Ilustrasi peralihan Skype ke Teams. (Sumber gambar: Microsoft)

Layanan Skype Ditutup 5 Mei 2025, Begini Cara Alihkan Akun ke Teams

03 March 2025   |   17:36 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Microsoft berencana menutup layanan Skype setelah lebih dari 20 tahun beroperasi. Resmi berhenti pada 5 Mei 2025, pengguna diberikan waktu 10 minggu untuk mengelola akun pada aplikasi pengiriman pesan dan panggilan tersebut sebelum resmi dihentikan. 

Jeff Teper, Presiden Aplikasi dan Platform Kolaboratif Microsoft 365, mengatakan langkah ini dilakukan lantaran perusahaan akan fokus pada Microsoft Teams sebagai pusat komunikasi dan kolaborasi modern dari Microsoft. Dengan Teams, pengguna memiliki akses ke banyak fitur, termasuk fitur yang biasa ada di Skype, seperti panggilan personal dan panggilan grup, pengiriman pesan, serta berbagi file. 

Baca juga: Strategi Saingi TikTok, Instagram Bakal Hadirkan Aplikasi Reels

“Teams menawarkan fitur-fitur yang disempurnakan seperti menyelenggarakan rapat, mengelola kalender, serta membangun dan bergabung dengan komunitas secara gratis,” ujar Teper dalam keterangan resminya, dikutip Hypeabis.id dari laman Microsoft, Senin (3/3/2025).

Pengguna Skype bisa mengalihkan akunnya ke Teams. Ketika masuk dengan akun tersebut, obrolan dan kontak akan secara otomatis muncul di aplikasi.

Teper menyebut, selama masa transisi, pengguna Teams dapat menelepon dan mengobrol dengan pengguna Skype, begitu pula sebaliknya. Hal ini membantu memastikan pengguna tetap terhubung, apapun platform yang digunakan selama masa transisi.

Berikut cara beralih ke Teams
1. Unduh Teams di perangkat dari situs web resmi Microsoft Teams. 
2. Masuk dengan kredensial Skype yang dimiliki.
3. Mulai gunakan Teams dengan semua obrolan dan kontak Skype yang ada siap digunakan.

Bagi yang enggan bermigrasi ke Teams, pengguna dapat mengekspor data termasuk obrolan, kontak, dan riwayat panggilan. “Skype akan tetap tersedia hingga 5 Mei 2025, memberi pengguna waktu untuk menjelajahi Teams dan memutuskan opsi yang paling sesuai,” tutur Teper.

Mengutip Guardian, Skype didirikan pada 2003, kehadirannya mengguncang industri telepon rumah pada awal 2000an dengan panggilan audio dan videonya. Platform ini membuat nama Microsoft semakin dikenal luas dan mendapat ratusan juta pengguna. 

Kendati demikian, seiring perkembangan teknologi, Skype menghadapi para pesaing yang lebih mudah digunakan dan lebih andal seperti Zoom dan Slack milik Salesforce. Teknologi dasar Skype menjadi kurang cocok untuk era telepon pintar.

Baca juga: Aktor Nino Fernandez Rilis KRUUU, Aplikasi One-Stop Solution Perfilman

Ketika pandemi yang memicu bekerja dari rumah atau secara daring, Microsoft mengintegrasikan Teams dengan aplikasi Office lainnya, untuk menjangkau pengguna korporat. Komunikasi video daring dulunya merupakan ranah eksklusif Skype sebelum FaceTime, Zoom, dan Google Hangouts mengambil alih. 

Pada 2023, Microsoft mengumumkan dalam integrasi antara Skype dan mesin pencari Bing, terdapat lebih dari 36 juta orang menggunakan Skype setiap hari. “Skype mengalami kendala, begitu pula Teams, selama pandemi, dan Skype sebagian besar cukup stabil dalam beberapa tahun terakhir,” sebut Teper pada waktu itu.

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

Mengenal Acute Mountain Sickness, Momok Bagi Pendaki Gunung Pemicu Hipotermia

BERIKUTNYA

Daftar Masjid di Jakarta yang Menawarkan Takjil Gratis saat Berbuka Puasa

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: