Contoh penerapan material besi pada kaki kursi. (Sumber gambar: Collov Home Design/Unsplash)

Furnitur Bermaterial Besi: Simak Jenis, Penerapan, Kelebihan & Kekurangannya

09 December 2023   |   11:23 WIB
Image
Luke Andaresta Reporter Hypeabis.id| Menulis seputar arsitektur, desain interior, buku, musik, dan film.

Pemanfaatan material besi semakin meluas, tak hanya untuk memperkuat konstruksi bangunan tapi juga dimanfaatkan untuk pembuatan berbagai jenis perabot rumah tangga atau furnitur. Besi telah diaplikasikan ke banyak furnitur baik yang sifatnya indoor maupun outrdoor, dengan tampilan yang modern dan kontemporer. 

Ada beberapa jenis material besi yang biasanya digunakan untuk membuat ragam furnitur di antaranya yang paling sering digunakan ialah besi cor, aluminium, stainless steel dan besi hollow

Baca juga: 3 Tip Memilih Furnitur dari Palet Kayu Bekas

Menukil laman Filmaria, besi cor memiliki karakteristik bobot yang berat sehingga cocok untuk digunakan sebagai bahan furnitur luar ruangan (outdoor) misalnya set meja kursi taman. Selain itu, besi cor juga cenderung kuat dan tidak mudah patah, tak heran jika sering digunakan juga untuk membuat kaki-kaki furnitur lantaran mampu menopang beban.

Sementara aluminium merupakan material yang ringan dan anti korosi. Meski demikian, material ini cenderung lebih mudah bengkok atau penyok ketika berbenturan dengan benda lain, sehingga relatif kurang cocok untuk membuat furnitur outdoor karena rentan rusak. Umumnya, material aluminium digunakan untuk membuat bagian sandaran kursi taman full casting

Untuk material stainless steel, memiliki karakteristik tahan lama, anti karat, dan mudah dalam perawatan. Umumnya furnitur dengan bahan ini digunakan untuk membuat meja, kursi rak dapur, hingga kitchen set di area kantor, sekolah, dan restoran. Sementara untuk penggunaan di rumah, material ini relatif mahal jika dibandingkan besi dan aluminium.

Adapun, jenis material besi yang cukup sering digunakan untuk membuat furnitur adalah besi hollow lantaran harganya yang cukup terjangkau. Meski demikian, furnitur berbahan besi hollow harus rajin dirawat atau dicat ulang karena rentan pada karat. Besi hollow biasanya digunakan untuk membuat kaki meja, ragam furnitur meja, lemari pakaian terbuka, dan rak.
 

t

Contoh penerapan material besi pada set meja kursi. (Sumber gambar: Photomix Company/Pexels)

Furnitur Berbahan Besi

Mengutip dari laman KPS Steel, pemanfaatan besi untuk furnitur yang paling banyak digunakan ialah untuk meja dan kursi, baik hanya untuk kaki-kaki atau keseluruhan bagiannya.

Terlebih, untuk meja dan kursi luar ruangan di tempat-tempat umum seperti taman, biasanya akan bermaterial besi. Alasan utamanya adalah karena besi memiliki daya tahan yang lebih unggul dibandingkan material kayu atau plastik.

Selain meja dan kursi, besi juga kerap digunakan untuk pembuatan buffet baik itu untuk pakaian atau penyimpanan perabot. Selain lebih kokoh, buffet dari besi yang umumnya berwarna putih dan hitam juga memberikan kesan tampilan yang lebih moden dan minimalis. Tak heran jika kini banyak orang yang lebih memilih buffet dari besi.

Meski pamor furnitur bermaterial besi tengah naik daun, pemanfaatannya sudah berlangsung sejak lama. Salah satunya adalah dimanfaatkan untuk pembuatan dipan atau ranjang. Ranjang dari besi sudah ada sejak lama, hanya kebanyakan mengusung desain klasik khas Eropa. 

Akan tetapi saat ini, dipan dari besi mengusung desain lebih modern. Kebanyakan memakai tema minimalis yang membuatnya cocok ditempatkan di ruangan yang mungil. Selain itu, ranjang dari besi pun dijamin lebih kuat sehingga lebih awet dibandingkan ranjang dari kayu. 
 

Contoh penerapan material besi pada kaki kursi. (Sumber gambar: Collov Home Design/Unsplash)

Contoh penerapan material besi pada furnitur. (Sumber gambar: Sharath G/Pexels)

Selain itu, material besi juga dimanfaatkan untuk pembuatan aneka jenis rak yang termasuk ke dalam furnitur dengan banyak fungsi. Ragam jenis rak yang biasanya dibuat dari material besi yakni rak buku, rak sepatu, rak untuk pajangan ruangan, dan lain sebagainya. Ukurannya pun berbeda-beda dan bisa dikustom mengikuti kebutuhan ruang.

Pemanfaatan lainnya dari besi yakni pembuatan gantungan baju dan lemari gantung terbuka. Kini, banyak dijumpai gantungan baju dan lemari gantung terbuka dengan beragam desain yang terbuat dari besi. Selain tampak minimalis, gantungan baju dan lemari gantung tersebut tentunya manawarkan daya tahan yang lebih kuat sehingga bisa dipakai dalam waktu yang lama. 

Baca juga: Ini Lho Kiat Memilih Furnitur Ramah Lingkungan
 

Kelebihan & Kekurangan Furnitur Besi

Furnitur berbahan besi kini menjadi pilihan populer dalam urusan dekorasi rumah modern. Material ini menawarkan berbagai keunggulan sehingga tak heran jika banyak pilihan furnitur dari besi saat ini. Sebelum memutuskan untuk membeli furnitur besi, ada baiknya kalian memahami terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya seperti dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.
 

Kelebihan Furnitur Besi

1. Kuat & tahan lama

Furnitur dari bahan besi cenderung sangat kuat dan tahan lama. Bahan ini mampu menahan beban berat dan tekanan, sehingga furnitur besi memiliki umur pakai yang cenderung lebih panjang dan minim resiko kerusakan. 

2. Stabilitas

Karena sifatnya yang kuat dan tidak mudah bengkok atau melengkung, furnitur besi biasanya memiliki stabilitas yang baik. Ini membuatnya cocok untuk digunakan untuk furnitur yang memerlukan stabilitas kuat seperti meja, kursi, dan ranjang tidur.

Furnitur berbahan besi memiliki kekuatan struktural yang kuat dan kokoh. Baja, yang merupakan bahan dasar dari furnitur ini, memiliki sifat yang tahan terhadap tekanan dan beban berat. 

3. Tahan cuaca & korosi

Salah satu kelebihan utama dari furnitur berbahan besi adalah kemampuannya untuk tahan terhadap cuaca dan korosi. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk digunakan dalam membuat furnitur luar ruangan yang sering terpapar oleh cuaca yang terus berubah.

Tidak hanya tahan terhadap panas dan hujan, furnitur berbahan besi juga mampu bertahan dalam cuaca yang lembab atau berangin, sehingga tidak rentan rusak.
 

Contoh penerapan material besi pada kaki kursi. (Sumber gambar: Collov Home Design/Unsplash)

Contoh penerapan material besi pada furnitur. (Sumber gambar: Spacejoy/Unsplash)

4. Fleksibilitas desain

Furnitur berbahan besi juga menawarkan fleksibilitas dalam desain berbagai furnitur. Berbeda dengan material lain seperti kayu, besi dapat dengan mudah dibentuk menjadi berbagai bentuk yang menarik, sehingga memberikan kebebasan bagi para desainer untuk mengekspresikan kreativitas mereka.

5. Mudah perawatan

Furnitur dari bahan besi cenderung mudah dalam perawatannya. Kalian cukup merawatnya dengan membersihkan debu dan kotoran secara berkala. Untuk penyempurnaan, bisa juga melakukan perawatan cat atau lapisan anti-korosi. Jika dirawat dengan benar dan tepat, tentunya dapat memperpanjang umur furnitur.

6. Ramah lingkungan 

Besi adalah bahan yang dapat didaur ulang kembali setelah masa pakainya selesai. Dengan menggunakan furnitur dari bahan besi, kalian tentunya membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

7. Keamanan

Furnitur besi memiliki tingkat keamanan yang tinggi karena ketahanannya terhadap tekanan dan benturan. Hal ini merupakan pilihan tepat untuk furnitur yang akan dipakai dalam lingkungan intens. Terlebih, kini juga ada furnitur berbahan besi tahan api, untuk melindungi dokumen penting jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran. 
 

Kekurangan Furnitur Besi

1. Bobot berat

Dibandingkan material lainnya, furnitur besi cenderung memiliki bobot yang lebih berat. Oleh karena itu, furnitur besi akan lebih sulit untuk diangkat atau dipindahkan. Bagi kalian yang sering mengatur tata ruang di rumah, bisa dipertimbangkan kembali dalam penggunaan furnitur dari besi.

2. Finishing kurang sempurna

Tak semua furnitur berbahan besi memiliki tampilan finishing yang baik. Tak semua produk furnitur berbahan besi rata pada seluruh bagian. Bila terdapat bagian furnitur yang tak rata, misalnya pada bagian sudut kursi, tentunya membuat keseluruhan tampilan menjadi kurang sempurna.

3. Menggores lantai

Lantaran sifat materialnya yang keras, bukan tidak mungkin furnitur besi bisa lebih rentan menggores permukaan lantai. Terlebih, jika finishing furnitur yang ada tidak memiliki hasil yang mulus. Oleh karena itu, penempatan furnitur besi pada ruangan harus diperhatikan agar tidak merusak permukaan lantai.

Baca juga: 3 Hal yang Perlu diperhatikan Sebelum Membeli Furnitur Online

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

Tip Komunikasi Interpersonal Buat Para Pejuang LDR

BERIKUTNYA

Apakah Beauty Standard Berpengaruh terhadap Psikologis Perempuan?

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: