Skype (Sumber gambar: Freepik/pikisuperstar)

Selamat Tinggal Skype, Halo Teams: Transformasi Komunikasi Digital Setelah 22 Tahun

07 May 2025   |   11:00 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Setelah beroperasi selama 22 tahun, Microsoft resmi menutup aplikasi Skype pada Mei 2025 untuk mengalihkan fokus perusahaan ke aplikasi lain yang lebih strategis, yakni Microsoft Teams. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk menyederhanakan layanan komunikasi dan kolaborasi yang telah terintegrasi dengan ekosistem Microsoft.

Dikutip dari laman Microsoft, Skype adalah perangkat lunak yang memungkinkan percakapan global melalui video call, panggilan suara, pesan instan, dan berbagi file. Saat ini, jutaan individu dan bisnis masih menggunakan aplikasi tersebut untuk berkomunikasi secara gratis, baik secara individu maupun grup.

Baca juga: Layanan Skype Ditutup 5 Mei 2025, Begini Cara Alihkan Akun ke Teams

Pengguna Skype dapat mengakses aplikasi ini melalui berbagai perangkat, seperti ponsel, komputer, dan tablet. Aplikasi ini juga tersedia dalam versi gratis dan berbayar, namun versi gratisnya menawarkan lebih banyak fitur seperti panggilan telepon dan pengiriman SMS.

Skype pertama kali diluncurkan pada 2003. Delapan tahun kemudian, Microsoft mengakuisisinya pada 2011 dan mulai mengintegrasikan aplikasi tersebut dengan berbagai layanan lain seperti Microsoft Outlook.

Setelah 22 tahun beroperasi dan menjadi aplikasi andalan banyak pengguna, Microsoft akhirnya memutuskan untuk menghentikan Skype. Jeff Tepper, President of Collaborative Apps and Platforms di Microsoft, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil agar perusahaan dapat lebih fokus pada Microsoft Teams.

“Untuk menyederhanakan penawaran komunikasi konsumen gratis kami sehingga kami dapat lebih mudah beradaptasi dengan kebutuhan pelanggan, kami akan menghentikan Skype pada bulan Mei 2025 untuk fokus pada Microsoft Teams, pusat komunikasi dan kolaborasi modern kami,” ujarnya dikutip Hypeabis.id, Rabu (7/5/2025).

Microsoft Teams menawarkan berbagai fitur inti yang sebelumnya ada di Skype, seperti panggilan satu lawan satu, panggilan grup, pesan instan, dan berbagi file. Selain itu, Teams juga dilengkapi fitur tambahan seperti penyelenggaraan rapat, pengelolaan kalender, serta membangun dan bergabung dengan komunitas secara gratis.

Saat ini, ratusan juta orang telah menggunakan Microsoft Teams sebagai pusat kerja tim, membantu mereka tetap terhubung dan produktif di kantor, sekolah, dan rumah.

Dalam dua tahun terakhir, jumlah menit yang dihabiskan untuk rapat di Teams meningkat hingga empat kali lipat, mencerminkan pentingnya platform ini dalam komunikasi dan kolaborasi sehari-hari.

“Saat kami mengambil langkah berikutnya dengan Teams, kami gembira dengan peluang yang ada di depan. Kami berharap dapat terus mendukung koneksi sehari-hari orang-orang, dimulai dengan mempermudah mereka untuk masuk ke Teams dengan akun Skype mereka,” ujar Jeff Tepper, President of Collaborative Apps and Platforms Microsoft.

Berikut fakta menarik terkait penutupan Skype


1. Opsi Migrasi ke Microsoft Teams

Pengguna Skype yang terdampak dapat beralih ke Microsoft Teams versi gratis, yang menawarkan lebih banyak fitur inti dibandingkan Skype. Pengguna dapat masuk ke Teams menggunakan akun Skype mereka di perangkat apa pun yang mendukung aplikasi tersebut.


2. Kontak dan Riwayat Pindah Otomatis

Kontak dan riwayat percakapan yang ada di Skype akan berpindah secara otomatis ke Teams, sehingga pengguna tidak perlu khawatir kehilangan data penting.


3. Data yang Tidak Diimigrasikan ke Teams

Namun, ada beberapa data yang tidak akan dimigrasikan saat pengguna masuk ke Teams dengan kredensial Skype, yaitu:
  • Obrolan antara pengguna Skype dan akun kerja/sekolah Teams.
  • Riwayat obrolan antara Skype dan Skype for Business.
  • Obrolan pribadi, konten copilot, dan bot.


4. Batas Waktu Akses Data Skype

Data Skype akan tetap tersedia hingga Januari 2026 untuk diunduh atau dihapus. Jika pengguna tidak mengambil tindakan apa pun, data tersebut akan dihapus permanen setelah tenggat waktu tersebut.


5. Skype for Business Tidak Terpengaruh

Penutupan Skype hanya berlaku untuk versi gratis dan berbayar. Skype for Business akan tetap beroperasi seperti biasa, sehingga pengguna tidak perlu khawatir akan perubahan layanan.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

Sandiaga Uno & United Media Asia Suntik Rp5 Triliun ke Industri Kreatif, Dorong Film Lokal Mendunia

BERIKUTNYA

Persiapan Fisik & Kesehatan Sebelum Berangkat Ibadah Haji

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: