Shirataki, mi tradisional Jepang yang terbuat dari ubi konnyaku. (Sumber gambar : Freepik/Jcomp)

Nasi Nol Kalori Efektif Buat Diet? Begini Kata Dokter

29 November 2023   |   10:00 WIB

Shirataki cukup populer di kalangan pegiat hidup sehat dan mereka yang sedang menjalankan program diet. Mi tradisional Jepang yang terbuat dari ubi konnyaku kemudian dipotong-potong kecil seukuran beras ini memiliki julukan nasi nol kalori dan diklaim memiliki banyak manfaat kesehatan.

Julukan yang didapat shirataki lantaran jenis beras ini memiliki nilai kalori yang nyaris mendekati nol. Nah, mereka yang sedang menjalankan diet, biasanya sebisa mungkin meminimalisir asupan kalori yang masuk ke dalam tubuhnya untuk menurunkan berat badan. 

Di sisi lain, manusia membutuhkan kalori setiap harinya untuk bisa bergerak dan menjalani aktivitas. Lantas, yang menjadi pertanyaan banyak orang, dengan beralih ke nasi nol kalori, apakah hal tersebut aman dan efektif untuk program diet? 

Baca juga: Mengenal Diet DASH & Cara untuk Menerapkannya

Dokter Spesialis Gizi Klinik Eka Hospital Bekasi, I Yuwanda Chrissander, menerangkan setiap orang memiliki asupan kalori harian yang berbeda-beda tergantung dari beberapa faktor seperti usia hingga kondisi tubuhnya. Namun pada umumnya, manusia membutuhkan sekitar 2.000 - 2.500 kalori per harinya untuk bisa menjalankan aktivitas sehari-hari. 

Kalori merupakan nilai jumlah energi yang bisa didapatkan melalui makanan dan minuman. Kalori juga bisa disebut sebagai jumlah energi yang dibakar dan dibutuhkan oleh tubuh pada saat beraktivitas sehari-hari. 

Oleh karena itu, tubuh setiap harinya membutuhkan kalori untuk bisa mendapatkan energi dalam beraktivitas. “Namun, terkadang kita bisa kekurangan dan juga kelebihan kalori akibat dari pola makan yang buruk, dan ini yang bisa menjadi masalah kesehatan pada masa depan,” tuturnya. 

Yuwanda menyebut nilai kalori dan karbohidrat yang rendah pada shirataki membuat menu ini cocok pada program diet yang ditujukan untuk menurunkan berat badan. Nasi ini memiliki kandungan serat yang berguna dalam membantu menurunkan berat badan karena serat dapat membuat seseorang merasa lebih kenyang lebih lama.

Beberapa orang juga dianjurkan untuk mulai mengganti nasi biasanya ke nasi shirataki. Sebagai contoh, penderita diabetes atau berisiko untuk mengalami diabetes. 

Dia menjelaskan nilai karbohidrat yang rendah serta kandungan glukomanan yang ada di dalam nasi shirataki membuat makan ini cocok untuk dikonsumsi oleh pengidap maupun orang yang berisiko untuk mengalami diabetes. Shirataki memiliki kandungan karbohidrat yang terbilang cukup rendah.

Namun, sebelum memutuskan untuk mengonsumsi nasi shirataki, Yuwanda menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi klinik terlebih dahulu. “Shirataki bisa bisa saja menyebabkan masalah pencernaan bagi sebagian orang hingga mengurangi penyerapan obat-obatan tertentu,” imbuhnya. 

Baca juga: Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Diet Intermitten Fasting

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

5 Langkah Mitigasi Libur Akhir Tahun Saat Musim Hujan

BERIKUTNYA

Fakta-fakta Tentang Kanker GIST yang Diderita Woohyun Infinite

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: