Pemerintah Minta Klarifikasi Promotor Terkait Pengaduan Penonton Konser DAY6
08 May 2025 |
19:30 WIB
Kekisruhan penyelenggaraan konser Day6 terus bergulir. Kementerian Pariwisata memanggil pihak-pihak terkait untuk menggali informasi yang komprehensif sebagai bentuk tindak lanjut tentang laporan penyelenggaraan konser band asal Korea Selatan itu.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan bahwa pemerintah memiliki komitmen untuk mewujudkan ekosistem penyelenggaraan event yang baik, yang dapat memberikan dampak luas kepada seluruh pihak.
Baca juga: Mecimapro Buka Opsi Refund Tiket Konser DAY6, Begini Mekanismenya
“Event sebagai bagian penting dari lingkup pariwisata memiliki peranan besar dalam memajukan perekonomian nasional, melalui pergerakan wisatawan, pembukaan lapangan kerja, dan multiplier ekonomi yang membuat dampaknya dirasakan masyarakat luas," katanya dalam siaran pers yang diterima Hypeabis.id pada Kamis (8/5/2025).
Dia menuturkan, Kementerian Pariwisata telah memanggil dan menggali keterangan dari Mecimapro selaku promotor saat audiensi yang juga dihadiri oleh Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI).
Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar Vinsensius Jemadu mengatakan bahwa pemerintah perlu memiliki informasi yang akurat untuk memetakan persoalan dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambil.
"Kami akan memastikan segala prosesnya berjalan dengan baik dalam balutan semangat mewujudkan ekosistem penyelenggaraan event yang berkualitas dengan tanpa mengesampingkan hak dan kewajiban masing-masing pihak," ujarnya.
Dia menambahkan, kementerian pariwisata akan terus memberikan pendampingan kepada para pelaku industri event agar dapat mengembangkan ekosistem konser musik yang berkualitas di tanah air.
Dalam pendampingan yang dilakukan, terdapat harapan adanya peningkatan kualitas dalam penyelenggaraan konser, fasilitas infrastruktur pendukung, sampai sumber daya manusia. Dengan begitu, reputasi penyelenggaraan pentas pertunjukan berskala internasional dapat mengalami peningkatan.
Untuk diketahui, konser band asal Korea Selatan Day6 telah berjalan sukses di Jakarta beberapa waktu lalu. Namun, konser tersebut menimbulkan beberapa kekisruhan. Salah satu di antaranya adalah pengembalian dana yang masih belum usai.
My Day Berserikat, komunitas yang dibentuk oleh penggemar band Day6, beberapa waktu lalu mengungkapkan data independen yang menunjukkan bahwa refund tiket baru Rp397,3 juta dari total Rp4,26 miliar. Jadi, masih ada Rp3,87 miliar yang masih harus dikembalikan.
Data perkembangan tersebut disampaikan oleh My Day Berserikat melalui media sosial instagram dan merupakan data per 6 Mei 2025 pukul 14.00 WIB. Tidak hanya itu, data tersebut juga merupakan data refund tiket yang dibeli dari Mecimashop dan MCP Membership.
Dalam unggahannya, My Day Berserikat memberikan disclaimer bahwa data tersebut berasal dari My Day, sebutan penggemar Day6, yang telah mengajukan refund dan mengisi formulir Kawal Refund Mecima.
Angka yang ditampilkan bukan merupakan data resmi dari promotor, karena bisa jadi tidak semua yang mengajukan refund mengisi formulir, dan belum semua yang telah menerima refund memperbarui datanya.
Panggilan Kemendag
Sebelumnya, Kementerian Perdagangan melalui Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) memanggil promotor Mecimapro dan platform penjualan tiket Tiket.com untuk memberikan klarifikasi atas sejumlah aduan konsumen terkait konser DAY6 yang digelar pada 3 Mei 2025 di Stadion Madya, GBK Jakarta.
Direktur Jenderal PKTN, Moga Simatupang, menyatakan bahwa pemanggilan ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen yang merasa dirugikan. Sejumlah penggemar melaporkan persoalan mulai dari perubahan lokasi konser secara mendadak hingga ketidakjelasan posisi tempat duduk serta kesulitan dalam pengajuan refund.
“Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjamin hak-hak konsumen. Kami telah meminta klarifikasi dari Mecimapro sebagai penyelenggara, dan Tiket.com sebagai penjual tiket,” ujar Moga siaran pers, dikutip Kamis (8/5/2025).
Dari pertemuan tersebut, pihak Mecimapro, melalui Fransiska Melani selaku Direktur, menyampaikan bahwa proses refund sedang berjalan dan telah mencapai sekitar 30–40 persen. Mereka menargetkan penyelesaian pengembalian dana paling lambat akhir Mei 2025. Melani juga menyatakan bahwa konsumen yang membeli tiket lewat situs resmi Mecimapro dan belum menerima refund bisa menghubungi mereka via email.
Menanggapi kekisruhan yang terjadi, Mecimapro menegaskan bahwa pembeli tiket yang sudah menerima nomor kursi tetap bisa menonton konser. Pihak promotor juga mengklaim telah menyediakan fasilitas tambahan seperti bus antar-jemput, jas hujan, layanan medis, dan makanan gratis sebagai bentuk kompensasi.
Sementara itu, Tiket.com melalui Legal Senior Manager Martino Arnoldi menjelaskan bahwa pihaknya mulai memproses pengembalian dana karena belum menerima data nomor kursi lengkap dari promotor. Refund dijanjikan akan selesai secara otomatis paling lambat 14 Mei 2025, dan dapat dilakukan dalam berbagai bentuk seperti uang tunai, saldo Bliblipay, atau gift voucher.
Ketua APMI Dino Hamid mendorong agar Mecimapro menuntaskan pengembalian dana tepat waktu. Komisioner BPKN Fitrah Bukhari juga menekankan pentingnya edukasi kepada konsumen serta evaluasi menyeluruh dari pihak promotor untuk acara mendatang.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi Advokasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Fitrah Bukhari yang mengimbau agar pihak promotor lebih giat mengedukasi konsumen. Dia juga mendorong
promotor melakukan perbaikan dalam penyelenggaraan kegiatan serupa di waktu yang akan
datang.
Tanggapan Promotor
Di sisi lain, promotor konser MECIMAPRO telah menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada para penggemar DAY6 yang hadir di konser Jakarta atas berbagai ketidaknyamanan yang terjadi selama pelaksanaan acara, termasuk perubahan lokasi secara mendadak.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa (7/5), MECIMAPRO mengakui bahwa pelaksanaan konser tidak memenuhi standar yang seharusnya diterima oleh para penonton. Mereka juga meminta maaf kepada para personel DAY6 dan pihak agensi JYP Entertainment atas gangguan yang terjadi selama acara berlangsung.
“Kami sangat menghargai dukungan dan cinta yang tak tergoyahkan dari para penggemar terhadap acara ini, dan dengan penuh penyesalan kami menyadari bahwa kami belum mampu memenuhi standar yang semestinya Anda terima,” tulis MECIMAPRO dalam pernyataan tertulisnya di akun IG @mecimapro.
Promotor juga menyatakan bahwa mereka tidak menutup mata terhadap kekecewaan penggemar dan menyebut kejadian ini sebagai pengalaman yang tidak diharapkan. Untuk mencegah kejadian serupa, MECIMAPRO mengaku telah berdiskusi dengan Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI), serta perwakilan dari kementerian dan pihak berwenang terkait guna melakukan evaluasi menyeluruh.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan komunikasi kami di masa mendatang,” tulis mereka.
Baca juga: Data Independen My Day Berserikat Catat Refund Tiket Konser Day6 di Jakarta Baru 9,3%
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan bahwa pemerintah memiliki komitmen untuk mewujudkan ekosistem penyelenggaraan event yang baik, yang dapat memberikan dampak luas kepada seluruh pihak.
Baca juga: Mecimapro Buka Opsi Refund Tiket Konser DAY6, Begini Mekanismenya
“Event sebagai bagian penting dari lingkup pariwisata memiliki peranan besar dalam memajukan perekonomian nasional, melalui pergerakan wisatawan, pembukaan lapangan kerja, dan multiplier ekonomi yang membuat dampaknya dirasakan masyarakat luas," katanya dalam siaran pers yang diterima Hypeabis.id pada Kamis (8/5/2025).
Dia menuturkan, Kementerian Pariwisata telah memanggil dan menggali keterangan dari Mecimapro selaku promotor saat audiensi yang juga dihadiri oleh Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI).
Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar Vinsensius Jemadu mengatakan bahwa pemerintah perlu memiliki informasi yang akurat untuk memetakan persoalan dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambil.
"Kami akan memastikan segala prosesnya berjalan dengan baik dalam balutan semangat mewujudkan ekosistem penyelenggaraan event yang berkualitas dengan tanpa mengesampingkan hak dan kewajiban masing-masing pihak," ujarnya.
Dia menambahkan, kementerian pariwisata akan terus memberikan pendampingan kepada para pelaku industri event agar dapat mengembangkan ekosistem konser musik yang berkualitas di tanah air.
Dalam pendampingan yang dilakukan, terdapat harapan adanya peningkatan kualitas dalam penyelenggaraan konser, fasilitas infrastruktur pendukung, sampai sumber daya manusia. Dengan begitu, reputasi penyelenggaraan pentas pertunjukan berskala internasional dapat mengalami peningkatan.
Untuk diketahui, konser band asal Korea Selatan Day6 telah berjalan sukses di Jakarta beberapa waktu lalu. Namun, konser tersebut menimbulkan beberapa kekisruhan. Salah satu di antaranya adalah pengembalian dana yang masih belum usai.
My Day Berserikat, komunitas yang dibentuk oleh penggemar band Day6, beberapa waktu lalu mengungkapkan data independen yang menunjukkan bahwa refund tiket baru Rp397,3 juta dari total Rp4,26 miliar. Jadi, masih ada Rp3,87 miliar yang masih harus dikembalikan.
Data perkembangan tersebut disampaikan oleh My Day Berserikat melalui media sosial instagram dan merupakan data per 6 Mei 2025 pukul 14.00 WIB. Tidak hanya itu, data tersebut juga merupakan data refund tiket yang dibeli dari Mecimashop dan MCP Membership.
Dalam unggahannya, My Day Berserikat memberikan disclaimer bahwa data tersebut berasal dari My Day, sebutan penggemar Day6, yang telah mengajukan refund dan mengisi formulir Kawal Refund Mecima.
Angka yang ditampilkan bukan merupakan data resmi dari promotor, karena bisa jadi tidak semua yang mengajukan refund mengisi formulir, dan belum semua yang telah menerima refund memperbarui datanya.
Panggilan Kemendag
Sebelumnya, Kementerian Perdagangan melalui Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) memanggil promotor Mecimapro dan platform penjualan tiket Tiket.com untuk memberikan klarifikasi atas sejumlah aduan konsumen terkait konser DAY6 yang digelar pada 3 Mei 2025 di Stadion Madya, GBK Jakarta.
Direktur Jenderal PKTN, Moga Simatupang, menyatakan bahwa pemanggilan ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen yang merasa dirugikan. Sejumlah penggemar melaporkan persoalan mulai dari perubahan lokasi konser secara mendadak hingga ketidakjelasan posisi tempat duduk serta kesulitan dalam pengajuan refund.
“Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjamin hak-hak konsumen. Kami telah meminta klarifikasi dari Mecimapro sebagai penyelenggara, dan Tiket.com sebagai penjual tiket,” ujar Moga siaran pers, dikutip Kamis (8/5/2025).
Dari pertemuan tersebut, pihak Mecimapro, melalui Fransiska Melani selaku Direktur, menyampaikan bahwa proses refund sedang berjalan dan telah mencapai sekitar 30–40 persen. Mereka menargetkan penyelesaian pengembalian dana paling lambat akhir Mei 2025. Melani juga menyatakan bahwa konsumen yang membeli tiket lewat situs resmi Mecimapro dan belum menerima refund bisa menghubungi mereka via email.
Menanggapi kekisruhan yang terjadi, Mecimapro menegaskan bahwa pembeli tiket yang sudah menerima nomor kursi tetap bisa menonton konser. Pihak promotor juga mengklaim telah menyediakan fasilitas tambahan seperti bus antar-jemput, jas hujan, layanan medis, dan makanan gratis sebagai bentuk kompensasi.
Sementara itu, Tiket.com melalui Legal Senior Manager Martino Arnoldi menjelaskan bahwa pihaknya mulai memproses pengembalian dana karena belum menerima data nomor kursi lengkap dari promotor. Refund dijanjikan akan selesai secara otomatis paling lambat 14 Mei 2025, dan dapat dilakukan dalam berbagai bentuk seperti uang tunai, saldo Bliblipay, atau gift voucher.
Ketua APMI Dino Hamid mendorong agar Mecimapro menuntaskan pengembalian dana tepat waktu. Komisioner BPKN Fitrah Bukhari juga menekankan pentingnya edukasi kepada konsumen serta evaluasi menyeluruh dari pihak promotor untuk acara mendatang.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi Advokasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Fitrah Bukhari yang mengimbau agar pihak promotor lebih giat mengedukasi konsumen. Dia juga mendorong
promotor melakukan perbaikan dalam penyelenggaraan kegiatan serupa di waktu yang akan
datang.
Tanggapan Promotor
Di sisi lain, promotor konser MECIMAPRO telah menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada para penggemar DAY6 yang hadir di konser Jakarta atas berbagai ketidaknyamanan yang terjadi selama pelaksanaan acara, termasuk perubahan lokasi secara mendadak.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa (7/5), MECIMAPRO mengakui bahwa pelaksanaan konser tidak memenuhi standar yang seharusnya diterima oleh para penonton. Mereka juga meminta maaf kepada para personel DAY6 dan pihak agensi JYP Entertainment atas gangguan yang terjadi selama acara berlangsung.
“Kami sangat menghargai dukungan dan cinta yang tak tergoyahkan dari para penggemar terhadap acara ini, dan dengan penuh penyesalan kami menyadari bahwa kami belum mampu memenuhi standar yang semestinya Anda terima,” tulis MECIMAPRO dalam pernyataan tertulisnya di akun IG @mecimapro.
Promotor juga menyatakan bahwa mereka tidak menutup mata terhadap kekecewaan penggemar dan menyebut kejadian ini sebagai pengalaman yang tidak diharapkan. Untuk mencegah kejadian serupa, MECIMAPRO mengaku telah berdiskusi dengan Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI), serta perwakilan dari kementerian dan pihak berwenang terkait guna melakukan evaluasi menyeluruh.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan komunikasi kami di masa mendatang,” tulis mereka.
Baca juga: Data Independen My Day Berserikat Catat Refund Tiket Konser Day6 di Jakarta Baru 9,3%
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.