ilustrasi Paru-paru (sumber gambar : Robina Weermeijer/Unsplash)

Lindungi Paru-Paru Kalian, Begini Cara Menjaganya

30 June 2022   |   15:39 WIB
Image
Dewi Andriani Hypeabis.id

Dua tahun terakhir, kesehatan paru menjadi topik yang cukup hangat banget ya Genhype, apalagi dengan merebaknya virus covid-19 yang mengganggu sistem pernafasan para penderitanya. Bahkan tak sedikit pula pasien yang sudah sembuh masih merasakan gejala Covid-19 dalam jangka waktu lama (long covid).

Nah, bagi kalian yang sudah memiliki riwayat penyakit paru harus ekstra waspada terkena infeksi Covid-19 karena berisiko memperparah penyakit paru yang ada dan butuh penanganan medis.
 
Senior Manager Medical Underwriter Sequis Fridolin Seto Pandu mengatakan penyakit paru dapat menyerang siapa saja. Terutama, yang memiliki gaya hidup tidak sehat, seperti perokok aktif termasuk perokok pasif yang sering terpapar asap rokok. Mereka akan mudah terkena penyakit bronchitis kronis dan PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik).

Menurutnya, seseorang yang aktivitasnya sering terpapar debu atau zat kimia dalam waktu lama dapat mengalami iritasi dan peradangan pada paru karena debu dan zat kimia bisa masuk ke saluran pernafasan sehingga menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Begitu pula dengan mereka yang tinggal di daerah perkotaan yang rentan terpapar polusi udara dari emisi gas buang kendaraan, asap pembakaran sampah, dan pabrik serta asap dan uap dari dapur.
 
“Jangan remehkan penyakit paru walau beberapa penyakit masih bisa disembuhkan, seperti infeksi Bronchitis akut, Pneumonia, ISPA, TB. Tetapi, tingkat kesembuhan atau keparahan pasien dipengaruhi oleh sistem imun, usia, dan keberadaan penyakit penyerta (komorbiditas),” ujarnya.

Selain itu, ada pula penyakit paru yang sangat sedikit kemungkinannya untuk sembuh karena sudah terjadi dalam jangka panjang.  Karena itulah dia mengatakan bahwa jenis pengobatan dan masa pengobatan tergantung tingkat kritisnya. 

Jika pun dapat sembuh kemungkinan sudah terdapat penurunan dari fungsi paru tersebut seperti, PPOK atau kanker paru.

“Penyebab utama penyakit ini dapat berbeda-beda tapi umumnya terjadi karena merokok dalam jangka waktu lama (tahunan) dan terpapar polusi udara menahun,” kata Fridolin.
 
Lantas bagaimana cara untuk menjaga kesehatan paru? Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menghindari penyebab penyakit-penyakit tersebut. 

"Jangan tidur di lantai tanpa alas, sebaiknya berhenti merokok, dan hindari asap rokok serta paparan polutan lainnya. Baik juga jika tidak bepergian pada malam hari atau jika tidak dapat dihindari maka gunakan pelindung yang aman, seperti pakaian lebih tebal atau jaket saat berkendara. Gunakan juga masker KN95 atau KF94 saat di ruang publik,” ungkapnya.

Fridolin juga menyarankan masyarakat menjaga kebersihan udara di rumah dengan membersihkan pendingin, jendela, ventilasi, dan memastikan sirkulasi udara di rumah tetap lancar. Kebersihan diri juga penting diperhatikan, misalnya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir terutama sebelum,  sesudah makan, dan setelah buang air. 

“Penyakit ini juga berkaitan dengan imunitas sehingga perlu aktif bergerak, rutin berolahraga, dan menyeimbangkan waktu bekerja dengan beristirahat, memperhatikan asupan gizi serta menghindari stres berlebih,” katanya.


Editor: Indyah Sutriningrum
SEBELUMNYA

Ini Yang Perlu Dilakukan Ketika Istri Resign dari Kantor

BERIKUTNYA

Begini Langkah-Langkah Membangun Fondasi Pemasaran Digital yang Efektif 

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: