Pelatihan Ibu Penggerak yang dilaksanakan bersama Sidina Comunity. (Sumber gambar: Sidina Community)

Bunda, Yuk Lebih Aktif dan Berdaya Bersama Ibu Penggerak

19 September 2022   |   19:57 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Ibu adalah sosok yang sangat penting dalam ketahanan sebuah rumah tangga. Perannya dalam mendidik dan membesarkan anak-anak hingga tumbuh dewasa, turut menentukan terciptanya generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Melihat peran ibu yang begitu besar, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) yang dipimpin oleh Pelaksana tugas (Plt.) Kepala BKHM Anang Ristanto bekerja sama dengan Sidina Community.

Komunitas yang diinisiasi oleh Susi Sukaesih dan Isti Budhi ini aktif mengajak para Ibu agar mampu menjadi Ibu yang ideal bagi keluarga. Karena keduanya memiliki visi dan misi yang sama, yaitu untuk mencerdaskan anak bangsa dibutuhkan kerjasama semua Ibu.

Baca juga: Bunda Sibuk Bekerja? Begini Cara Agar Anak Tidak Berulah

Sebagai seorang Ibu, Susi Sukaesih yang merupakan Founder Sidina Community mengatakan bahwa ibu mempunyai peran yang sangat penting dalam mendidik anak. Baginya, pendidikan tidak bisa diserahkan sepenuhnya ke sekolah dan pemerintah.

Komunitas yang diasuh oleh Wiendrastari Putri sebagai ketua ini, sangat menyadari perannya untuk terus memotivasi para Ibu. “Sebagai mitra dari Kemdikbudristek, kami ingin sekali mengajak para Ibu untuk terus tumbuh menjadi pembelajar sepanjang hayat, agar mereka bisa menjadi Ibu yang pintar, bahagia dan berdaya. Karena Ibu yang pintar, bahagia dan berdaya adalah privilege bagi anak,” ujarnya.

Demi tercapainya visi dan misi tersebut, Sidina Community kemudian menggandeng para Ibu-ibu hebat dengan beraneka ragam profesi seperti dosen, penulis, aktivis hingga pendongeng untuk menjadi pengurus komunitas yang sudah memiliki member dari seluruh Nusantara ini.

Salah satu peran Sidina Community sebagai mitra Kemendikbudristek, yaitu turut aktif berperan serta dalam menyosialisasikan program dan kebijakan kementerian tersebut dan mampu mencetak 1.000 Ibu Penggerak pada 2022. Saat ini, komunitas yang memiliki kepedulian dengan dunia Pendidikan ini telah meluluskan 580 Ibu Penggerak, dan 53 Fasilitator Ibu Penggerak. 

Saat dihubungi Hypeabis.id, Rabu (14/9/2022), Virginia Velin selaku Partnership Manager Sidina Community mengungkapkan bahwa Ibu Penggerak dan Fasilitator Ibu Penggerak memiliki perannya masing-masing.

Menurutnya, Ibu Penggerak adalah mereka yang mau turut serta menjadi motivator bagi para Ibu lainnya, dan sebagai penerus pesan kebaikan dari kebijakan yang dikeluarkan oleh Kemdikbudristek.

Sementara Fasilitator Ibu Penggerak adalah mereka yang berperan sebagai Ibu Penggerak dan juga memiliki kapabilitas untuk menjadi Mentor dalam Pelatihan Ibu Penggerak.

Bagi para Ibu yang ingin menjadi Ibu Penggerak, akan diberikan pelatihan secara daring selama 5 hari. Pelatihan tersebut rutin diadakan tiap bulannya, dan yang terdekat akan digelar pada akhir bulan ini.

Materi-materi yang akan disampaikan mencakup pengenalan Ibu Penggerak berikut perannya, kemudian ada pengenalan akan Kurikulum Merdeka, Pelajar Pancasila, hingga edukasi tentang Assesmen Nasional - Literasi Numerasi.

Agar mudah dipahami oleh para Ibu, materipun dibawakan dengan tata bahasa yang mudah dipahami oleh Ibu, supaya Ibu tidak bias dalam menangkap materi.

Contohnya seperti materi Kurikulum Merdeka yang disusun oleh Rosa Adelina. Memiliki peran ganda sebagai dosen dan juga Ibu bagi 3 orang anak, Rosa menyadari betul bahwa materi Kurikulum Merdeka harus disusun dengan bahasa dan juga contoh-contoh aktivitas yang mudah diimplementasikan oleh Ibu di rumah.

Sebagai praktisi home curriculum, Rosa pun juga turut memberikan pelatihan tentang pembelajaran-pembelajaran di rumah yang bisa Ibu susun, agar anak dapat tumbuh secara holistik.

Selain materi tentang Kurikulum Merdeka, pelatihan Ibu Penggerak juga disi dengan materi 3 Dosa Besar Pendidikan yang harus dihindari seperti; bullying, intoleransi dan kekerasan seksual.

Materi yang disusun oleh Enlistyosari ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan Pendidikan baik itu di sekolah maupun di rumah yang aman, nyaman, serta jauh dari kekerasan.

Setelah lulus pelatihan, para Ibu Penggerak memiliki kesempatan untuk menjalani seleksi lanjutan. Seleksi ini diadakan untuk memilik 40 sampai dengan 50 Ibu Penggerak yang akan mengikuti Training Of Trainer (TOT) secara tatap muka.

“Mereka akan mendapatkan pelatihan menjadi seorang Fasilitator Ibu Penggerak, di mana ke depannya mereka dapat meneruskan kebijakan-kebijakan Kemdikbud ke masyarakat,” jelas Ibu yang lebih akrab disapa dengan sebutan Velin.

Nurhadijah Putri yang juga merupakan pengurus inti dari Sidina Community menambahkan, dalam pelatihan TOT, para Ibu terpilih ini akan diberikan pedalaman materi tentang kebijakan-kebijakan Kemdikbudristek, presentation skill, public speaking, digital parenting, hingga pelatihan manajemen emosi.

Sebagai Komunitas yang peduli dengan Pendidikan di Indonesia, Sidina Community sangat mendukung Kurikulum Merdeka. Sebuah kurikulum yang akan mempersiapkan para siswa untuk memiliki kecapakan-kecakapan sebagai bekal dalam menghadapi perkembangan ilmu, teknologi dan juga industry di Abad 21 ini.

Itulah sebabnya, Kemdikbudristek menggandeng komunitas yang berkantor di Bekasi ini untuk berperan serta turut menyosialisasikan kebijakan tersebut agar dapat diterapkan secara cepat dan masif baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan keluarga, dan di situlah peran Ibu Penggerak diperlukan.

Untuk para Ibu yang ingin mengikuti pelatihan Ibu Penggerak, silahkan mengikuti langka-langkah di bawah ini:
  • Silahkan daftarkan diri terlebih dahulu, melalui link https://bit.ly/membersidina.
  • Setelah terdaftar menjadi member Sidina Community, silahkan lengkapi form presensi awal melalui link https://bit.ly/presensiawalibupenggerak. Pada akhir form akan ada link yang harus Ibu klik, agar Ibu bisa bergabung di dalam whatsapp group Ibu Penggerak Batch 8. Group tersebut berisi informasi tentang waktu dan teknis pelatihan.
  • Ibu perlu follow dan juga subscribe akun media sosial Sidina Community, yaitu: www.instagram.com/sidina.community, www.instagram.com/sidina.academy, serta bit.ly/YoutubeSidinaCommunity
Baca juga: Sandra Dewi Ingatkan Menjadi Ibu Adalah Pekerjaan Seumur Hidup

Karena sejatinya, kemajuan Pendidikan itu bukan tanggung jawab pemerintah semata, tapi juga tanggung jawab kita bersama. Mari menjadi Ibu Penggerak yang pintar, bahagia, dan berdaya dengan mengikuti pelatihan Ibu Penggerak bersama Kemendikbudristek dan Sidina Community.

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

10 Game Terbaru dari PlayStation di State of Play September 2022

BERIKUTNYA

5 Rekomendasi Buku dan Novel Filsafat untuk Pemula

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: