Ilustrasi aktivitas daur ulang di tempat sampah (dok: Unsplash/Nareeta Martin)

17 Cara yang Bisa Dilakukan untuk Jaga Kelestarian Lingkungan

10 August 2021   |   10:01 WIB
Image
Rezha Hadyan Hypeabis.id

Selama ribuan tahun, manusia hidup berdampingan dengan alam. Seiring dengan bertambahnya populasi manusia, alam terdesak untuk bekerja lebih keras memenuhi kebutuhan kita. Kini, saatnya kita membuka mata dan lakukan sesuatu agar generasi penerus dapat menikmati Bumi yang nyaman.

Mengutip Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), berikut adalah 17 hal yang setidaknya bisa kalian lakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Semuanya terkait dengan kehidupan sehari-hari kalian alias tidak muluk-muluk Genhype.

1.Kurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai
Indonesia menghasilkan 67 juta ton sampah pada 2019 dan 15 persennya merupakan sampah plastik. Mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai bersama-sama, pada tahun 2025 Indonesia bisa mengurangi sampah plastik hingga 70 persen.

2. Bawa botol minum dan tempat makan 
Botol-botol minuman merupakan jenis sampah plastik yang jumlahnya paling banyak. Sekitar satu juta botol plastik per menit dijual di seluruh dunia. Padahal, hanya sekitar Sembilan persen sampah plastik yang dapat didaur ulang.

Siklus ini dapat diputus dengan cara membawa botol minum dan tempat makan sendiri jika bepergian. Selain itu, sebisa mungkin untuk berbelanja di toko curah (bulk store) yang sudah tersedia di beberapa wilayah di Indonesia.

3. Daur ulang barang bekas
Beberapa jenis sampah seperti botol minuman, kardus, plastik kemasan minyak goreng atau makanan ringan ternyata dapat didaur ulang menjadi barang-barang yang bermanfaat alih-alih dibuang begitu saja.

4. Urban farming
Urban farming merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas lingkungan di perkotaan dan menciptakan ketahanan pangan untuk masyarakat urban. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat mengurangi sampah plastic apabila pot untuk tanaman memanfaatkan kemasan bekas minyak goreng atau gelas plastik bekas minuman yang ada di sekitar.

5. Ubah limbah dapur menjadi kompos
Sampah organik seperti sisa-sisa makanan dan dedaunan dapat diolah menjadi pupuk kompos yang dapat digunakan untuk tanaman. Salah satunya contoh adalah pupuk kompos dari kulit pisang yang telah dicampur dengan air gula dan disimpan selama tiga hari.

6. Gunakan produk lokal
Saat kita membeli produk lokal, secara tidak langsung kita bisa mengurangi emisi polusi udara akibat transportasi yang digunakan untuk mengimpor produk dari luar negeri. Dengan membeli produk lokal, kita juga telah membantu badan usaha lokal dan melestarikan lahan pertanian dan keanekaragaman hayati.

7. Gunakan transportasi umum dan sepeda
Penggunaan transportasi umum dapat membantu mengurangi jumlah CO2 yang dihasilkan dari kendaraan pribadi. Karena angkutan umum seperti bus dan kereta dapat membawa lebih banyak orang dengan jumlah bahan bakar yang sama dengan kendaraan pribadi.

Untuk jarak dekat, sepeda tentunya menjadi pilihan alat transportasi yang tepat. Selain ramah lingkungan, dengan bersepeda kalian secara tidak langsung sudah berolahraga dan juga berhemat.

8. Kurangi gaya hidup konsumtif
Pola konsumsi yang berlebihan dapat berujung pada sumber daya alam yang terbuang hingga menumpuknya sampah yang mencemari lingkungan. Dalam jangka panjang, mengurangi gaya hidup konsumtif juga dapat mencegah kita untuk membuang barang yang tidak lagi dibutuhkan.
SEBELUMNYA

Miss Unicorn, Resto dengan Dekorasi Kuda Poni yang Unik dan Warna-warni

BERIKUTNYA

Yuk Simak Perbedaan Milenial dan Gen Z dalam Menggunakan Media Sosial

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: