Ilustrasi makanan khas Swiss. (Sumber gambar: Unsplash)

Selain Keju & Kentang, Ini 7 Makanan Tradisional khas Swiss

28 June 2022   |   08:49 WIB

Sebagian dari Genhype mungkin terpikir dengan keju dan cokelat sebagai makanan khas dari Swiss dan identik dengan negara tersebut. Kepopuleran dua jenis makanan tersebut bisa ditelisik kembali dari pengaruh budaya dan geografis yang ada di Swiss, termasuk komoditas kentang.

Dengan letaknya yang diapit oleh beberapa negara, Swiss memiliki kuliner yang terpengaruh oleh Italia Utara, Prancis, dan Jerman sehingga makanannya cenderung memiliki rasa yang hambar dengan bahan-bahan yang dasar. Beberapa contoh kuliner yang sering didengar dari Swiss adalah fondue (keju leleh dengan roti atau kentang), raclette, dan rosti.

Baca juga: 7 Makanan Khas Mesir yang Menggugah Selera

Selain ketiga makanan ini, Swiss ternyata memiliki setidaknya beberapa makanan tradisional yang khas dengan sembilan di antaranya dirincikan di bawah ini.
 

1. Quiche

Sebagian dari Genhype pernah mendengar quiche yang dihidangkan di beberapa restoran Eropa atau coffee shop franchise dari Amerika Serikat. Diadaptasi dari Prancis, versi Swiss dari makanan ini cenderung berfokus pada bahan custard dengan tambahan daging, ikan, atau sayuran dengan topping yang bervariasi dari bawang bombay hingga apel manis. Biasanya, makanan ini disajikan saat ulang tahun atau perayaan khusus.
 

2. Landjäger

Terpengaruh dari Jerman yang identik dengan olahan dagingnya, Landjager merupakan olahan daging berbentuk sosis setengah kering yang populer di Swiss. Pembuatannya mengandalkan beberapa bahan seperti beberapa jenis daging dan lemak daging, gula, beberapa rempah, dan anggur merah. Biasanya, makanan ini identik sebagai camilan saat melakukan berbagai aktivitas seperti mendaki dan mudah dibawa saat bepergian.
 

3. Älplermagronen

Selain keju, olahan dairy atau produk sapi yang juga menjadi khas dari Swiss adalah Älplermagronen atau makaroni Alpen. Dikenal sebagai hidangan untuk para penggembala yang menjaga hewan ternaknya, makanan yang populer sejak 1930an ini menjadi makanan tradisional yang populer dengan beberapa bahan seperti pasta makaroni, keju, bawang bombay, susu atau krim, apel, dan kentang.
 

4. Malakoff

Olahan berbahan utama keju yang tidak kalah menarik di Swiss adalah Malakoff yang merupakan makanan yang umum di kawasan Swiss barat. Makanan yang dibawa oleh para tentara bayaran saat perang antara tentara Prancis-Jerman dengan Rusia ini berbentuk roti bola keju yang digoreng. Hidangan ini umumnya disajikan dengan beberapa makanan pendamping yang segar seperti acar bawang bombay, acar timun, dan saus mustard.
 

5. Bündner Nusstorte

Hidangan berbasis pastry yang direkomendasikan untuk permulaan dalam mengenal makanan khas Swiss adalah Bündner Nusstorte atau Engadiner Nusstorte. Makanan yang dikembangkan dari kawasan utara Swiss ini memiliki isian kacang walnut manis dengan saus karamel dengan kulit yang terbuat dari tepung, gula, telur, mentega, dan sedikit garam.

Hidangan penutup ini juga umumnya memiliki beberapa madu dan disajikan dengan segelas teh atau kopi. Kepopuleran pastry manis ini diklaim menyumbangkan 20-40 persen pendapatan dari toko-toko kue di negara tersebut.

Baca juga: 5 Menu Unik Khas Jakarta, Cobain Resepnya Yuk!
 

6. Zürcher Geschnetzeltes

Meski hidangan sejenis semur tidak banyak ditemukan di Swiss, salah satu makanan yang bisa jadi perkenalan dengan makanan berkuah dari negara ini adalah Zürcher Geschnetzeltes yang berarti ragout daging sapi muda dan jamur khas Zurich. Makanan tradisional ini terpengaruh dari budaya Jerman, misalnya penggunaan daun parsley dan parutan kulit lemon.

Makanan ini menarik perhatian dengan penggunaan irisan daging sapi yang masih muda dan disajikan dengan rosti (sejenis hash brown khas Swiss) dan anggur putih. Tidak hanya itu, makanan yang pertama kali disebut dalam sebuah buku resep pada 1947 kini memiliki beberapa pengembangan seperti daging yang bisa diganti ke daging ayam serta penambahan jamur dan irisan ginjal sapi muda.
 

7. Leckerli

Sebagian dari Genhype mungkin tahu dengan biskuit speculaas, biskuit dari Belanda yang terbuat dari rempah seperti kayu manis, lada, jahe, cengkeh, kapulaga, dan pala. Tapi, Swiss ternyata punya biskuit serupa bernama Leckerli. Biskuit yang serupa dengan gingerbread ini diadaptasi dari camilan Lebkuchen dari Jerman, tapi memiliki tambahan hazelnut di dalamnya. Biskuit ini cocok disajikan bersama teh dan saat perayaan Natal.

Editor: Fajar Sidik 
SEBELUMNYA

Marshanda Sempat Hilang di LA, Kenali 3 Episode dalam Bipolar

BERIKUTNYA

Sinopsis Cafe Minamdang, Pertemukan Dukun Mantan Profiler & Detektif

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: