Ilustrasi kelinci peliharaan. (Sumber foto: Freepik)

Lucu Bukan Berarti Mudah: Fakta Penting Sebelum Memutuskan Pelihara Kelinci

25 September 2025   |   07:00 WIB
Image
Aira Shakuntala Wardhana Mahasiswa Universitas Bina Nusantara

Kelinci dengan telinga panjang dan bulu lembutnya sering membuat siapa saja gemas. Tidak heran jika hewan ini menjadi pilihan populer setelah kucing dan anjing. Sayangnya, di balik kelucuan dan tingkahnya, masih banyak orang di Indonesia belum memahami cara merawat kelinci.

Minimnya edukasi serta terbatasnya produk khusus kelinci sering membuat usia mereka pendek. Banyak orang mengira kelinci adalah hewan yang mudah dirawat, padahal kenyataannya jauh lebih kompleks. Sama seperti hewan peliharaan lainnya, kelinci juga butuh perhatian khusus, mulai dari pola makan, kebersihan kandang, hingga kesehatan rutin.

Baca juga: 4 Rekomendasi Hewan Peliharaan Yang Mudah Dirawat

Menganggap kelinci sebagai hewan peliharaan “ringan” justru dapat berakhir pada kesalahpahaman dan risiko yang merugikan bagi hewan tersebut.

Karena itu, memutuskan untuk memelihara kelinci bukanlah hal sepele, melainkan sebuah komitmen besar. Diperlukan pengetahuan, kesabaran, serta persiapan jangka panjang agar kelinci bisa hidup sehat dan bahagia. Dengan edukasi yang tepat, pemilik tidak hanya bisa menikmati kelucuan hewan ini, tetapi juga memastikan mereka mendapatkan kehidupan yang layak.

Dilansir dari Little Hay Co berikut hal-hal yang perlu Diketahui Sebelum Memelihara Kelinci?


1. Pola Makan yang Tepat

Kelinci membutuhkan makanan secara terus-menerus agar sistem pencernaannya tetap sehat. Diet mereka harus terdiri dari 85–90% jerami segar, ditambah sayuran hijau dan sedikit buah sebagai camilan. Meskipun wortel sering diasosiasikan dengan kelinci, sebenarnya wortel hanyalah camilan tambahan, bukan makanan utama.


2. Umur Panjang, Tanggung Jawab Banyak

Seekor kelinci dapat hidup hingga 10–12 tahun. Artinya, memelihara kelinci bukanlah keputusan sesaat. Jika diberikan pada anak-anak, maka ketika mereka beranjak dewasa dan sibuk, tanggung jawab perawatan akan beralih ke orang tua. Inilah sebabnya mengapa orang tua harus mempertimbangkan dengan matang sebelum membiarkan anak memelihara kelinci.


3. Tidak untuk Anak Kecil

Meski terlihat jinak, kelinci bukan hewan peliharaan yang ideal untuk anak-anak. Sebagai hewan mangsa, kelinci mudah terkejut oleh suara keras dan gerakan mendadak. Menggendong mereka sembarangan justru bisa membuat kelinci stres karena merasa sedang ditangkap predator.


4. Butuh Ruang dan Latihan Rutin

Kelinci tidak boleh hanya dikurung di dalam kandang. Mereka membutuhkan setidaknya empat jam latihan setiap hari untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Idealnya, kelinci memiliki ruangan khusus untuk berlari bebas. Jika tidak memungkinkan, kandang harus cukup luas lima kali ukuran tubuh kelinci—dan dibersihkan secara rutin.


5. Bisa Dilatih dan Diajak Beraktivitas

Dengan kesabaran, kelinci bisa diajarkan berjalan menggunakan tali pengikat. Beberapa pemilik bahkan mengajak kelinci mereka berjalan-jalan ke taman, pantai, hingga jalur hiking. Aktivitas ini tidak hanya baik untuk kesehatan kelinci, tetapi juga bisa menjadi pengalaman unik bagi pemiliknya.

Kelinci memang menggemaskan, tetapi di balik bulu halus dan wajah polosnya, ada tanggung jawab besar yang harus dipikul pemiliknya. Edukasi tentang pola makan, ruang gerak, dan kebutuhan psikologis kelinci sangat penting agar mereka bisa hidup sehat hingga usia maksimalnya.

Jadi, sebelum memutuskan untuk membawa pulang kelinci karena terlihat lucu, tanyakan kembali pada diri sendiri: apakah Genhye siap berkomitmen merawatnya selama lebih dari satu dekade? Jika iya, maka kelinci bisa menjadi teman setia yang penuh keceriaan di rumah.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

Hypeprofil Joe Taslim: Perjalanan Karier Bintang Hollywood yang Berakar dari Tanah Air

BERIKUTNYA

Eksklusif Dewi Motik: Meniti Karier dari Dunia Modeling sampai Tokoh Pemberdayaan Perempuan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga