Day6, band asal Korea Selatan (Sumber gambar: DAY6 Official X)

Data Independen My Day Berserikat Catat Refund Tiket Konser Day6 di Jakarta Baru 9,3%

07 May 2025   |   09:30 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

My Day Berserikat, komunitas yang dibentuk oleh penggemar band Day6, mengungkapkan bahwa hingga 6 Mei 2025, dana yang dikembalikan promotor kepada pemegang tiket Day6 baru mencapai 9,3 persen. Komunitas ini juga memberikan klarifikasi terkait waktu pengembalian dana yang diharapkan.

Dikutip dari unggahan My Day Berserikat, total nilai refund yang berhasil mencapai Rp397,3 juta dari total Rp4,26 miliar. Jadi, masih ada Rp3,87 miliar yang masih harus dikembalikan oleh Mecimapro selaku promotor konser Day6 yang bertajuk Day6 3rd World Tour Forever Young in Jakarta 2025 dan berlangsung pada Sabtu (3/5/2025), lalu.

Baca juga: Venue Konser DAY6 Pindah ke Stadion Madya, Fans Kritik & Desak Opsi Refund
 

Data perkembangan tersebut disampaikan oleh My Day Berserikat melalui media sosial instagram dan merupakan data per 6 Mei 2025 pukul 14.00 WIB. Tidak hanya itu, data tersebut juga merupakan data refund tiket yang dibeli dari Mecimashop dan MCP Membership.

Dalam unggahannya, My Day Berserikat memberikan disclaimer bahwa data tersebut berasal dari My Day, sebutan penggemar Day6, yang telah mengajukan refund dan mengisi formulir Kawal Refund Mecima.

“Angka yang ditampilkan bukan merupakan data resmi dari promotor, karena bisa jadi tidak semua yang mengajukan refund mengisi formulir, dan belum semua yang telah menerima refund memperbarui datanya,” demikian tertulis dan dikutip Hypeabis.id pada Rabu (7/5/2025).

Sementara itu, dalam unggahan terpisah, My Day Berserikat memberikan klarifikasi terkait surat dari Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mengenai Perkembangan Penanganan Pengaduan Konsumen Konser Day6 3rd World Tour Forever Young in Jakarta 2025.

Dalam penjelasannya, My Day Berserikat menyatakan bahwa mereka tidak pernah menyepakati periode pengembalian dana selama 14–21 hari kerja seperti yang disebutkan promotor dalam dialog pada 18 April 2025.

Berdasarkan notulensi yang sebelumnya dirilis oleh My Day Berserikat, perwakilan konsumen dalam pertemuan tersebut justru meminta agar proses refund diselesaikan oleh Mecimapro paling lambat pada Senin, 21 April 2025, pukul 15.00 WIB.

“Kami merasa perlunya melakukan klarifikasi atas poin tersebut untuk menghindari kebingungan serta pertanyaan yang mungkin akan timbul dari publik pada masa mendatang,” demikian tertulis dalam unggahan mereka.

Dalam surat BPKN bernomor 72/BPKN/K3/04/2025 yang turut diunggah oleh My Day Berserikat, disebutkan bahwa konsumen meminta pelaku usaha melakukan pengembalian dana dengan estimasi waktu 21 hari kerja sejak 14 April 2025.

Selain itu, konsumen juga meminta klarifikasi dari pelaku usaha mengenai perbedaan jumlah refund yang diterima pembeli melalui platform Mecima Shop dibandingkan dengan yang membeli lewat e-commerce. Mereka juga meminta kompensasi kepada konsumen atas pengalaman saat konser berlangsung.

Dalam surat tersebut, BPKN turut menyatakan bahwa hingga kini belum terdapat kesepakatan antara pihak-pihak terkait. BPKN akan terus melakukan upaya untuk memulihkan hak-hak konsumen serta meminta keterangan lebih lanjut dari para pemangku kepentingan guna memperjelas permasalahan.

My Day Berserikat juga mengungkapkan bahwa mereka baru menerima salinan surat hasil pertemuan pada 18 April 2025 tersebut pada Senin, 5 Mei 2025 pukul 14.35 WIB, sebagaimana disampaikan melalui akun media sosial Instagram mereka.


Mistreatment yang Dialami Penonton Konser Day6

Terbentuknya serikat fans merupakan puncak dari kekesalan atas sikap promotor yang dianggap merugikan calon penonton konser. Menurut catatan My Day Berserikat, kisruh konser DAY6 di Jakarta yang diselenggarakan oleh Mecimapro bermula sejak penjualan tiket presale pada 6 Januari 2025.

Sistem yang tidak memadai menyebabkan akun MCP Membership tidak terdeteksi, serta terjadi kesalahan pada Virtual Account (VA) yang seharusnya unik. Pada General Sales keesokan harinya, banyak pembeli yang sudah melakukan pembayaran namun tidak menerima e-ticket, sehingga dana senilai Rp541 juta tertahan selama hampir satu minggu tanpa kejelasan dari promotor.

Masalah berlanjut saat Mecimapro tiba-tiba mengumumkan perpindahan venue konser dari Jakarta International Stadium (JIS) ke Stadion Madya GBK pada 21 Maret 2025. Pengumuman tersebut dilakukan tanpa opsi refund bagi pembeli tiket yang merasa dirugikan.

Desakan fans yang mengirimkan mass email ke JYP Entertainment akhirnya membuat Mecimapro membuka opsi refund pada 2 April 2025, tetapi prosesnya berjalan lambat dan tidak jelas. Pada 24 April, Mecimapro memperpanjang durasi refund menjadi 30 hari kerja terhitung sejak 14 April 2025, menimbulkan kebingungan di kalangan pembeli tiket.

Menjelang konser, distribusi Seat Number (SN) semakin memperburuk keadaan. Beberapa pembeli yang sudah mengajukan refund justru menerima SN lebih awal dibandingkan mereka yang masih memegang tiket resmi.

Pada 17 April 2025, My Day Berserikat mengirim truk protes ke kantor JYP di Seoul, menuntut penggantian promotor lokal yang dinilai tidak bertanggung jawab. Sehari setelahnya, My Day Berserikat menghadiri audiensi di Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) untuk menyampaikan kronologi kasus dan tuntutan refund kepada Mecimapro.

Pada hari konser, 3 Mei 2025, situasi semakin kacau. Tenda holding area bocor saat hujan, sementara kabel listrik yang basah membahayakan keselamatan penonton. Snack kedaluarsa dibagikan, dan sistem distribusi jas hujan tidak merata, meski sebelumnya dijanjikan akan dibagikan kepada seluruh penonton.

Masalah belum selesai di situ. Fans yang membeli tiket melalui Tiket.com menerima refund otomatis akibat kegagalan promotor mengirimkan SN/QN sesuai jadwal. Namun, Mecimapro tetap menjamin bahwa tiket tersebut masih berlaku pada hari konser, meskipun secara hukum tiket tersebut sudah tidak sah.

Meski konser yang sejatinya dijadwalkan dimulai pada 19.00 WIB harus ditunda hingga sekitar 20.30 WIB, keseluruhan acara berjalan lancar. Sayangnya, Fransiska Melani owner Mecimapro memperkeruh keadaan dengan munculnya laporan video dari penonton bahwa dia secara langsung mendatangi fans di section Blue dan memaksa mereka untuk berhenti merekam video saat fans menyuarakan protes atas promotor ketika anggota Day6 berada di atas panggung jelang akhir acara dengan nada intimidatif.

Tindakan ini semakin memicu protes fans yang merasa dirugikan akibat ketidakkonsistenan informasi dari promotor. Hingga kini, proses refund belum selesai dan My Day Berserikat, fans, serta BPKN terus memantau perkembangan kasus ini.

Baca juga: Fenomena Konser Batal di Indonesia, YLKI Catat Kenaikan Keluhan Konsumen Setahun Terakhir

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

Banyak Darah Saat Haid Bukan Berarti Sehat, Bisa Jadi Tanda Masalah Serius

BERIKUTNYA

Intip Spesifikasi Suzuki Fronx yang Bakal Rilis di Indonesia Akhir Mei 2025

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: