Ilustrasi keluarga. (Sumber gambar: Agung Pandit Wiguna/Unsplash)

4 Langkah Mengamankan Keuangan Keluarga

21 November 2023   |   12:30 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Kehidupan keluarga yang harmonis tak terlepas dari kondisi keuangan rumah tangga yang baik. Hal itu tentunya bisa dicapai berkat manajemen finansial yang baik pula oleh suami dan istri. Perlu perencanaan yang matang dalam mengatur keuangan rumah tangga, agar seluruh kebutuhan keluarga bisa terpenuhi.

Fandi Murdani, Faculty Head Sequis Quality Builder Sequis Traning Academy of Excellence mengatakan baik suami maupun istri sama-sama memiliki tugas untuk mengelola dan mengamankan harta, aset, dan tabungan untuk keberlangsungan kehidupan rumah tangga. "Caranya dengan mengembangkan dana dan aset Anda pada instrumen finansial yang tepat dan tepercaya, sehingga dana dan aset tersebut dapat berkembang sesuai prosedur yang benar,” katanya.

Baca juga: Dilema Mengelola Keuangan pada Era Digital, Gen Z Wajib Perhatikan Kiat Ini
 
Fandi menyebut semua instrumen finansial pada dasarnya memiliki risiko, tinggal disesuaikan dengan risk profile kalian sebagai calon investor. Risiko yang dimaksud bukan semata karena tergiur bunga tinggi dari investasi bodong kemudian kehilangan uang yang sudah ditanamkan.
 
Risiko yang dimaksud adalah adanya potensi kerugian penurunan modal karena imbal hasil yang diperoleh bisa saja tidak sesuai dengan yang diharapkan, karena faktor kondisi ekonomi lokal maupun global.
 
Oleh karena itu, agar tidak salah menanamkan dana yang kalian miliki ke sebuah instrumen finansial, maka pastikan aspek legalitas dari produk dan perusahaan finansial tersebut jelas dan benar. Yakni, lembaga yang telah memperoleh izin usaha dan pengawasan dari regulator yang sesuai dengan bidang usahanya.
 
Pastikan juga kalian sudah memahami secara lengkap hak dan kewajiban sebagai nasabah, mengetahui manfaat, biaya, dan risiko yang berkaitan dengan produk yang dibeli. Jika sudah memiliki pengetahuan tentang instrumen finansial, sudah menentukan tujuan investasi, dan ingin mengembangkan aset yang ada demi membangun masa depan keluarga yang sejahtera, maka berikut beberapa kiatnya dari Fandi.
 

1. Komunikasikan kondisi & rencana finansial

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengomunikasikan rencana finansial dengan pasangan dan anggota keluarga yang sudah cukup umur, mengenai kondisi dan tujuan keuangan keluarga. Termasuk, rencana untuk mengajukan pinjaman dana, menjual aset hingga membeli instrumen investasi.
 
Sebaliknya, hindari memutuskan sendiri rencana keuangan keluarga. Ada baiknya untuk mendengar pendapat dan saran dari anggota keluarga demi kebaikan bersama. Sebab, ada baiknya mereka pun mengetahui rencana dan kondisi keuangan keluarga sehingga bisa sama-sama menentukan kebutuhan apa saja yang harus tetap dipenuhi, dan yang masih bisa ditunda.
 
"Berapa kewajiban utang yang dimiliki serta adakah rencana untuk mengembangkan aset keluarga. Dengan demikian, anggota keluarga dapat turut andil dan merasa bertanggung jawab untuk menjaga dan meningkatkan aset keluarga,” kata Fandi.
 

V

Ilustrasi keluarga. (Sumber gambar: Ketut Subiyanto/Unsplash)

2. Kelola utang dengan cermat 

Manajemen utang yang cerdas juga merupakan kunci mencapai tujuan finansial keluarga. Hindari utang konsumtif dengan jumlah besar melebihi toleransi utang yang disarankan--utang konsumtif maksimal 15 persen dari total income, karena akan menambah beban finansial dan beban pikiran.
 
Fandi menuturkan sebaiknya jika mendapatkan uang tunai dari bonus, tunjangan hari raya (THR), atau penghasilan dari pekerjaan tambahan, manfaatkan untuk bisa mempercepat pelunasan utang. Dengan mengurangi beban utang secara perlahan, maka kalian dan keluarga dapat leluasa dalam melakukan perencanaan keuangan.
 
"Terutama memiliki polis asuransi karena asuransi adalah fondasi dari konsep perencanaan keuangan untuk terhindar dari risiko kerugian finansial yang besar,” imbuhnya.
 

3. Persiapkan dana pendidikan 

Merencanakan dana pendidikan juga sangat diperlukan karena biaya studi terus mengalami peningkatan inflasi setiap tahunnya. Di sisi lain, risiko hidup orang tua juga meningkat seiring pertambahan usia yang dapat berpengaruh terhadap rencana jangka panjang pendidikan anak. 
 
Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua mempersiapkan rencana pendidikan buah hati sampai jenjang perguruan tinggi. Fandi menyarankan untuk mengalokasikan dana pendidikan pada instrumen finansial yang tetap terjaga sampai jenjang pendidikan anak selesai, meskipun terjadi risiko yang tidak diinginkan pada orangtua, baik risiko sakit ataupun meninggal dunia. 
 
Untuk itu, saat memutuskan untuk mengambil asuransi pendidikan, sangat penting untuk memahami manfaat yang ditawarkan, juga memperkirakan jumlah dana pendidikan yang akan dibutuhkan sehingga bisa terencana dengan baik.  
 

4. Perlindungan asuransi kesehatan dan jiwa 

Perlindungan kesehatan dan jiwa juga perlu menjadi bagian dalam perencanaan keuangan untuk melindungi kondisi finansial keluarga dari risiko yang dapat terjadi kapan saja, seperti sakit kritis atau meninggal dunia yang memerlukan biaya dalam jumlah besar. Dengan memiliki asuransi kesehatan maka sebagai pencari nafkah keluarga, kalian tidak perlu khawatir akan tingginya biaya perawatan medis karena akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.
 
Fandi menuturkan asuransi jiwa sangat bermanfaat untuk meminimalisir risiko keuangan saat terjadi risiko kehidupan pada pencari nafkah (breadwinner). Uang pertanggungan dari asuransi jiwa, katanya, dapat bermanfaat agar kualitas gaya hidup tetap terjaga.
 
"Jangan tunda mengambil peran sebagai pahlawan finansial keluarga. Segera lakukan perencanaan keuangan sejak dini dengan cara yang tepat karena kita tidak pernah tahu kapan risiko keuangan bisa terjadi," tambahnya.

Baca juga: Strategi Investasi dari Perencana Keuangan Biar Tetap Cuan Kala Rupiah Melemah

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

IDN Pictures Janjikan Film Horor Premium Ratu Sihir, Apa Istimewanya?

BERIKUTNYA

Persiapan Syuting Ratu Sihir, Aktor Morgan Oey Malah Ogah Nonton Film Horor

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: