Aksi panggung grup musik Seringai (Sumber gambar: Instagram/Seringai)

Seringai Guncang Panggung Pestapora di Hari Kedua Festival, Penonton Mosh Pit & Nyanyi Bareng

25 September 2022   |   12:00 WIB

Like
Grup musik metal asal Jakarta, Seringai, berhasil mengguncang ribuan pengunjung yang memadati festival musik Pestapora pada hari kedua, Sabtu malam (24/9) dengan deretan hits terbaik mereka. Penonton di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta riuh gemuruh saat band favorit mereka itu tampil di atas panggung. 

Sekira pukul 21.22 WIB malam, saat penulis membeli makan di seberang panggung, grup rock dengan oktan tinggi tersebut mulai menggebrak Boss Stage Pestapora dengan lagu Mengadili Persepsi yang sontak membuat para Serigala Militia, fans mereka, riuh bertepuk tangan.

Sebelumnya di stage ini juga tampil musisi-musisi Tanah Air yang juga membuat pengunjung berdendang dan bergoyang, di antaranya adalah Nasida Ria yang pada Juni lalu sempat tampil di Festival Documenta Fifteen di Jerman, Navicula, JKT 48, hingga RAN. 

Baca juga: Festival Musik Pestapora, Penyelenggara Hadirkan Pengalaman Baru ke Pengunjung 

Cuaca cerah dan antusiasme pengunjung yang memadati area konser juga semakin membuat festival yang didominasi anak-anak muda itu semarak. Mereka bernyanyi beriringan bersama Arian 13, vokalis Seringai dengan suara seraknya yang khas.

Tanpa jeda, suasana juga kian memanas saat Seringai menggelontorkan lagu Akselerasi Maksimum yang diambil dari album mini mereka, High Octane Rock rilisan tahun 2004. Tak ayal ratusan penonton di depan panggung langsung sing a long , membentuk circle pit, dan moshing.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Pestapora (@pestapora)


Pasca lagu tersebut, barulah Seringai menyapa penonton yang hadir. "Ya berikut ini saya ingin membagi panggung jadi dua, kiri dan kanan. Sudah siap semua? Terlalu lemah kalian semua. Ini, Adrenalin Merusuh!" teriak Arian 13.

Sang vokalis yang mengenakan kaos putih dengan slayer merah di kepalanya itu pun kembali melantangkan suara diiringi gebukan drum menghentak dari Eddy khemod, suara gahar gitar Ricky Siahan dan cabikan bas yang berdentam dari Sammy.

Dua lagu berturut-turut lalu disuguhkan Seringai, yakni Tragedi dan Dilarang di Bandung, diambil dari album Taring, yang rilis pada tahun 2012. "Pada lagu Dilarang di Bandung ini saya minta kalian jongkok dan saat saya minta kalian lompat, kalian harus lompat setinggi-tingginya ya," ujar Arian 13.

Para kru juga melemparkan balon berbagai bentuk saat lagu tersebut dinyanyikan, seperti ban, lumba-lumba, semangka, dan buaya ke arah penonton. Mereka akhirnya memukul-mukul properti itu agar tetap mengambang di udara.

"Terimakasih. Ini lagu terakhir dari kami, terimaksih Pestapora," teriak Arian 13 sebelum menyanyikan lagu Selamanya yang dilanjutkan gebukan drum dari Eddy sebagai intro lagu tersebut, dan diiringi tepukan dan kepalan tangan dari penonton.

Baca juga: 5 Tips Enjoy Nonton Konser untuk Pemula 


Menjamurnya Festival Musik & Animo Tinggi Masyarakat

Pasca meredanya pandemi Covid-19 di Indonesia, gelaran festival musik juga mulai menjamur di Tanah Air dengan animo tinggi dari masyarakat yang haus akan tontonan secara offline, tentunya untuk mengobati kerinduan mereka akan aksi panggung dari musisi favorit. 

Pada bulan September 2022 ini saja di Jakarta tercatat ada enam gelaran festival musik yang akan menyapa penikmat, yakni FLAVS festival, Dream Fest IDN, Playfest Narasi, Hear me Now (HMN) Event, We The Fest, dan juga Pestapora.

Sementara itu kota-kota besar lainnya seperti Bandung juga tidak ketinggal. Festival musik yang akan diadakan di wilayah itu misalnya Playlist Live Festival, Fosven Music Festival, dan di bulan berikutnya juga akan ada konser grup band rock asal Irlandia, The Script.

Baca juga: Mulai Menggeliat, Penyedia Jasa MICE Sasar Gelaran Konser Musik 

Tak ayal, maraknya festival musik yang digelar hampir setiap minggu ini juga membuat masyarakat berduyun-duyun melihat aksi musisi favorit mereka secara langsung dan bernyanyi bersama. Di Pestapora misalnya, Hypeabis.id menemui Aldo, seorang PNS yang bekerja di Bandung, tapi menyempatkan waktunya untuk menyaksikan musisi favoritnya, Shaggy dog dan Trio Ambisi, di Ibu Kota Indonesia. 

"Aku ke sini bertiga sama temanku, ke sini mau nonton Shaggydog, Trio Ambisi, Diskoria, sama RAN. Waktu itu beli tiketnya yang pas presale sih," kata lelaki asal Medan itu.

Tak hanya mereka, dua pasangan muda-mudi asal Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rio dan Diva juga mengaku sudah lama menantikan festival musik tersebut dan menyempatkan diri menonton sepulang dari bekerja di sebuah perusahaan startup. 

"Kita dateng rame-rame, bersembilan, ini lagi misah aja. Sebenernya yang mau ditonton yang hari terakhir, mau banget nonton Isyana Sarasvati," papar Rio.

Di tengah hiruk-pikuk dan ramainya pengunjung yang memadati kawasan Gambir Expo Jakarta, seusai menemui Rio, saya pun memutuskan untuk pulang dengan diiringi suara merdu Eva Celia bersama grup musiknya, Diskoria, yang melantukan lagu C.H.R.I.S.Y.E.
 
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 
SEBELUMNYA

Kecewa Berat, Carat Serbu Promotor Konser SEVENTEEN di Twitter

BERIKUTNYA

Ragam Pola Diet Sehat Idol K-Pop, Mana yang Jadi Pilihanmu?

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: