Musisi daerah unjuk gigi dengan lagu-lagu berbahasa daerah (Sumber gambar: pexels/ Stephen Niemeier)

Hypereport: Musisi Daerah Eksis Berkarya lewat Lokalitas dan Keunikan

11 March 2024   |   07:19 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Indonesia adalah negara yang kaya dengan suku dan budaya. Salah satu di antaranya tercermin dalam khazanah musik daerah. Pada saat ini, berbagai macam lagu dengan bahasa daerah dilantunkan oleh para musisi dengan mengangkat lokalitas dan keunikannya. Beberapa di antaranya tercatat telah merebut hati masyarakat secara nasional dan dunia.

Salah satu contoh musisi itu adalah Didik Prasetyo atau yang dikenal dengan nama panggung Didi Kempot. Pria kelahiran Surakarta pada 31 Desember 1966 itu mampu terkenal dengan lagu-lagu berbahasa Jawa yang karyanya populer sampai ke luar negeri. 

Baca juga: 
Hypereport: 10 Musisi Indie Indonesia yang Berbakat & Populer
Hypereport: Ruang Berkarya Musisi EDM Kian Ngebit di Jagat Musik Digital


Tutup usia pada 2020, nama sang musisi dan karya-karyanya tetap abadi di hati para penggemarnya hingga saat ini. Selain Didi Kempot, contoh lain musisi daerah yang mampu merebut hati banyak orang adalah Doel Soembang.

Jika Didi Kempot terkenal dengan lagu-lagu berbahasa Jawa, pemilik nama asli Abdul Wahyu Affandi itu terkenal dengan karya-karyanya berbahasa Sunda. Seniman kelahiran 1963 itu tercatat telah mengahasilkan banyak karya lagu yang eksis sejak 1990an.

Didi Kempot dan Doel Sumbang adalah contoh dari banyak musisi daerah di Indonesia yang sukses berkiprah di balantika musik Indonesia. Selain mereka, ada banyak musisi daerah yang telah berkarya dengan lagu-lagu berbahasa daerah.

Tidak sekadar meramaikan industri musik di dalam negeri. Mereka juga memiliki penggemar yang tidak main-main. Karya mereka mendapatkan repons yang tinggi dari masyarakat di dalam negeri dan memiliki segmennya sendiri. Kehadiran platform digital membuat mereka kian mudah melakukan eksplorasi dan menjangkau para penikmat lagunya.

Denny Caknan adalah contohnya. Salah satu karya sang musisi dalam bahasa Jawa berhasil mendapatkan penayangan lebih dari 200 juta kali di platform digital video streaming YouTube. Beberapa lainnya bisa mencapai lebih dari 100 juta kali penayangan.

Pada saat ini, belum ada data resmi mengenai daftar musisi daerah yang berkarya di dalam negeri. Namun, karya-karya mereka banyak dinikmati bagi para pencinta musik. Penggunaan bahasa daerah - tidak dapat dipungkiri - menjadi salah satu alasan karena ada rasa kedekatan dan keterikatan. 

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut sejumlah musisi daerah di Indonesia yang konsisten berkarya dan populer di industri musik Tanah Air.


1. Didi Kempot

Musisi daerah pertama yang populer dan legendaris di industri musik Indonesia dengan bahasa-bahasa daerahnya adalah Didi Kempot. Pria asal Surakarta itu memiliki sejumlah single yang hit bagi para penggemarnya. Salah satu di antaranya adalah Stasiun Balapan.

Karier Didi Kempot bermula dari seniman jalanan sebelum masuk dapur rekaman dan tampil di banyak panggung, baik dalam maupun luar negeri. Di luar negeri, dia pernah tampil di Suriname yang banyak penduduknya berbahasa Jawa serta Belanda. Pada 2020, sebuah kabar datang secara mendadak lantaran sang seniman meninggal dunia.


2. Doel Sumbang

Musisi lainnya yang terkenal dengan karya-karya berbahasa daerah adalah Doel Sumbang. Dia kerap menyanyi dengan bahasa Sunda dan telah mengeluarkan banyak album dan single yang disukai oleh para penggemarnya.

Lagu-lagu itu seperti Kumaha, Cing Siah Kumaha Aing, Nyi Ipah, Meni Geuleuh, dan sebagainya. Dia disebut-sebut meriah kesuksesan di industri musik Indonesia – salah satunya karena lagu Kalau Bulan Bisa Ngomong.


3. Denny Caknan

Musisi daerah lainnya yang juga terkenal dengan lagu-lagunya yang berbahasa Jawa adalah Denny Caknan. Pria yang lahir pada 1993 itu adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu pop jawa dan dangdut koplo berbahasa Jawa.

Dia tercatat telah mengeluarkan sejumlah lagu yang berhasil “meledak” di pasar. Di platform video streaming YouTube, sejumlah video musiknya telah mendapatkan penayangan ratusan juta kali. Salah satu di antaranya adalah Kartonyono Medot Janji yang mendapatkan 279 juta kali penayangan.


4. Via Vallen

Via Vallen menjadi musisi lainnya di dalam negeri yang berhasil lewat lagu berbahasa daerah. Via Vallen kerap menyanyikan lagu dalam bahasa jawa. Nama sang seniman mulai melambung di industri musik dalam negeri melalui lagu bergenre dangdut koplo.

Sayang adalah salah satu lagu viral yang pernah dibawakan oleh sang seniman. Lagu ini juga menggunakan bahasa daerah jawa.


5. Nella Charisma

Musisi lain yang juga kerap membawakan lagu-lagu daerah adalah Nella Charisma. Dara cantik kelahiran 1994 adalah penyanyi dangdut dan koplo Jawa.

Nella telah menyanyikan banyak lagu dalam bahasa Jawa dan meramaikan industri musik di dalam negeri. Salah satu lagunya berjudul Banyu Moto yang dinyanyikan bersama Dory Harsa berhasil meraih 44 juta penayangan di platform video streaming YouTube.


6. Immanuel Andra atau Andra Near

Immanuel Andra atau Andra Near menjadi musisi daerah lainnya yang juga memberikan warna belantika musik Indonesia dengan karya-karyanya menggunakan bahasa daerah. Musisi dari Nusa Tenggara Timur berhasil menarik perhatian dengan karyanya berjudul Karna Su Sayang feat Dian Sorowea.

Lagu itu tercatat berhasil meraih penayangan lebih dari 147 juta di YouTube. Dia juga memiliki sejumlah karya yang mendapatkan puluhan juta penayangan.


7. Toton Caribo

Toton Caribo adalah musisi dari Ambon, Maluku. Sang musisi menjadi salah satu dari banyak seniman yang membawakan lagu dengan bahasa daerah. Salah satu lagu yang dibawakannya adalah Bale Pulang II feat Justy Aldrin.

Lagu Bale Pulang II ini berhasil menarik para pengguna akun YouTube dengan meraih 38 juta kali penayangan. Dia juga tercatat telah menyanyikan sejumlah single dan melakukan kolaborasi dengan beberapa musisi.


8. Justy Aldrin

Musisi daerah lainnya yang juga kerap menggunakan bahasa daerah adalah Justy Aldrin. Beberapa kali melakukan kolaborasi dengan Toton Caribo, sang musisi juga tercatat telah mengeluarkan beberapa single.

Dengan menggunakan bahasa daerah, dia mempersembahkan karya dan menarik minat para penggemar musik di dalam negeri. Karya-karyanya mendapatkan sambutan hangat dari penggemarnya.

Editor: Fajar Sidik 

SEBELUMNYA

Hilal Belum Terlihat, Pemerintah Tetapkan Awal Puasa pada Selasa 12 Maret 2024

BERIKUTNYA

Profil Krystyna Pyszková, Miss World 2024 dari Republik Ceko

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: