Ilustrasi kreativitas anak (sumber gambar : marisa/unsplash)

Begini Cara Melatih Kreativitas dan Imajinasi pada Anak

29 July 2022   |   15:31 WIB
Image
Dewi Andriani Hypeabis.id

Like
Setiap anak terlahir dengan bakat dan kecerdasannya masing-masing. Kecerdasan tersebut akan makin berkembang seiring dengan bertambahnya usia, apalagi jika terus diasah dan dilatih. Ada sembilan jenis kecerdasan anak menurut teori Multiple Intelligences atau kecerdasan multipel, yang diperkenalkan oleh pakar pendidikan yang juga dari Universitas Harvard, Howard Gardner.

Anak bisa saja hanya memiliki satu kecerdasan atau bahkan kesembilannya. Salah satu jenis kecerdasan dari sembilan kecerdasan majemuk yang diungkapkan oleh psikolog Howard Gardner adalah visual spasial. Psikolog Anak dan Remaja Reneta Kristiani menjelaskan bahwa anak dengan kecerdasan visual spasial memiliki kemampuan terkait dengan keruangan.

“Jadi anak-anak dengan kecerdasan ini bisa membayangkan bentuk-bentuk keruangan dan tiga dimensi, bisa membaca peta dan arah dengan baik, serta memiliki daya imajinasi yang tinggi karena bisa membayangkan bentuk dan perspektif,” ujarnya.

Baca juga6 Rekomendasi Genre Buku Anak untuk Kembangkan Imajinasi

Dia mengatakan bahwa pada dasarnya setiap anak memiliki kecerdasan ini, tetapi memang ada yang lebih menonjol. Para orang tua juga bisa mengasah kemampuan daya imajinasi dan kreativitas anak dengan memberikan berbagai permainan yang terkait visual spasial.

Misalnya permainan lego, balok, atau bisa juga membebaskan anak berkreasi dengan memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak terpakai untuk dibentuk dan dikreasikan menjadi sesuatu yang bernilai tambah.

Menurutnya, orang tua harus memberi kesempatan dan kebebasan pada anak untuk berkreasi, jangan langsung menilai atau mengkritik karena itu akan membuat anak takut dan tidak berani berkreasi atau mengeksplorasi apa yang ada di dalam pikirannya.

Baca jugaKembangkan Imajinasi Anak dengan Bermain & Bercerita

 “Untuk melatih kecerdasan anak di bidang ini, orang tua tidak perlu membeli mainan yang mahal, dari barang-barang yang tidak terpakai seperti kardus atau kertas juga bisa, yang penting beri kebebasan pada anak untuk berkreasi,” jelasnya.

Selain mengajarkan di rumah, orang tua juga bisa menyekolahkan atau mengkursuskan anak di sekolah seni untuk melihat minat dan bakat anak di bidang tersebut. Namun, jangan hanya datang sekali atau dua kali saja tetapi coba ikut dalam program. “Jika anak enjoy ya boleh diteruskan, tetapi kalau anak tidak tertarik ya jangan dipaksa yang penting dikenalkan saja dulu karena kecerdasan dan ketertarikan anak berbeda-beda,” ucapnya.

Menurutnya anak yang memiliki kecerdasan ini bisa tumbuh menjadi sosok anak yang kreatif dan inovatif bahkan bisa jadi bisa menciptakan teknologi-teknologi terkini yang bermanfaat untuk kehidupan.

“Nantinya anak dengan kecerdasan visual spasial yang menonjol ini bisa menjadi seorang seniman, desainer atau arsitek. Tetapi bisa juga bekerja di profesi lainnya yang membutuhkan daya imajinasi dan kreativitas tinggi. Mungkin bisa saja menjadi pencipta robot atau membuat alat dan teknologi yang memudahkan kehidupan manusia,” ujarnya.


Editor: Gita Carla
SEBELUMNYA

Yuk Intip Keunikan Rumah Adat Minahasa

BERIKUTNYA

Ajak Anak Eksplorasi Kreativitasnya di Ganara Art Studio Yuk Moms, Segini Biayanya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: