Grave of the Fireflies (1988) (Sumber foto: Instagram/ghibliusa)

5 Film Animasi Studio Ghibli dengan Sad Ending, Jangan Lupa Siapkan Tisu

28 February 2024   |   21:05 WIB
Image
Amanda Syavira Mahasiswi Universitas Negeri Jakarta

Kita semua pasti kenal sama Studio Ghibli, kan? Mereka dikenal lewat karya animasi legendaris yang membuat masa kecil kita penuh dengan keajaiban dan imajinasi yang tak terlupakan. Setiap film yang diproduksi tak hanya sekadar gambar bergerak, tapi juga punya cerita yang penuh emosi dan makna.

Siapa sih yang enggak pernah terbawa suasana sama cerita-cerita sedih ala Studio Ghibli? Dari petualangan Chihiro di dunia roh, sampai perjuangan Kiki si penyihir muda melawan kutukan, semuanya tuh membuat kita merasakan emosi yang dialami oleh karakter-karakternya. 

Baca juga: Profil Hayao Miyazaki, Maestro Animasi di Balik Studio Ghibli

Tak bisa dipungkiri, Studio Ghibli memang hebat dalam membuat animasi anak. Tapi, Genhype tahu enggak? Meskipun targetnya anak-anak, tapi film mereka tuh enggak cuma buat anak-anak saja. Banyak juga kok pelajaran berharga yang bisa kita dapatkan dari setiap cerita mereka. 

Dari petualangan seru sampai cerita yang bikin hati terenyuh, Studio Ghibli selalu berhasil bikin karya yang bikin semua orang kagum. Nah, buat Genhype yang lagi cari animasi sedih dari Studio Ghibli, ini dia rekomendasinya.
 

1. Grave of the Fireflies (1988)

 

Grave of the Fireflies. (Sumber foto: Studio Ghibli)

Grave of the Fireflies. (Sumber foto: Studio Ghibli)

Animasi satu ini memang layak dijuluki sebagai animasi paling sedih sepanjang sejarah. Bercerita tentang dua bersaudara, Seita dan Setsuko, yang berusaha bertahan hidup di Jepang selama Perang Dunia II setelah kehilangan orang tua mereka dalam serangan bom. Mereka harus berjuang keras mencari makanan dan tempat tinggal, sementara situasinya semakin buruk.

Kisah ini dipenuhi dengan kesedihan dan penderitaan karena mereka harus menghadapi kehilangan dan kelaparan. Meski keduanya sudah berjuang mati-matian untuk bertahan hidup, namun kebaikan tidak berpihak kepadanya dan hidupnya berakhir dengan tragis. 

Film ini benar-benar menggambarkan betapa mengerikannya dampak perang pada kehidupan sehari-hari orang biasa dan kuatnya ikatan cinta dan pengorbanan antara saudara. Kisahnya begitu menyentuh hati sehingga banyak penonton yang tersentuh dan terharu setelah menontonnya. 
 

2. When Marnie Was There (2014)

 

When Marnie Was There. (Sumber foto: Studio Ghibli)

When Marnie Was There. (Sumber foto: Studio Ghibli)

Film ini bercerita tentang seorang remaja bernama Anna Sasaki yang harus tinggal di pedesaan Jepang karena masalah kesehatannya. Di sana, ia berkenalan dengan Marnie, gadis misterius yang tinggal di rumah besar di pantai. Mereka menjadi sahabatan meski banyak rahasia soal Marnie.

Marnie suka mengajak Anna ke petualangan seru yang bikin Anna lebih paham masa lalunya. Film ini enggak cuma tentang petualangan Anna dan Marnie, tapi juga tentang kesepian, identitas diri, dan keluarga. Animasinya sangat bagus karena ceritanya juga membuat penonton baper, jadi enggak heran kalau banyak yang suka film ini dari Studio Ghibli.
 

3. Princess Mononoke (1997)

 

When Marnie Was There. (Sumber foto: Studio Ghibli)

Princess Mononoke. (Sumber foto: Studio Ghibli)

Anime ini berkisahkan tentang Perjalanan Ashitaka untuk menemukan obat atas kutukan yang dideritanya. Ia mendapatkan kutukan itu karena diserang oleh iblis berbentuk seekor babi hutan. Kutukan itu lantas menempel pada tangannya dan menjadikan Ashitaka terluka. 

Akhirnya ia pun mencari cara untuk menemukan obat agar lukanya lekas sembuh. Ia harus menempuh ke sebuah kota bernama Kota Besi. Namun, ia malah harus perang antara roh-roh hutan dan Tatara, sebuah koloni pertambangan. Di sana ia bertemu dengan San, Putri Mononoke. 

Dalam perang itu, koloni pertambangan yang dipimpin oleh Lady Eboshi ingin memperluas wilayahnya yang berada di ambang kemiskinan dengan menghancurkan hutan. Berbeda dengan Putri Mononoke yang dibesarkan oleh roh serigala, ia justru ingin menyelamatkan hutan itu dengan membunuh kloni pertambangan tersebut. 

Di sini Ashitaka berada di pihak netral yang ingin menyelamatkan kedua kubu tersebut. Namun, hal ini membuat Ashitaka terlihat sebagai musuh bagi koloni dan Putri Mononoke.
 

4. The Tale of Princess Kaguya (2013)

 

Princess Mononoke. (Sumber foto: Studio Ghibli)

The Tale of Princess Kaguya. (Sumber foto: Studio Ghibli)

The Tale of Princess Kaguya merupakan adaptasi dari karya sastra Jepang dengan judul yang sama. Berkisah tentang seorang kakek pemotong bambu yang menemukan seorang bayi perempuan pada bambu emas yang ia temukan.

Melihat hal tersebut, lantas kakek pemotong bambu itu membawa bayinya ke rumah. Kemudian ia dan istrinya sepakat untuk mengadopsi bayi perempuan tersebut dan memberinya nama Kaguya. Seiring berjalannya waktu, Kaguya tumbuh dewasa dan menjadi gadis yang cantik. 

Suatu hari kakek pemotong bambu menemukan emas berlapis kain di bambu sama seperti ia menemukan anaknya. Ia menganggap emas itu sebagai anugrah yang diberikan untuk keluarganya. Lalu sang kakek memutuskan untuk pindah dan hidup bahagia di kota.

Di kota, Kaguya dan keluarga menjadi bangsawan. Namun Kaguya merasa tidak bebas dengan kehidupan yang dijalaninya. Kaguya merasa sudah berbakti kepada orang tuanya dan menuruti semua keinginannya, namun orang tuanya kurang peka dengan Kaguya sehingga membuat dia ingin kembali ke bulan. Cerita ini berkembang dengan berbagai intrik, konflik, dan hubungan antara Kaguya dengan para pemuda yang mencintainya serta dengan dunia di sekitarnya.
 

5. The Boy and The Heron (2023)

 

The Boy and The Heron. (Sumber foto: Studio Ghibli)

The Boy and The Heron. (Sumber foto: Studio Ghibli)

Pada suatu malam di Tokyo pada 1943, terjadi peperangan yang menyebabkan kebakaran di rumah sakit tempat Hisako, ibu Mahito, meninggal dalam keadaan tragis. Ayah Mahito, seorang pemilik pabrik amunisi pesawat kemudian menikahi Natsuko, adik Hisako, dan mereka pindah ke desa tempat Natsuko tinggal.

Ketika Mahito tiba di rumah baru mereka, dia melihat seekor bangau yang terus-menerus mendekatinya, menimbulkan rasa penasaran padanya. Mahito kemudian mengikuti bangau tersebut dan menemukannya bersarang di sebuah rumah tua. Bangau itu tampak sangat agresif dan siap menyerang Mahito.

Suatu hari, ibu tiri Mahito yang tengah hamil tiba-tiba menghilang. Mahito dan pelayanannya, Kiriko, memutuskan untuk mencarinya di hutan dan mendengar suara bangau yang memanggil mereka untuk masuk ke dalam dan bertemu ibu Mahito yang diduga masih hidup. Tanpa sadar, bangau tersebut membawa mereka ke dunia lain yang penuh dengan keajaiban.

Baca juga: 7 Film Animasi Ghibli dengan Rating Tertinggi, Spirited Away sampai Kiki's Delivery Service

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

Editor: Nirmala Aninda

SEBELUMNYA

Kenali Penyebab Lensa Kamera Berjamur Serta Cara Menanganinya

BERIKUTNYA

Korea Dihantui Parasit Mematikan dalam Serial Parasyte: The Grey

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: