antariksawan Difabel Pertama di Dunia, John McFall Siap Terbang ke Luar Angkasa
"Katy merasa terhormat menjadi bagian dari kru perempuan pertama Blue Origin dan berharap perjalanannya dapat menginspirasi putrinya dan banyak orang lainnya untuk meraih bintang," tulis Blue Origin dalam keterangan resminya.
Kru ini terdiri dari nama-nama besar seperti CEO STEMBoard dan mantan ilmuwan roket NASA Aisha Bowe, produser film Kerianne Flynn, pembawa acara CBS Mornings Gayle King, dan ilmuwan bioastronautika Amanda Nguyen.
Misi tersebut juga akan tercatat sebagai kru antariksa perempuan pertama sejak kosmonaut Valentina Tereshkova diluncurkan ke orbit pada 1963, dan menjadikannya sebagai momen yang sangat penting dalam sejarah eksplorasi luar angkasa.
Roket New Shepard dirancang untuk membawa penumpang ke luar angkasa dalam perjalanan singkat. Meski tidak mengorbit Bumi, kapsul ini mampu mencapai ketinggian lebih dari 100 kilometer, melewati garis Kármán yang dianggap sebagai batas resmi luar angkasa.
Penumpang akan merasakan gravitasi nol selama sekitar 4 menit dan menikmati pemandangan spektakuler Bumi dari luar atmosfer. Penerbangan ini akan berlangsung sekitar 11 menit.
Menariknya, roket ini terbang secara otonom tanpa pilot, menjadikannya salah satu inovasi teknologi paling canggih di industri wisata luar angkasa. Katy dan kru lainnya akan diluncurkan dari fasilitas Blue Origin di Texas Barat, lokasi peluncuran berbagai misi sebelumnya.
Blue Origin bukan nama baru dalam membawa selebritas ke luar angkasa. Sebelumnya, mereka telah meluncurkan aktor legendaris William Shatner dari serial Star Trek dan mantan pemain NFL Michael Strahan.
Bahkan, William Shatner mencetak sejarah sebagai orang tertua yang pernah pergi ke luar angkasa pada usia 90 tahun. Namun, misi kali ini menjadi spesial karena melibatkan kru perempuan pertama dalam sejarah perusahaan.
Misi ini juga menjadi bagian dari strategi Blue Origin untuk memperluas akses ke luar angkasa bagi lebih banyak orang. Dengan teknologi roket yang dapat digunakan kembali seperti New Shepard, Blue Origin telah membuka peluang bagi wisata luar angkasa komersial.
Baca juga: 3 Fakta Menarik Tentang Stasiun Luar Angkasa Internasional
Hingga saat ini, Blue Origin belum mengumumkan tanggal pasti peluncuran misi tersebut. Namun, antusiasme publik terhadap penerbangan bersejarah ini terus meningkat.
Katy Perry dan kru lainnya juga akan menjalani pelatihan intensif untuk memastikan kesiapan mereka menghadapi kondisi unik di luar angkasa. Pelatihan ini mencakup simulasi gravitasi nol, pelatihan keselamatan, dan pengenalan terhadap lingkungan luar angkasa.
(Ikuti laporan Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor: Fajar Sidik
Misi ini dijadwalkan berlangsung pada musim semi tahun ini dan bakal menjadi salah satu momen bersejarah dalam eksplorasi luar angkasa. Menurut laporan dari Space, Katy Perry akan terbang menggunakan roket New Shepard milik Blue Origin. Misi ini dipimpin oleh Lauren Sánchez, tunangan Jeff Bezos, yang juga merekrut tim khusus untuk perjalanan tersebut.
Baca juga: Jadi Antariksawan Difabel Pertama di Dunia, John McFall Siap Terbang ke Luar Angkasa
"Katy merasa terhormat menjadi bagian dari kru perempuan pertama Blue Origin dan berharap perjalanannya dapat menginspirasi putrinya dan banyak orang lainnya untuk meraih bintang," tulis Blue Origin dalam keterangan resminya.
Kru ini terdiri dari nama-nama besar seperti CEO STEMBoard dan mantan ilmuwan roket NASA Aisha Bowe, produser film Kerianne Flynn, pembawa acara CBS Mornings Gayle King, dan ilmuwan bioastronautika Amanda Nguyen.
Misi tersebut juga akan tercatat sebagai kru antariksa perempuan pertama sejak kosmonaut Valentina Tereshkova diluncurkan ke orbit pada 1963, dan menjadikannya sebagai momen yang sangat penting dalam sejarah eksplorasi luar angkasa.
Roket New Shepard dirancang untuk membawa penumpang ke luar angkasa dalam perjalanan singkat. Meski tidak mengorbit Bumi, kapsul ini mampu mencapai ketinggian lebih dari 100 kilometer, melewati garis Kármán yang dianggap sebagai batas resmi luar angkasa.
Penumpang akan merasakan gravitasi nol selama sekitar 4 menit dan menikmati pemandangan spektakuler Bumi dari luar atmosfer. Penerbangan ini akan berlangsung sekitar 11 menit.
Menariknya, roket ini terbang secara otonom tanpa pilot, menjadikannya salah satu inovasi teknologi paling canggih di industri wisata luar angkasa. Katy dan kru lainnya akan diluncurkan dari fasilitas Blue Origin di Texas Barat, lokasi peluncuran berbagai misi sebelumnya.
Blue Origin bukan nama baru dalam membawa selebritas ke luar angkasa. Sebelumnya, mereka telah meluncurkan aktor legendaris William Shatner dari serial Star Trek dan mantan pemain NFL Michael Strahan.
Bahkan, William Shatner mencetak sejarah sebagai orang tertua yang pernah pergi ke luar angkasa pada usia 90 tahun. Namun, misi kali ini menjadi spesial karena melibatkan kru perempuan pertama dalam sejarah perusahaan.
Misi ini juga menjadi bagian dari strategi Blue Origin untuk memperluas akses ke luar angkasa bagi lebih banyak orang. Dengan teknologi roket yang dapat digunakan kembali seperti New Shepard, Blue Origin telah membuka peluang bagi wisata luar angkasa komersial.
Baca juga: 3 Fakta Menarik Tentang Stasiun Luar Angkasa Internasional
Hingga saat ini, Blue Origin belum mengumumkan tanggal pasti peluncuran misi tersebut. Namun, antusiasme publik terhadap penerbangan bersejarah ini terus meningkat.
Katy Perry dan kru lainnya juga akan menjalani pelatihan intensif untuk memastikan kesiapan mereka menghadapi kondisi unik di luar angkasa. Pelatihan ini mencakup simulasi gravitasi nol, pelatihan keselamatan, dan pengenalan terhadap lingkungan luar angkasa.
(Ikuti laporan Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor: Fajar Sidik
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.