Ilustrasi paru-paru. (Sumber gambar: Unsplash/Robina Weermeijer)

Simak 5 Cara Menjaga Kesehatan Paru-paru agar Tetap Sehat

01 August 2022   |   07:59 WIB

Like
Setiap 1 Agustus, masyarakat seluruh dunia merayakan Hari Kanker Paru-Paru Sedunia sebagai cara untuk meningkatkan kesadaran pada penyakit dalam organ pernafasan tersebut. Perayaan ini didasarkan pada fakta bahwa kanker paru-paru merupakan salah satu penyebab kematian terbesar pada masyarakat.

Setidaknya setiap 1,8 juta warga dunia meninggal akibat penyakit ini dan angka tersebut terus meningkat setiap tahunnya. Meski edukasi terhadap gejala dan risikonya sudah dilakukan, ternyata tetap penting lho untuk berkenalan dengan berbagai tindakan preventif yang bisa dilakukan untuk mencegah peningkatan risiko penyakit ini.

Mulai dari gaya hidup sehat sampai menghindari pemicu dari kanker paru, yuk cek beberapa tips pencegahan dari Asosiasi Paru-Paru Amerika Serikat (ALA) dan Healthline.

Baca jugaLindungi Paru-Paru Kalian, Begini Cara Menjaganya
 

1. Hindari polusi dari dalam dan luar ruangan

Salah satu penyebab dari kanker paru-paru adalah polusi yang ada di dalam dan luar rumah. Dengan risiko kerusakan dan penuaan paru-paru, polusi ini bisa datang dari barang-barang kimia yang ada di sekitar rumah maupun di luar rumah dan menyebabkan adanya peningkatan risiko jika paru-paru tidak kuat terhadap zat beracun.

Beberapa sumber polusi yang berisiko adalah asap rokok, asap kendaraan bermotor, limbah zat kimia dari beberapa lokasi seperti konstruksi dan penambangan, hingga debu dan bahan-bahan kimia seperti benzene dan formaldehyde.

Solusi dari polusi ini adalah menghindari sumber polusi, penggunaan masker, penggunaan pewangi yang lebih alami seperti diffuser aroma terapi dan essential oil sebagai pewangi ruangan, penggunaan bahan pembersih alami, hingga melakukan pembersihan rutin dari debu dan membuka jendela untuk peningkatan ventilasi udara dalam ruangan.
 

2. Lakukan pernafasan yang dalam

Pernafasan yang lebih efektif dalam membersihkan paru-paru adalah pernafasan yang dalam, sehingga pertukaran oksigen bisa dilakukan secara menyeluruh dengan durasi beberapa menit. Tidak hanya itu, cara ini juga dinilai bisa mengurangi stres dan meningkatkan ketenangan.

Baca jugaKenali 3 Faktor Risiko Gangguan Paru-paru pada Mantan Pasien Covid-19

ALA merekomendasikan pernafasan mendalam dilakukan dengan duduk di sebuah tempat yang diam dan bernafas dengan lambat melalui hidung, lalu mengeluarkannya dengan durasi dua kali lebih panjang melalui mulut. Metode ini bisa dilihat dari bagaimana perut mengembang dan mengempis.
1
2


SEBELUMNYA

Pentingnya Peran Logo Sebagai Identitas Visual Brand

BERIKUTNYA

4 Fakta Game Video Zuma, Permainan yang Digemari Bapak-bapak

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: