Prancis akan melarang merokok di seluruh area publik terbuka. (Sumber gambar: Kitt Hutchinson/Unsplash)

Prancis Larang Merokok di Area Publik Terbuka Mulai 1 Juli 2025

01 June 2025   |   11:45 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Prancis akan melarang merokok di seluruh area publik terbuka yang boleh dikunjungi anak-anak, seperti pantai, taman, dan halte bus. Aturan ini merupakan bagian dari Program Pengendalian Tembakau Nasional Prancis untuk menurunkan angka kematian di negara tersebut akibat rokok.

Menteri Kesehatan Prancis Catherine Vautrin mengumumkan pada Kamis (29/5/2025) bahwa larangan merokok di area publik terbuka akan berlaku mulai 1 Juli 2025. Larangan tersebut akan berlaku di semua area publik terbuka yang boleh dikunjungi anak-anak seperti pantai, taman, kebun umum, lingkungan sekitar sekolah, halte bus dan tempat olahraga.

"Tembakau harus dihilangkan di tempat-tempat yang terdapat anak-anak. Generasi tanpa asap rokok adalah keniscayaan dan itu harus dimulai sekarang," katanya kepada surat kabar Prancis Ouest France, dikutip dari France24.

Baca juga: Hari Tanpa Tembakau Sedunia Soroti Bahaya Rokok dan Vape 

Aturan tersebut merupakan bagian dari Program Pengendalian Tembakau Nasional Prancis yang diumumkan pada November 2023. Adapun, masyarakat yang melanggar aturan tersebut akan dikenai denda sebesar 135 Euro atau hampir Rp2,5 juta. "Kebebasan merokok berhenti ketika hak anak-anak untuk menghirup udara bersih dimulai," kata Vautrin.

Namun, larangan merokok tidak berlaku di teras kafe dan bar yang ada di Prancis. Meski demikian, pemerintah setempat tidak menutup kemungkinan untuk memberlakukan larangan serupa pada masa mendatang di tempat-tempat tersebut.

Selain itu, saat ini, penggunaan rokok elektronik atau vape juga belum dilarang. Akan tetapi, Vautrin menekankan bahwa pemerintah Prancis akan menurunkan kandungan nikotin yang diizinkan di rokok elektronik, serta mengurangi variasi rasa yang tersedia di pasaran pada pertengahan tahun 2026.

Adapun, rincian aturan larangan merokok di area publik terbuka di Prancis masih belum ditetapkan. Detail pelaksanaan aturan tersebut tengah dirumuskan bersama Dewan Negara Prancis (Conseil d'État), badan penasihat Prancis yang bertugas memberi nasihat kepada pemerintah tentang rancangan undang-undang dan keputusan mendatang.

Menurut survei yang dilakukan oleh LSM La Ligue contre le cancer, hampir 8 dari 10 responden mendukung pelarangan merokok, sementara 83 persen mendukung undang-undang serupa untuk rokok elektronik.

Aturan larangan merokok di area publik terbuka yang diumumkan oleh Prancis menyusul pengumuman dari pemerintah Spanyol pada pekan ini, yang mengungkap rencana mereka untuk melarang merokok di berbagai tempat, termasuk teras bar dan restoran, kampus, kendaraan yang digunakan untuk keperluan kerja, serta acara olahraga luar ruangan.

Pemerintah Prancis kini memang tengah menjadikan penanggulangan jumlah kematian akibat rokok sebagai salah satu misi utama mereka, sebagaimana dilansir dari Euro News. Setiap tahun, 75.000 orang diperkirakan meninggal akibat penyakit komplikasi yang disebabkan oleh tembakau di Prancis.

Pada 2023, Prancis akhirnya membuat Program Pengendalian Tembakau Nasional, dengan menyusun sebanyak 26 kebijakan termasuk menaikkan harga tembakau, memperkenalkan kemasan polos, dan melarang penjualan produk vaping dalam upaya untuk mengurangi kematian terkait merokok.

Rencana program-program tersebut disusun untuk dijalankan mulai tahun 2023 hingga 2027 mendatang. Hal ini merupakan langkah nyata pemerintah Prancis untuk mewujudkan generasi bebas tembakau pada 2032. 

Baca juga: 7 Risiko Penyakit Kronis yang Dikaitkan dengan Rokok Elektrik

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News
Editor:

SEBELUMNYA

Simak Tema Hari Orang Tua Sedunia 2025 & Sejarahnya Tiap 1 Juni

BERIKUTNYA

5 Aksi Panggung yang Paling Ditunggu di BNI Java Jazz Festival 2025 Day 3

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga