Ilustrasi (sumber : Leeloo The First/pexels)

5 Strategi Branding UMKM agar Naik Kelas di Tengah Persaingan Ketat

01 June 2025   |   18:28 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Di tengah persaingan bisnis yang kian ketat, pelaku usaha mmikro kecil dan menengah tak bisa mengandalkan promosi atau perang harga. Pasalnya, konsumen saat ini bukan hanya  membeli produk, tetapi juga cerita, nilai, dan pengalaman sehingga branding menjadi penting.

Namun sayangnya masih banyak masyarakat yang kurang memahami branding karena hanya dinilai sebaras desain logo atau tema media sosial semata. Padahal branding adalah bagaimana sebuah bisnis dikenali, dirasakan, dan akhirnya direkomendasikan.

Tanpa branding yang kuat, produk mudah tenggelam di tengah gempuran perang harga. Sebaliknya, pelaku usaha yang mampu membangun identitas yang otentik dan relevan melalui branding yang tepat, berpeluang untuk naik kelas.

Baca Juga: Intip Kiat dari Presenter Kemal Mochtar Membangun Personal Branding pada Era Digital 

Berikut lima strategi branding yang dapat diterapkan dan terbukti mampu membawa bisnis bertumbuh secara berkelanjutan seperti disampaikan dilakukan oleh The Hallway Space dan Photoplace Indonesia.

 

1. Temukan dan kuatkan identitas bisnis

Langkah awal membangun brand adalah mengenali siapa diri Anda sebagai pelaku usaha. Apa nilai utama yang ingin dibawa? Apa gaya komunikasi dan pengalaman yang ingin diberikan kepada konsumen?

Misalnya saja The Hallway Space di Bandung membangun identitas sebagai ruang kreatif yang tumbuh dari pasar tradisional. Bukan sekadar tempat jualan, tetapi ruang hidup.

Branding itu bukan hanya mengubah tempat, tapi mengubah cara pandang. Kami ingin orang datang ke pasar bukan hanya untuk belanja, tapi untuk berkegiatan, bersosialisasi, dan merasa terhubung,” ujar Rilly Robi, Co-Founder The Hallway Space.

 

2. Bangun cerita yang relevan dan otentik

Brand yang kuat selalu punya cerita yang bisa dikaitkan oleh konsumennya. Narasi ini bisa datang dari latar belakang pendiri, proses produksi, atau nilai yang diperjuangkan.

Seperti Photoplace Indonesia yang menjadikan pengalaman di photobox sebagai narasi utama, bukan sekadar hasil fotonya.

“Dari suasana hingga hasil akhir, kami ingin setiap orang merasa sedang menciptakan kenangan, bukan hanya foto biasa,” ujar Isni Suci Nuranisa, Marketing Manager Photoplace Indonesia.

 

3. Konsisten di semua kanal dan titik temu

Kesalahan umum UKM adalah fokus hanya pada tampilan online, tetapi lupa bahwa branding hadir di seluruh titik temu dengan konsumen, baik offline maupun digital.

The Hallway Space menjaga konsistensi identitasnya lewat aktivitas komunitas di pasar dan komunikasi yang membumi di media sosial.

"Banyak yang mengira branding itu visual. Padahal, branding itu strategi bagaimana membentuk persepsi dan loyalitas,” ujar Rilly Robi.

 

4. Pahami konsumen dan dengarkan mereka

Branding yang baik dibangun berdasarkan pemahaman mendalam terhadap siapa yang dituju. Tanpa riset, strategi branding berisiko tidak relevan. Photoplace Indonesia menggunakan pendekatan desain yang disesuaikan dengan karakter konsumen milenial dan Gen Z.

“Kalau kita tahu siapa target pasarnya, semua keputusan bisnis jadi lebih jelas, mulai dari harga, desain, sampai cara komunikasi,” ujar Isni Suci Nuranisa.

 

5. Investasi pada makna, bukan sekadar viralitas

Viral bisa membawa perhatian, tapi makna membawa loyalitas. Di tengah dunia yang cepat berubah, brand yang bermakna akan lebih mudah diingat, bahkan tanpa promosi besar-besaran.

Konsumen masa kini mencari keterhubungan, bukan sekadar diskon. Mereka memilih brand yang mencerminkan nilai yang mereka percayai.

Untuk mendukung UKM naik kelas melalui kekuatan branding, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menghadirkan program Perintis Berdaya yang akan diselenggarakan pada 18–20 Juni 2025 di Bandung, dengan fokus utama pada pelatihan branding strategis.

Baca Juga: 4 Cara Membangun Personal Branding di LinkedIn

SEBELUMNYA

WHO Imbau Dunia Tetap Waspada Penyebaran Covid-19 dan Perkuat Vaksinasi

BERIKUTNYA

Orkestrasi Musik Sinematik Spesial Bakal Hadir di Pagelaran Sabang Merauke 2025

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga