Cuplikan film Cahaya dari Timur: Beta Maluku (Sumber gambar: Visinema Pictures/Netflix)

5 Film Tentang Perjuangan Putra Bangsa Membela Timnas Indonesia

08 May 2024   |   10:11 WIB
Image
Enrich Samuel Mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta

Sepak bola indonesia mempunyai tempat tersendiri di benak dan hati masyarakat, dari generasi muda hingga dewasa. Walaupun olahraga ini dibumbui dengan banyak drama serta insiden nahas, tapi hal itu tetap tidak mengurangi pamor dan gandrungnya hingga di level akar rumput. 

Di lingkup sepak bola Indonesia, dari dahulu sampai sekarang, pertandingan tim nasional (timnas) Indonesia merupakan salah satu laga yang paling ditunggu-tunggu. Perjuangan para atlet dalam membela timnas juga telah menginspirasi sejumlah film tentang hal tersebut. 

Bagi Genhype penggemar sepak bola dan skuad Garuda, berikut rekomendasi film yang mengapresiasi kisah perjuangan putra bangsa dalam membela timnas Indonesia. 

Baca juga: 6 Film Indonesia Tayang Mei 2024 di Bioskop, Didominasi Genre Horor
 

1. Garuda di Dadaku (2009) 


Film yang menempati urutan pertama ini adalah karya sutradara Ifa Isfansyah yang juga dijadikan seri novel berjudul Mimpi Sang Garuda. Mendapatkan 1,2 juta penonton, Garuda di Dadaku berhasil meraih penghargaan dalam kategori Film Anak Terbaik pada Festival Film Indonesia. Tidak hanya itu, film ini juga masuk 3 nominasi lain yakni Penulis Skenario Terbaik, Aktor Terbaik, dan Tata Musik Terbaik.

Dibintangi oleh Emir Mahira, Aldo Tansani, Marsha Aruan, Ikranagara, Maudy Koesnaedi dan yang lainnya, film ini bercerita tentang seorang siswa kelas 6 SD yang bercita-cita menjadi pemain sepak bola dunia bernama Bayu. Usut punya usut ternyata keinginan ini merupakan dorongan dari sang ayah yang dahulu gagal menjadi pemain bola. 

Namun ternyata datang tantangan yang justru berasal dari lingkungan terdekatnya yaitu keluarga. Sang kakek amat tidak menyetujui cita-cita Bayu. Kakeknya menggambarkan bahwa apa yang akan menanti masa depan seorang pemain bola hanyalah kemiskinan.

Kendati demikian, film Garuda di Dadaku memperlihatkan penonton bagaimana semangat serta perjuangan anak bangsa yang tidak menyerah dengan berbagai tantangan di hadapannya. 


2. Tendangan dari Langit (2011) 


Film drama yang mengisahkan perjuangan seorang remaja ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo yang bekerja sama dengan SinemArt Pictures. Tendangan Dari Langit juga bertabur banyak bintang muda pada masanya seperti Maudy Ayunda, Joshua Suherman, Jordi Onsu dan Yosie Kristanto serta nama-nama terkenal lainnya.

Mencoba format yang berbeda, film yang rilis pada Agustus 2011 ini bahkan memperlihatkan pemain profesional dan tenar seperti Irfan Bachdim, Kim Kurniawan, dan Matias Ibo. 

Film Tendangan dari Langit kisah tentang seorang remaja berusia 16 tahun bernama Wahyu yang memiliki kemampuan luar biasa dalam bermain bola. Wahyu tinggal bersama orang tuanya di desa langitan Lereng Gunung Bromo, sehingga kemampuan emasnya hanya sedikit tereksplorasi.

Hal tersebut nyatanya tidak menghalangi mimpi Wahyu, yang kerap kali bermain bola dari desa ke desa sebagai pemain sewaan. Singkat cerita, suatu ketika saat dia sedang bermain bola, keahliannya tidak sengaja terlihat oleh Coach Timo yang kemudian mengundangnya untuk bermain di Persema Malang. Dari sanalah perjalanan Wahyu bermula. 

Tendangan Dari Langit mendapat respon positif dari kritikus film. Hal ini terbukti dari prestasinya yang mendapatkan 3 penghargaan di ajang penghargaan film Indonesia. Penghargaan ini didapatkannya pada Festival Film Indonesia 2011 dan Indonesia Movie Awards 2012. 
 

3. Hari Ini Pasti Menang (2013) 


Film olahraga satu ini lumayan keluar dari konteks perjuangan anak muda, tapi justru mengangkat isu sensitif dunia sepak bola seperti mafia, korupsi, dan skandal lainnya. Disutradarai oleh Andibachtiar Yusuf, dan diproduseri oleh Mega Setiawati Widjaja, ini merupakan salah satu film yang berkolaborasi dengan pemain sepak bola nasional terbanyak.

Pada awalnya, film ini direncanakan rilis pada 2012, tapi karena mendapat beberapa halangan, akhirnya Hari Ini Pasti Menang tayang pada 2013. Ini juga merupakan film kedua sepak bola garapan Andibachtiar Yusuf setelah film Romeo Juliet (2009).

Film ini mengambil latar dunia alternatif ketika sepak bola Indonesia berada di level menengah ke atas. Gabriel Omar Baskoro yang menjadi tokoh utama dalam cerita ini merupakan seorang pemain bola bintang. Dia berhasil membawa Indonesia bermain di World Cup kali kedua setelah 1938, walaupun berakhir dengan gugurnya Indonesia di perempat final.

Namun kegemilangan penyerang ini tidak serta merta menjadi gambaran kondisi sepak bola Indonesia, karena seturut kembalinya Gabriel ke Tanah Air, justru muncul rumor yang mengatakan bahwa kariernya apiknya merupakan bantuan dari para mafia sepak bola.

Kompleksitas konflik yang disuguhkan dalam film ini juga mewujud ke berbagai lini pekerjaan seperti, bandar judi bola, mafia bola, staf persatuan sepak bola, hingga jurnalis investigator. Film ini menjadi rekomendasi karena menghadirkan sudut pandang baru dan memberi gambaran soal sistem sepak bola Indonesia.
 

4. Cahaya Dari Timur: Beta Maluku (2014) 


Film drama olahraga biografi yang diperankan oleh Chicco Jerikho dan Shafira Umm ini rilis pada 2014. Cahaya Dari Timur: Beta Maluku disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko dan diproduseri oleh Glenn Fredly. Berlatar kerusuhan Ambon pada 2011, film ini tidak hanya membawa penonton dengan fokus sepak bola, tapi juga unsur dan budaya masyarakat Maluku.

Ceritanya mengikuti kisah seorang pemuda bernama Sani yang ingin menyelamatkan anak-anak di kampungnya dari konflik agama di Ambon melalui sepak bola. Sani sebenarnya sedang berada pada masa-masa kritis di tengah pilihan antara keluarga atau tim sepak bolanya.

Perjalanan sepak bola anak-anak dimulai dengan mewakili Maluku di kejuaraan nasional. Namun ternyata, membawa anak maluku dari latar belakang berbeda justru menimbulkan konflik baru di dalam tim kecil ini.

Cahaya dari Timur: Beta Maluku dibintangi oleh Chicco Jerikho, Shafira Umm, Abdurrahman Arif, Burhanuddin Ohorella, Aufa Assegaf, Bebeto Leutualy, Gabriel Pilayate, Pandji Pragiwaksono, Jajang C. Noer, Glenn Fredly, dan sederet aktor lainnya. Film berdurasi 150 menit ini direspons positif dan meraih penghargaan pada ajang Piala Citra 2014. 
 

5. Garuda 19 (2014) 


Film sepak bola terakhir yang menjadi rekomendasi adalah Garuda 19, yang mengambil kisah asli dari pemain Tim Nasional U-19. Disutradarai oleh Andibachtiar Yusuf, dan diproduseri oleh Putut Widjanarko serta Avesina Soebli, film ini mengambil kisah Piala AFF 2013.

Pada saat itu Garuda Muda berhasil mengalahkan Vietnam dengan drama adu pinalti (7-6) di partai final yang menghasilkan gelar juara bagi Timnas Muda. Garuda 19 berhasil menggambarkan situasi dan kondisi dari seluruh staf tim nasional, serta perjuangannya mencari para pemain berbakat.

Melbatkan tokoh nyata seperti Indra Sjafri, Evan Dimas, Yabes Roni dan pemain serta staf lainnya, film ini berhasil meraih rating tinggi di laman IMDb dengan skor 8,9. Perjalanan yang berhasil dikemas secara baik, membawa euforia tersendiri bagi para penontonnya.

Itulah 5 rekomendasi film tentang kisah perjuangan Garuda Muda dalam membela timnas Indonesia. Genhype sudah pada nonton belum? 

Baca juga: Mulai Digarap, Film Ki Hajar Dewantara Bakal Tayang 2026

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

10 Busana Terbaik di Met Gala 2024: Zendaya hingga Jennie BLACKPINK

BERIKUTNYA

Auto Sixpack, 4 Jenis Olahraga Ini Efektif Menghilangkan Lemak di Perut

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: