Collective of Revelations koleksi Maison Baaz Couture. (Sumber foto: Maison Baaz Couture)

Fenomena Desainer Adibusana Indonesia Merambah E-Commerce, Strategi Perluas Pasar?

29 January 2024   |   14:52 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Sejumlah desainer haute couture ternama Indonesia kini mulai merambah e-commerce. Koleksi-koleksi fesyen dari para desainer papan atas yang biasanya hanya bisa diakses langsung di butik masing-masing, sekarang bisa dibeli dengan mudah di lokapasar.

Haute couture sering diterjemahkan sebagai high fashion atau adibusana. Dalam bahasa Prancis, haute memiliki arti tinggi, sedangkan couture berarti pakaian. France.fr mendeskripsikan haute couture sebagai mode paling elegan dan simbol kemewahan Prancis.

Baca juga: Mengenal Istilah Haute Couture dalam Dunia Mode

Istilah tersebut mengacu pada pakaian buatan tangan, dengan kreasi seni yang tinggi, yang didesain oleh para perancang busana terkemuka. Dibuat dengan material berkualitas tinggi, terkadang dengan jumlah terbatas, koleksi haute couture ini kerap jadi buruan pencinta fesyen.

Fenomena koleksi high-end fashion ke ranah e-commerce ini pun jadi sesuatu yang menarik. Langkah tersebut bisa menjadi strategi melebarkan pasar. Namun, bagaimana peluangnya?

 
Tampilan Shopee High End Brand. (Sumber foto: Shopee Indonesia)
Pengamat mode Sonny Muchlison mengatakan bahwa desainer adibusana Indonesia yang kini mulai merambah e-commerce merupakan sesuatu yang menarik. Namun, dia berharap ini bukan hanya sebuah euforia.

Menurutnya, perlu ada suatu sistem yang matang agar apa yang sudah dimulai ini bisa menjadi sebuah jalan baru untuk para desainer bisa bertemu dengan market dari busana ciptaannya masing-masing.

“Ini juga bergantung pada manajemennya juga, loh. Kalau di luar, haute couture itu dikelola oleh manajemen tertentu, misalnya kayak LVMH, yang membantu mengelola berbagai macam segi bisnisnya,” ujar Sonny kepada Hypeabis.id.

Di sisi lain, Sonny beranggapan bahwa fesyen, terlebih di kelas haute couture, sebenarnya tidak bisa disamakan dengan produk-produk lain yang bisa dengan mudah dipasarkan di e-commerce. Menurutnya, fesyen selalu butuh sesuatu yang lebih, pengalaman yang lebih dalam.

Dia mengatakan bahwa handfeel di dunia fesyen itu masih jadi pertimbangan bagi banyak orang. Handfeel kerap mengacu pada perasaan atau sensasi yang dirasakan saat menyentuh atau meraba bahan pakaian.

Hal itu adalah karakteristik penting yang memengaruhi pengalaman pemakai dalam mengenakan fesyen tertentu. Kombinasi antara desain yang menarik dengan handfeel yang menyenangkan dapat meningkatkan daya tarik sebuah pakaian dan membuatnya diminati oleh konsumen.





Dalam fesyen, apalagi haute couture, pengalaman adalah sesuatu yang penting. Maksudnya, konsumen itu perlu untuk mencoba sebuah busana, didampingi desainer, ada diskusi di dalamnya, sebelum akhirnya memutuskan pembelian.

Menurut Sonny, produk fesyen tidak selalu apa yang ada secara kasat mata. Hal itu selalu terkait dengan pemakaian bahan, fitting, dan berbagai hal lain yang penting. Untuk itu, perlu ada rasa percaya yang tinggi agar ekspektasi bertemu dengan realita.

Terlebih, kalau bicara haute couture, tentu ekspektasi orang biasanya akan tinggi. Konsumen tentu berharap lebih dan ada rasa spesial tertentu apalagi haute couture bukan produk yang dibuat secara massal.

“Harganya kan di luar ekspektasi. Nah, kelebihan ekspektasi ini perlu ada garansi. Jika dua hal ini ketemu di e-commerce, tentu ini akan jadi hal menarik,” ungkapnya.

Pangsa pasar fesyen di lokapasar memang terus membesar. Dalam survei Jakpat pada 2023, fesyen menjadi barang yang paling banyak dibeli yakni 43,5 persen, bahkan dengan metode pembayaran paylater sekalipun. Produk fesyen ini meliputi pakaian, tas, sepatu, dan lain-lain.

Kemudian, ketika momen Harbolnas atau Hari Belanja Online Nasional, fesyen juga kerap jadi produk yang punya peminat tinggi. Survei populix pada 2022 mengungkap pakaian menjadi barang di e-commerce yang paling banyak dibeli saat Harbolnas. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh 66 persen responden.

Baca juga: Berpeluang Besar, Ini Tantangan Industri Fashion Indonesia untuk Dikenal Secara Global

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

Editor: Nirmala Aninda

SEBELUMNYA

Lagu Baru IU Love Wins All Raih Perfect All Kill Awal 2024, Simak Deretan Prestasinya

BERIKUTNYA

Warna-warna yang Bakal Bawa Hoki pada Tahun Naga Kayu 2024

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: