Konsep Smart City Jakarta akan terus berlanjut walau tak lagi jadi Ibu Kota (Sumber foto: Hypeabis.id/Eusebio Chrysnamurti)

Hypereport: Perjalanan Jakarta Menuju Smart City Meski Tak Lagi Ibu Kota Negara

26 November 2023   |   18:00 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Upaya untuk menjadikan Jakarta sebagai kota cerdas diperkirakan terus berlanjut, kendati tak menyandang status ibu kota negara. Tidak cuma soal adaptasi teknologi, penerapan konsep smart city Jakarta juga melibatkan melibatkan masyarakat sebagai co-creator dan pemerintah sebagai kolaborator.

Yudhistira Nugraha, Direktur Jakarta Smart City mengatakan, melalui ikatan ini, terdapat harapan akan terciptanya kolaborasi antara berbagai pihak. Mereka dapat mengambil peran utama dalam mengembangkan kota cerdas yang tangguh terhadap berbagai tantangan urban.
 

Baca juga: 
Dengan kata lain, Yudhistira menuturkan bahwa penerapan konsep smart city di Jakarta adalah bentuk manifestasi dan partisipasi aktif seluruh warganya. Kesuksesan yang diraih Jakarta bukan sekadar simbol kemajuan kota, melainkan bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam merespons gelombang transformasi digital.

“Keberhasilan Jakarta adalah karya bagi Nusantara yang mencerminkan kemajuan Indonesia menuju masa depan lebih baik dan maju,” ujarnya.

Sejumlah kota di seluruh dunia telah mengadopsi konsep smart city pada saat ini. Beberapa negara juga telah menjadikannya sebagai salah satu prioritas dalam agenda pembangunan.

Dalam hal ini, ada istilah sensing city, understanding city, serta actionable city yang diadopsi dari MIT Senseable City Lab, dan Smart X dari Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas (PIKC) ITB, digunakan untuk menggambarkan tingkat kematangan dan perkembangan dari konsep smart city.

Sensing city adalah kota yang memiliki kemampuan untuk memonitor dan mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk –tapi tidak terbatas pada– sensor lingkungan, kamera pengawas, dan data dari media sosial.

Kota ini menggunakan teknologi canggih untuk "merasakan" dan memahami keadaan infrastruktur perkotaan serta kebutuhan dan permasalahan warganya secara real-time. Pemahaman ini diperoleh melalui integrasi sensor lingkungan, seperti penerapan sistem sensor canggih yang dapat mendeteksi perubahan kualitas udara, tingkat kebisingan, serta kondisi cuaca.

“Dengan begitu dapat memberikan data yang membantu dalam merencanakan dan mengimplementasikan inisiatif keberlanjutan kota,” paparnya.

Dengan memanfaatkan teknologi, sensing city berupaya menciptakan ekosistem perkotaan yang lebih adaptif dan responsif, ekosistem data berperan sebagai sarana utama dalam mengambil keputusan yang lebih tepat waktu dan berorientasi pada kebutuhan warga kota.

Kondisi tersebut membuka jalan menuju suatu kota yang lebih inklusif, terhubung, dan berkelanjutan, dengan infrastruktur yang mampu "merasakan" dan beradaptasi dengan dinamika urban yang terus berubah.

Sementara understanding city adalah kota menggunakan data untuk membuat wawasan mendalam tentang dinamika urban dan perilaku warga. “Ini bisa melibatkan penggunaan analisis data besar, pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan, untuk memahami dan  menafsirkan data yang dikumpulkan, dalam rangka memformulasikan strategi dan kebijakan yang lebih efektif dan efisien,” katanya.

Proses tersebut mencakup beberapa aspek penting, seperti analisis big data, pembelajaran mesin (Machine Learning), kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), pengembangan kebijakan berbasis data, dan integrasi Antara Data dan Strategi Urban.

Melalui pendekatan ini, understanding city menciptakan suatu fondasi yang kuat untuk pengembangan smart city yang benar-benar responsif dan beradaptasi dengan kebutuhan serta aspirasi warganya, sehingga mendorong perwujudan kota yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan inovatif.

Sementara actionable city adalah kota yang menerapkan wawasan yang diperoleh dari analisis data untuk membuat keputusan yang lebih cerdas dan merespons dinamika kota dengan cara yang lebih cepat dan efisien.

"Kota yang bertindak" ini menggunakan teknologi untuk menerapkan solusi yang berdasarkan pada pemahaman mendalam tentang kebutuhan warganya, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup, kesejahteraan, dan  kepuasan masyarakat.

Konsep ini meliputi pengambilan keputusan berbasis data serta respons cepat dan efisien. Melalui penerapan konsep actionable city, pemerintah kota berusaha untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, berkelanjutan, serta responsif, pengambilan keputusan didasari  oleh data dan analisis.

“Sedangkan warga berperan aktif dalam membentuk masa depan kota mereka,” ujarnya.

Secara keseluruhan, dia menuturkan bahwa ketiga konsep itu menciptakan sebuah ekosistem yang harmonis mulai dari  data dikumpulkan, dianalisis, dan  digunakan untuk mendorong tindakan yang cerdas dan efisien, hingga  berkontribusi pada penciptaan kota yang lebih pintar, berkelanjutan, serta inklusif.

Jakarta Smart City menggunakan ketiga konsep tersebut sebagai pendekatan untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota cerdas yang saat ini terus dikerjakan secara berkelanjutan. Selain itu, pembangunan talenta digital menjadi bagian penting untuk dapat menjalankan berbagai inisiatif dan inovasi tersebut.

Sepanjang prosesnya, beberapa program telah menunjukkan hasil yang positif, tercermin dari apresiasi masyarakat serta komunitas internasional melalui beberapa penghargaan.

"Meskipun begitu, penghargaan tertinggi dan sesungguhnya tetap berasal dari apresiasi masyarakat Jakarta, membuat kami tidak akan berhenti merancang, membangun, serta merawat  inovasi yang dapat berdampak secara luas dan positif untuk melayani warga Jakarta."

Dia menambahkan bahwa salah satu tantangan terbesar saat membuat Jakarta sebagai Smart City adalah menyamakan pemikiran mengenai pentingnya integrasi data dan juga sistem. “Mungkin hampir di sebagian besar di sektor pemerintahan, ego sektoral menjadi tantangan untuk bekerjasama secara lintas dinas. Hal ini dapat diatasi dengan meningkatkan komunikasi antar dinas dan juga dorongan regulasi untuk mengintegrasikan data dan sistem membuat dinas-dinas mulai membuka diri untuk integrasi,” paparnya.

Selain itu, terciptanya integrasi data yang lebih baik membuat faktor keamanan atau privasi juga menjadi perhatian utama. Jadi, dalam setiap inovasi yang dikembangkan, Jakarta Smart City selalu mengedepankan privasi data dari setiap pengguna yang memanfaatkan layanan.

Salah satu implementasi ini adalah fitur pelaporan anonim yang terdapat di aplikasi super Jakarta Kini, di mana warga dapat melaporkan pelanggaran tanpa identitasnya diketahui, bahkan oleh petugas sekalipun.

Program Jakarta sebagai smart city menjadi program bersama yang dikelola oleh Bappeda DKI Jakarta, karena merupakan shared responsibility dari pihak-pihak terkait. Skema anggaran yang digunakan pun umumnya dari APBD.

“Namun beberapa inisiatif Jakarta Smart City seperti Future City Hub merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah Jakarta dan Berlin melalui pendanaan oleh Uni Eropa. Tantangan ke depan perlu ada model-model skema pendanaan lainnya dalam pengembangan ekosistem smart city,” ujarnya.

Peningkatan Infrastruktur
Pakar Smart City Suhono S. Supangkat menilai DKI Jakarta harus terus meningkatkan inti dalam pengembangan smartness-nya untuk menjadi kota cerdas. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan infrastruktur digital dan fisiknya.

“Tata kelola termasuk tata  kelola digital dan pemerintahannya, serta proses proses yang membuat semua lebih efisien dan efektif,” katanya.

Tidak hanya itu, budaya warga yang tinggal di dalamnya juga penting untuk ditingkatkan dalam membuat kota tersebut sebagai kota cerdas. Bukan tanpa sebab, manusia atau warga adalah bagian yang membuat digitalisasi dapat dijalankan dengan baik.

Untuk itu, pemerintah perlu mengubah mindset penduduk yang lebih pas terhadap tata kelola, sesuai dengan menerapkan kedisiplinan dan bisa beradaptasi terhadap teknologi yang sesuai. Pemerintah bisa menggunakan dari contoh atau role model sampai penegakan hukum.

SEBELUMNYA

Monster Playground, Karya Seniman Darbotz Bertengger di BXc Mall Bintaro

BERIKUTNYA

Punya Banyak Manfaat bagi Kesehatan, Cek Perbedaan Oat Kemasan Merah & Biru

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: