Bisnis Rumahan (Sumber Foto: Freepik)

Cara Merintis Bisnis Bersama Pasangan Bermodal Uang Pesangon

20 June 2023   |   16:36 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Memulai bisnis bersama pasangan setelah berhenti bekerja atau PHK tentu tidak mudah. Banyak hal yang harus dipersiapkan untuk membangun fondasi bisnis dan menjaga pemasukan terus mengalir secara konstan supaya dana yang tersedia dapat memenuhi kebutuhan untuk jangka panjang.

Perencana keuangan dari Finansialku Rizqi Syam memaparkan bahwa setelah berhenti kerja biasanya akan memiliki dana dalam jumlah besar, sehingga muncul ide untuk membangun bisnis dengan modal dari uang pesangon tersebut.

“Memulai bisnis itu tidak semudah apply pekerjaan, terutama orang yang tidak punya pengalaman berbisnis. Jadi saat punya modal besar tapi tidak tahu harus diapakan agar bisnisnya jalan,” kata Rizqi.

Baca juga: Pasangan Ini Sukses Berbisnis dan Berdayakan Ratusan Perajin

Dalam menghadapi situasi ini, ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Pertama, apabila modanya pas-pasan carilah peluang (searching for opportunity) lain untuk menambah pundi-pundi keuangan seperti bekerja lagi menjadi karyawan, attau menjadi profesional.

“Selagi masih kerja jadi karyawan, harusnya kita sudah berpikir bagaimana caranya menjadi tenaga profesional. Dilihat dari skill apa yang kita punya. Apakah bisa ditukarkan jadi uang,” ujarnya.

Setelah memiliki modal yang cukup, selanjutnya memahami dulu seluk beluk bisnis yang akan dijalani. Akan lebih bagus jika masih ada di bidang yang sama dengan pekerjaan sebelumnya. Kalaupun berniat terjun ke bidang yang benar-benar baru, pelajari dulu kondisi pasarnya, caranya bisa dengan menjadi investor.

“Sebelum memulai bisnis, bisa juga belajar dulu jadi investor. Dengan begitu, paling tidak kita tahu skemanya, perputaran uangnya, kondisi marketnya seperti apa,” kata Rizqi.

Setelah dipilih satu bisnis yang potensial, dapat melanjutkan risetnya apakah usaha tersebut bisa bertahan jangka panjang. Rizqi berpesan, jangan karena punya uang besar untuk modal, jangan sampai terjun ke bisnis hanya dilakukan sekadar coba-coba. Menurutnya, kerugian sekecil apapun bisa berakibat fatal.

“Misalnya punya uang Rp100 juta dan ada bisnis franchise Rp20 juta. Kalau dipikir-pikir keluarin uang Rp20 juta enggak apa-apa. Tapi ketika rugi, kita jadi tidak percaya diri untuk menghadapi kerugian-kerugian lebih besar,” katanya.

Selanjutnya yang tak kalah penting adalah menguji pasar. Rizqi berpesan agar cobalah memulai bisnis dengan skala kecil dulu. Kemudian lihat hasilnya seperti apa. Apakah pasarnya bagus dan adakah order berulang? Tekadang sebagian besar orang langsung nekat membeli banyak inventory tapi ternyata tidak laku.

Setelah paham polanya, lanjutkan sampai bisa mengumpulkan banyak keuntungan. Apabila fondasinya sudah kuat, skala bisnisnya boleh diperbesar. Namun dalam menjalankan bisnis, pasti ada saja tantangan yang tak dapat dihindari.

Sementara itu, perencana keuangan dari Finante.id Maryadi Santana memaparkan bahwa dalam memulai bisnis perlu dipersiapkan mentalnya untuk siap gagal dan siap rugi, karena akan ada masa naik turunnya. Terutama apabila menjalankan bisnis bersama pasangan.

“Walaupun secara komunikasi sehari-hari baik-baik saja, tapi sifat asli pasangan bisa keluar kalau sudah menyangkut masalah uang," sambung Maryadi.

Untuk itu, dia menyarankan agar memisahkan uang pribadi dengan arus kas usaha. Apabila ada pemasukan, agar disisihkan dulu untuk modal lagi supaya perputaran uang makin besar. "Tapi jangan lupa, kita tetap harus menyimpan uang untuk dana darurat, lalu sisanya boleh untuk keperluan sehari-hari."

Baca juga: Peluang Bisnis Ramuan Berbahan Herbal Masih Menjanjikan

Maryadi juga menyarankan agar dalam membangun bisnis bersama pasangan, pastikan untuk mengatur pembagian peran yang jelas. Hal ini untuk menghindari adanya campur aduk antara permasalahan keluarga dengan urusan bisnis, begitupun sebaliknya.

"Walaupun berbisnis sama pasangan tapi jobdesc-nya harus jelas. Siapa yang atur keuangan dan operasional,” kata Maryadi.

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

Mengapa Gigi Anak Mudah Berlubang? Dokter Sebut Makanan Manis Jadi Biang Keroknya

BERIKUTNYA

Intip Keunikan Toko Buku Kobam yang Jadi Gudang Sejarah

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: