Ilustrasi panjat tebing (Sumber gambar: Rahadiansyah/Unsplash)

Gelar IFSC Climbing World Cup 2022, Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Panjat Tebing Tingkat Dunia

18 September 2022   |   16:30 WIB
Image
Indah Permata Hati Jurnalis Hypeabis.id

Like

Awal Mula Panjat Tebing Dunia

 

Ilustrasi panjat tebing (Sumber gambar: Bady Abbas/Unsplash)

Ilustrasi panjat tebing (Sumber gambar: Bady Abbas/Unsplash)


Sebagai salah satu olahraga ekstrim di dunia, panjat tebing memiliki penggemar tersendiri dalam sejarah panjangnya. Panjat tebing telah dikenal sebelum Perang Dunia I di Austria tepatnya pada 1910 di Pegunungan Alpen. Meski telah dijenal sejak 1910, era keemasan olahraga panjat tebing baru dimulai pada 1930, setelah satu dekade sebelumnya teknik pemanjatan tebing dengan tali ditemukan.

Sementara di Indonesia, panjat tebing baru dikenal pada 1976 saat Harry Suliztiarto mulai memanjat tebing di Citatah, Bandung. Kemudian dia meneruskan kegemarannya dengan mendirikan SKYGERS Amateur Rock Climbing Group pada 1977.

Harry Suliztiarto juga pernah memanjat atap Planetarium Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 1979. Kemudian SKYGERS membentuk Sekolah Panjat Tebing pertama di Indonesia pada 1981.

Dalam perjalanan panjangnya, olahraga panjat tebing mulai mengalami banyak modifikasi, seperti menggunakan media berupa tembok yang dibangun tinggi dengan kesulitan khusus dalam memanjatnya. Sehingga, orang yang melakukan olahraga panjat tebing harus dibekali kemampuan dan teknik khusus untuk bisa sampai ke puncak tebing.
 

Sejarah IFSC

IFSC adalah sebuah federasi olahraga olimpiade yang dibentuk pada 27 Januari 2007. Menjadi wadah bagi perhelatan panjang tebing internasional, IFSC merupakan kelanjutan dari Dewan Internasional untuk Kompetisi Memanjat yang dibentuk pada tahun 1997.

Secara lebih rinci, IFSC adalah organisasi nirlaba non-pemerintah internasional yang tujuan utamanya adalah arahan, regulasi, promosi, pengembangan, dan kelanjutan kompetisi pendakian di seluruh dunia.

IFSC juga merupakan anggota GAISF, IWGA, ARISF, dan ASOIF. IFSC kini mempunyai total anggota 94 negara dan memiliki cabang olahraga dalam program Olimpiade yang telah diakui International Paralympic Committee.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

Editor: Gita Carla
 
1
2


SEBELUMNYA

Cokelat Masih Mendominasi Rasa Camilan di Indonesia

BERIKUTNYA

Merasa Sakit? Jangan Coba-Coba Self Diagnosis, Ini Bahayanya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: