Asal-usul Karakter Tung Tung Tung Sahur yang Kini Lagi Viral
18 June 2025 |
15:46 WIB
Karakter yang dibuat menggunakan artificial intelligence (AI), Tung Tung Tung Sahur, kini tengah jadi sorotan. Sebab, karakter tersebut kini tak hanya bisa dinikmati dalam bentuk konten di media sosial saja, tetapi juga muncul di dalam gim Free Fire besutan studio Garena.
Per 12 Juni 2025, Garena memang mengumumkan bahwa karakter Tung Tung Tung Sahur kini sudah bisa dimainkan di gimnya. Garena bahkan membagikan bundle karakter ini secara gratis.
Syaratnya, pemain hanya perlu menyelesaikan berbagai misi di dalam game untuk bisa mendapatkan bundle spesial ini. Tak hanya itu, di event spesial ini, Free Fire juga akan menghadirkan Voice Pack khas dari Anomali Tung Tung Tung Sahur.
Baca juga: Mayoritas Masyarakat Indonesia Tak Masalah dengan Konten Digital Buatan AI
Namun, belum lama ini, Noxa, kreator di balik Tung Tung Tung Sahur buka suara mengenai kemunculan karakternya di gim Free Fire. Dia pun mengungkap kekecewaannya. “Iya gua tau gabisa di copyright, tapi minimal etika kek gue chat ga dijawab?” tulisnya.
Karakter Tung Tung Tung Sahur pertama kali dikenal publik melalui video pendek yang diunggah Noxa di platform TikTok. Dalam video tersebut, Noxa memerankan sosok warga yang berkeliling membangunkan sahur dengan irama khas dan nada jenaka.
Unggahan itu viral dan menjadi ciri khas yang melekat pada dirinya sebagai konten kreator. Di media sosial, meme Tung Tung Tung Sahur sering muncul dalam bentuk video maupun gambar.
Karakter ini dikenal sebagai bagian dari tren Meme Brainrot, jenis meme yang identik dengan desain absurd dan ganjil, yang biasanya makhluk hidup digabungkan dengan objek-objek tak lazim.
Karakter-karakternya sering tampil dalam wujud menyerupai manusia atau memiliki ciri antropomorfik. Fenomena ini juga dikenal dengan sebutan Italian Brainrot, meme anomali, hewan anomali, atau anomali TikTok.
Setiap karakter dalam tren ini biasanya memiliki cerita latar yang unik dan suara yang terdengar seperti robot. Selain Tung Tung Tung Sahur, berbagai karakter lain juga menjadi bagian dari tren ini di jagat maya, seperti Tralalero Tralala, seekor hiu bersepatu.
Kemudian, juga ada Bombardiro Crocodillo, buaya berbadan pesawat tempur, Ballerina Cappucina, sosok dengan kepala cangkir berisi cappuccino dan tubuh balerina, serta Bombombini Gusini, karakter angsa dengan badan berbentuk pesawat.
Baca juga: Google Veo 3 & Flow Bakal Jadi Game Changer Pembuatan Film Berbasis AI?
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Per 12 Juni 2025, Garena memang mengumumkan bahwa karakter Tung Tung Tung Sahur kini sudah bisa dimainkan di gimnya. Garena bahkan membagikan bundle karakter ini secara gratis.
Syaratnya, pemain hanya perlu menyelesaikan berbagai misi di dalam game untuk bisa mendapatkan bundle spesial ini. Tak hanya itu, di event spesial ini, Free Fire juga akan menghadirkan Voice Pack khas dari Anomali Tung Tung Tung Sahur.
Baca juga: Mayoritas Masyarakat Indonesia Tak Masalah dengan Konten Digital Buatan AI
Namun, belum lama ini, Noxa, kreator di balik Tung Tung Tung Sahur buka suara mengenai kemunculan karakternya di gim Free Fire. Dia pun mengungkap kekecewaannya. “Iya gua tau gabisa di copyright, tapi minimal etika kek gue chat ga dijawab?” tulisnya.
Karakter Tung Tung Tung Sahur pertama kali dikenal publik melalui video pendek yang diunggah Noxa di platform TikTok. Dalam video tersebut, Noxa memerankan sosok warga yang berkeliling membangunkan sahur dengan irama khas dan nada jenaka.
Unggahan itu viral dan menjadi ciri khas yang melekat pada dirinya sebagai konten kreator. Di media sosial, meme Tung Tung Tung Sahur sering muncul dalam bentuk video maupun gambar.
Karakter ini dikenal sebagai bagian dari tren Meme Brainrot, jenis meme yang identik dengan desain absurd dan ganjil, yang biasanya makhluk hidup digabungkan dengan objek-objek tak lazim.
Karakter-karakternya sering tampil dalam wujud menyerupai manusia atau memiliki ciri antropomorfik. Fenomena ini juga dikenal dengan sebutan Italian Brainrot, meme anomali, hewan anomali, atau anomali TikTok.
Setiap karakter dalam tren ini biasanya memiliki cerita latar yang unik dan suara yang terdengar seperti robot. Selain Tung Tung Tung Sahur, berbagai karakter lain juga menjadi bagian dari tren ini di jagat maya, seperti Tralalero Tralala, seekor hiu bersepatu.
Kemudian, juga ada Bombardiro Crocodillo, buaya berbadan pesawat tempur, Ballerina Cappucina, sosok dengan kepala cangkir berisi cappuccino dan tubuh balerina, serta Bombombini Gusini, karakter angsa dengan badan berbentuk pesawat.
Baca juga: Google Veo 3 & Flow Bakal Jadi Game Changer Pembuatan Film Berbasis AI?
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.