Lukman Sardi Berduka, Sang Kakak Santi Sardi Meninggal Dunia
09 August 2025 |
11:25 WIB
Kabar duka datang dari aktor senior Lukman Sardi. Sang kakak, Santi Sardi, meninggal dunia pada Jumat (8/8/2025) sekitar pukul 15.15-15.21 WIB di Rumah Sakit Kramat 128, Jakarta Pusat. Santi Sardi berpulang di usianya yang ke-56 tahun.
Kabar tersebut dibagikan langsung oleh Lukman melalui media sosial. Pada unggahan yang memuat foto mendiang kakaknya, dia juga menuliskan pesan yang mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas kepergian salah satu anggota keluarga terdekatnya.
"Hi Mbak... Tugas Mbak Santi sudah selesai di dunia ini.. meski rasa kehilangan begitu besar tapi yang penting Mbak Santi udah nggak sakit lagi," tulis Lukman Sardi di laman Instagram resminya.
Baca Juga: Reaksi Pertama Lukman Sardi saat Membaca Naskah Film Mungkin Kita Perlu Waktu
Lebih lanjut, Lukman menambahkan, bahwa semua orang akan merindukan Mbak Santi, yang kini telah tenang dalam kedamaian abadi. Dalam pesan itu, dia juga menitipkan salam penuh kasih kepada ayah mereka, Idris Sardi, sang maestro biola Indonesia yang telah lebih dulu berpulang pada 28 April 2014 di usia 75 tahun.
"Rest In Love Mbak, dan peluk erat buat papa ya .. Love you much Mbak," lanjutnya.
Jenazah Santi Sardi disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jl. Mandor Ety No. 29, Beji, Tanah Baru, Depok, Jawa Barat. Rencananya, almarhumah akan dimakamkan pada Sabtu (9/8/2025) pagi di TPU Menteng Pulo, Jakarta.
Santi Sardi atau nama lengkapnya Nour Risanti Sardi merupakan anak sulung dari pasangan musisi ternama Idris Sardi dan Zerlita, serta kakak kandung dari aktor Lukman Sardi.
Lahir di Jakarta pada 3 Juni 1969, Santi Sardi dikenal sebagai aktris era 1970-an bersama Chicha Koeswoyo dan Yoan Tanamal. Sepanjang 1974-1980, dia membintangi sejumlah judul layar lebar, dari Melawan Badai, Selalu di Hatiku, Satu Malam Dua Cinta, hingga Senyum untuk Mama.
Tahun 1975 menjadi tonggak penting dalam kariernya. Lewat perannya di layar lebar, Santi berhasil meraih penghargaan Pemeran Anak-Anak Terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI). Pencapaian ini tidak hanya menegaskan kualitas aktingnya, tetapi juga menempatkannya sebagai salah satu ikon perfilman Indonesia era tersebut.
Meski kiprahnya di layar lebar tidak berlangsung panjang, Santi Sardi tetap dikenang sebagai salah satu wajah yang mewakili generasi emas perfilman anak-anak Indonesia. Keberadaannya menjadi inspirasi bagi banyak bintang cilik setelahnya, termasuk adiknya sendiri, Lukman Sardi, yang kemudian tumbuh menjadi salah satu aktor ternama Tanah Air.
Baca Juga: Peringati Setahun Wafat, Buku Biografi Yudhistira A.N.M. Massardi Diluncurkan di PDS HB.Jassin
Kepergian Santi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat terdekatnya, terutama Lukman Sardi selama ini dikenal begitu dekat dengan sang kakak.
Kabar tersebut dibagikan langsung oleh Lukman melalui media sosial. Pada unggahan yang memuat foto mendiang kakaknya, dia juga menuliskan pesan yang mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas kepergian salah satu anggota keluarga terdekatnya.
"Hi Mbak... Tugas Mbak Santi sudah selesai di dunia ini.. meski rasa kehilangan begitu besar tapi yang penting Mbak Santi udah nggak sakit lagi," tulis Lukman Sardi di laman Instagram resminya.
Baca Juga: Reaksi Pertama Lukman Sardi saat Membaca Naskah Film Mungkin Kita Perlu Waktu
Lebih lanjut, Lukman menambahkan, bahwa semua orang akan merindukan Mbak Santi, yang kini telah tenang dalam kedamaian abadi. Dalam pesan itu, dia juga menitipkan salam penuh kasih kepada ayah mereka, Idris Sardi, sang maestro biola Indonesia yang telah lebih dulu berpulang pada 28 April 2014 di usia 75 tahun.
"Rest In Love Mbak, dan peluk erat buat papa ya .. Love you much Mbak," lanjutnya.
Santi Sardi atau nama lengkapnya Nour Risanti Sardi merupakan anak sulung dari pasangan musisi ternama Idris Sardi dan Zerlita, serta kakak kandung dari aktor Lukman Sardi.
Lahir di Jakarta pada 3 Juni 1969, Santi Sardi dikenal sebagai aktris era 1970-an bersama Chicha Koeswoyo dan Yoan Tanamal. Sepanjang 1974-1980, dia membintangi sejumlah judul layar lebar, dari Melawan Badai, Selalu di Hatiku, Satu Malam Dua Cinta, hingga Senyum untuk Mama.
Tahun 1975 menjadi tonggak penting dalam kariernya. Lewat perannya di layar lebar, Santi berhasil meraih penghargaan Pemeran Anak-Anak Terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI). Pencapaian ini tidak hanya menegaskan kualitas aktingnya, tetapi juga menempatkannya sebagai salah satu ikon perfilman Indonesia era tersebut.
Meski kiprahnya di layar lebar tidak berlangsung panjang, Santi Sardi tetap dikenang sebagai salah satu wajah yang mewakili generasi emas perfilman anak-anak Indonesia. Keberadaannya menjadi inspirasi bagi banyak bintang cilik setelahnya, termasuk adiknya sendiri, Lukman Sardi, yang kemudian tumbuh menjadi salah satu aktor ternama Tanah Air.
Baca Juga: Peringati Setahun Wafat, Buku Biografi Yudhistira A.N.M. Massardi Diluncurkan di PDS HB.Jassin
Kepergian Santi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat terdekatnya, terutama Lukman Sardi selama ini dikenal begitu dekat dengan sang kakak.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.