IPA Convex 2022 di JCC, Senayan, Jakarta. (Sumber gambar : Desyinta Nurani/Hypeabis.id)

Mulai Menggeliat, Penyedia Jasa MICE Sasar Konser

21 September 2022   |   19:00 WIB

Like
Sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) mulai menggeliat seiring pandemi Covid-19 yang bisa dikendalikan. Bahkan para penyedia  jasa ini mulai menggarap pasar baru seperti menggelar acara konser. Ini menjadi strategi untuk menambah kembali pendapatan perusahaan yang terdampak virus corona selama dua tahun kemarin. 

Salah satu yang melebarkan sayap dengan menggarap pasar baru yakni PT Dyandra Media International, Tbk. “Kita mulai main ke spesial event seperti festival, konser, dan conference. Ke depannya kami berharap bisa jadi top of mind bagi para stakeholder yang perlu jasa dari kami,” ujar General Manager PT Dyandra Promosindo Bunga Swastika Putri saat ditemui di Hypeabis.id di sela-sela Konvensi Indonesia Petroleum Association (IPA) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Melalui PT Dyandra Global Edutainment (DGE), mereka menggelar konser Neo City: Jakarta-The Link yang berlangsung pada 5 November 2022 pukul 14.00 WIB. Lokasinya berada di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Indonesia. 

Baca jugaTahun 2022 Diproyeksi Jadi Era Kebangkitan Industri MICE Indonesia

“Kamu memilih artis yang diminati (masyarakat Indonesia). Kami ingin kembangkan bisnis dari brand dan komersial. Kebetulan bisa datangkan NCT,” imbuhnya. 

Selain konser NCT, anak perusahaan Dyandra Global, Dyandra Promosindo membuat festival musik bertajuk Projek-D yang digelar pada 29-30 Oktober 2022 di De’Tjolomadoe, Solo, Jawa Tengah.

Sejumlah musisi menghiasi panggung festival musik ini, diantaranya OKAAY, Kahitna, Ardhito Pramono, Coldiac, Vierratale, Fajar Merah, Soloensis, Reality Club, dan Feel Koplo. “Secara group (kami menangani event) B20 Summit, G20, wedding, travel fair, konser NCT. Di Solo ada Project D,” tutur Bunga. 

Sementara itu, dia menerangkan khusus MICE, pihaknya masih menyelenggarakan acara secara hibrid (online dan offline). Selama pandemi Covid-19, Dyandra langsung melakukan investasi di bidang teknologi agar bisnisnya tetap berjalan. Mereka bahkan membuat studio sendiri untuk kelancaran acara, terutama jika harus dibuat online.  

“Ada beberapa investasi yang dikeluarkan untuk menyesuaikan kondisi sehingga perusahaan bisa tetap muter,” sebutnya. 

Sebagai contoh event yang digelar secara hibrid oleh Dyandra Promosindo yakni Indonesia Petroleum Association (IPA) Convex 2022. Mengusung tema Addressing the Dual Challenge: Meeting Indonesia’s Energy Needs While Mitigating Risks of Climate Change, konvensi yang didukung Kementerian ESDM dan SKK Migas ini berlangsung pada 21-23 September 2022 secara online dan offline di Jakarta Convention Center. 

Bunga mengatakan walaupun digelar hibrid, banyak peserta atau delegasi IPA 2022 yang memilih datang langsung ke tempat acara. “Banyak yang sudah mulai kangen online. IPA 2022 cukup meriah. Ada 90 booth, lebih dari 500 delegasi yang datang,” tuturnya. 

Ada sembilan program dan sejumlah panel diskusi yang bisa diikuti pada IPA Convex 2022. Pada hari ini, berlangsung pembukaan IPA Convex oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif. Selain itu ada beberapa diskusi terkait peluang minyak dan gas hingga transisi energi.

Sementara itu, Bunga menyebut sejatinya ada tantangan ketika menggelar acara secara hibrid. Pihaknya seperti mengerjakan dua model berbeda dalam satu event. Konsentrasi pun harus terpecah antara online dan offline. Alhasil mereka menambah sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur pendukung. "Happy problem. Di satu sisi pusing, di satu sisi mensyukuri," ucapnya. 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Gita Carla
SEBELUMNYA

Wani Boemboe, Hadirkan Kuliner Nusantara dalam Kemasan Praktis

BERIKUTNYA

Rekomendasi 5 Film Tentang Sepak Bola Dunia dan Indonesia, Ada yang Udah Nonton?

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: