Bubur Suro (Sumber gambar: Dinas Pariwisata Kabupaten Demak)

Resep Bubur Suro, Hidangan Tradisi Khas Jawa saat Tahun Baru Islam

18 July 2023   |   19:30 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Seluruh umat Islam akan memasuki Tahun Baru 1 Muharaam 1445 Hijriah. Peringatan ini menjadi momentum bagi masyarakat muslim untuk menyambut tahun dan membuka lembaran baru, serta mensyukuri segala nikmat yang telah Allah SWT berikan.

Pergantian tahun Hijriah ini biasanya diperingati dengan membaca Al-Qur'an dan berzikir memuji nama Allah SWT. Di Indonesia, momen Tahun Baru Islam diperingati dengan berbagai ragam cara dan tradisi, salah satunya menyajikan makanan khas seperti bubur suro, yang berasal dari masyarakat Jawa. Biasanya, masyarakat akan meyantap dan membagikan Bubur Suro kepada anak-anak yatim, orang tidak mampu, atau orang yang sedang berpuasa.

Baca juga: Sejarah dan Makna Bubur Suro, Makanan Utama khas Tahun Baru Islam

Bubur Suro sendiri diambil dari kata Asyuro yaitu bubur yang komposisinya terdiri dari berbagai macam biji-bijian, mulai dari beras putih, beras merah, kacang hijau, dan lainnya yang semuanya dimasak menjadi bubur. Biasanya, Bubur Suro dihidangkan pada malam menjelang datangnya 10 Suro atau 10 Muharram dalam kalender Hijriah.

Dilansir dari laman Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Bubur Suro juga dianggap sebagai uba rampe atau alat untuk memaknai 10 Suro. Sajian ini memiliki makna rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta sebagai persembahan dan doa untuk meminta rezeki, kesehatan yang berlimpah, dan keselamatan hidup untuk mereka yang melakukan ritual atau doa. Tidak hanya itu, penyajian bubur Suro juga umumnya berkaitan dengan meninggalnya Sheikh Hasan dan Husen.

Bubur Suro biasanya terbuat dari beras, santan, garam, jahe, dan serai, yang disajikan dengan lauk lain seperti opor ayam atau sayur bumbu kuning lainnya dan sambal goreng labu siam berkuah encer dan pedas. Sementara di atasnya ditaburi dengan serpihan jeruk bali dan bulir-bulir buah delima.

Selain itu, dihidangkan pula tujuh jenis kacang yakni kacang tanah, kacang mede, kacang hijau, kedelai, kacang merah, kacang tholo, dan kacang bogor, dimana sebagian kacang ada yang digoreng dan ada yang direbus. Tak itu saja, ada pula tambahan berupa irisan timun dan beberapa lembar daun kemangi.

Sebagai uba rampe, bubur suro juga disajikan dengan uba rampe lainnya berbentuk sirih lengkap, kembar mayang, dan sekeranjang buah-buahan. Kehadiran sirih lengkap melengkapi asal-usul dan penghormatan atau pengenangan masyarakat kepada orang tua dan para leluhur, khususnya yang telah menjaga mereka.

Sirih lengkap akan diletakkan dalam bokor kuningan atau tembaga yang selalu hadir sebagai kelengkapan dalam ritual perlintasan Jawa dengan makna yang sama. Sementara untuk kembar mayang terdiri dari dua vas bunga yang masing-masing berisi tujuh kuntum mawar merah, tujuh kuntum mawar putih, tujuh ronce (rangkaian) melati, dan tujuh lembar daun pandan.

Bagi kalian yang akan membuat Bubur Suro untuk peringatan Tahun Baru Islam, berikut adalah resep yang bisa diikuti dari kanal YouTube Domo Bramantyo.


Resep Bubur Suro Khas Jawa

Bahan-bahan Bubur:
  • 150 gram beras putih, cuci bersih
  • 1500 ml santan kelapa
  • 1 sdt garam
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai, memarkan

Bahan-bahan Kare Tahu:
  • 500 gram tahu putih
  • 500 ml santan
  • 1 cm lengkuas, memarkan
  • 1 lembar daun salam

Bahan-bahan Bumbu:
  • 3 butir kemiri
  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawah putih
  • 1/2 sdt merica
  • 1/2 sdt ketumbar
  • 1/2 sdt kunyit bubuk
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
 

Cara Membuat:

Bubur Suro (Sumber gambar: YouTube/Domo Bramantyo)

Cara Membuat:
  1. Siapkan rice cooker. Masukkan bahan-bahan bubur seperti beras putih yang telah dicuci, garam, daun salam, serai, dan santan. Adapun, takaran santan cairnya 3 kali lebih banyak dari takaran air memasak nasi biasa.
  2. Sembari menunggu bubur matang, buat kare tahu terlebih dahulu. Potong dadu tahu putih lalu goreng sebentar jangan sampai garing. Jika sudah, tiriskan.
  3. Setelah itu, siapkan bumbu halus. Siapkan cobek atau blender lalu haluskan semua bahan-bahan untuk bumbu.
  4. Siapkan wajan lalu panaskan sedikit minyak. Tumis bumbu yang telah dihaluskan hingga wangi lalu masukkan lengkuas dan daun salam. Tambahkan santan lalu aduk hingga merata.
  5. Masukkan potongan tahu yang sudah digoreng, dan tambahkan garam serta gula pasir hingga kuahnya agak menyusut.
  6. Siapkan piring dengan alas daun pisang, masukkan bubur, kare tahu, dan tambahkan dengan topping lain seperti tempe kecap, perkedel, kacang goreng, dan bawang goreng sebagai pelengkap. Bubur Suro pun siap dinikmati.

Baca juga: Malam Suro sampai Ritual Tabuik, Ini 5 Tradisi Tahun Baru Islam di Tanah Air

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Daftar Film Horor yang Cocok Ditonton Saat Malam Satu Suro

BERIKUTNYA

Mudah, Begini Cara Membuat Twibbon Tahun Baru Islam 1445 Hijriah

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: