Highway Hipnosis (Sumber Foto: Freepik)

Mengenal Highway Hypnosis dan Bagaimana Cara Mengatasinya

10 April 2024   |   14:00 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Genhype, bagi kalian yang akan berkendara jarak jauh selama periode mudik Lebaran tahun ini, waspadai segala hal yang bisa terjadi di sepanjang perjalanan. Misalnya rasa kantuk yang menyerang saat sedang fokus menyetir. Ternyata kondisi ini sangat erat kaitannya dengan fenomena highway hypnosis.

Tahukah kamu, ternyata mengemudi di jalur yang lurus seperti jalan tol bisa lebih berbahaya dibandingkan jalur yang berkelok-kelok seperti di pegunungan. Hal ini karena berkendara di jalan lurus dapat memungkinkan terjadinya highway hypnosis

Baca juga: Status One Way Cipali-Kaliklungkung Dicabut, Cek Update Arus Mudik di 5 Gerbang Tol Utama

Highway hypnosis merupakan sebuah kondisi di mana pengemudi merasa seperti terhipnotis dan tidak sadarkan diri, saat sedang mengemudikan kendaraannya di jalan lurus dengan kecepatan yang konstan. Kondisi ini dikhawatirkan bisa menimbulkan kecelakaan yang membahayakan nyawa.

Penyebab fenomena ini sangat beragam. Secara umum highway hypnosis terjadi karena situasi berkendara yang sangat membosankan sehingga membuat pengemudi mengantuk dan mengalami micro sleep, yakni suatu kondisi ketika sesorang tidak menyadari dirinya tertidur. 

Hal ini tentu berbahaya saat sedang berkendara, terlebih orang-orang cenderung mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi saat berkendara di jalur yang lurus dan sepi. Nah, berikut cara menghindari highway hypnosis saat sedang berkendara jarak jauh.
 

1. Istirahat yang cukup

Saat akan melakukan perjalanan jarak jauh, pastikan kamu mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Usahakan untuk tidak begadang sehari sebelumnya, supaya keesokan harinya tubuh dan pikiran lebih segar. Kita pun bisa lebih berkonsentrasi saat mengemudi di sepanjang perjalanan.
 

2. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh

Pengemudi juga harus mencukupi kebutuhan cairan tubuhnya dengan mengonsumsi air putih secara teratur. Ketika kondisi tubuh mengalami dehidrasi karena kekurangan cairan, tentu ini dapat membuat badan lemas dan pusing. Dikhawatirkan hal ini bisa menyebabkan kantuk dan resiko terjadinya kecelakaan pun meningkat.
 

3. Melakukan interaksi dengan penumpang

Penting bagi pengemudi untuk berinteraksi dengan penumpang supaya terhindar dari highway hypnosis. Melakukan obrolan sederhana dapat membuat pengemudi terjaga dari kantuk dan lebih berkonsentrasi. Apabila memungkinkan pengemudi dan penumpang bisa bergantian menyetir. 
 

4. Mendengarkan musik atau radio

Supaya tidak bosan saat berkendara di jalanan yang lurus, kamu bisa mendengarkan musik favorit atau siaran radio. Suara-suara tersebut bisa memberikan stimulasi baru pada otak sehingga bisa mencegah pikiran kita kosong saat berkendara.
 

5. Melihat area sekitar

Saat sedang mengemudi, jangan fokuskan pandangan hanya pada satu titik karena akan mengakibatkan efek tunnel vision, yakni fokus ke satu arah yang membuatmu tidak waspada akan situasi di sekitar kendaraan. Selain itu, kebiasan ini juga bikin kita cepat bosan saat mengemudi. 

Cobalah membuka jendela serta memperhatikan lingkungan sekitar. Ini juga dapat menjadi salah satu cara untuk menghindari rasa bosan di jalanan. Saat melihat area sekitar, pengemudi bisa melihat pemandangan dan atau hal-hal menarik lainnya, sehingga dapat membantu kita untuk tetap terjaga dalam kondisi mengemudi.
 
Selain itu, saat membuka jendela udara segar dan oksigen juga bisa masuk. Sebagai informasi, highway syndrome juga bisa terjadi ketika otak kekurangan oksigen. Nah Genhype, hati-hati saat berkendara supaya terhindar dari highway hypnosis

Baca juga: 9 Cara Mencegah & Mengatasi Mabuk di Perjalanan Selama Mudik dan Libur Lebaran

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

Ramah Teman Tuli, Film Siksa Kubur Sediakan Subtitle Bahasa Indonesia dan Inggris di Bioskop

BERIKUTNYA

Tip Mengatasi Pegal dan Nyeri Otot saat Mudik dengan Sepeda Motor

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: