Aktor Omara Esteghlal. (Sumber gambar: Omara Esteghlal/Instagram)

Profil Omara Esteghlal yang Tampil Totalitas di Film Pengepungan di Bukit Duri

20 April 2025   |   14:38 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Sejak tayang di bioskop pada 17 April 2025, film Pengepungan di Bukit Duri terus menjadi perbincangan publik di media sosial.  Banyak netizen yang mengungkapkan kesan dan pengalamannya menonton film yang disutradarai Joko Anwar itu. Salah satu yang menarik perhatian ialah totalitas akting aktor muda Omara Esteghlal.

Dalam film Pengepungan di Bukit Duri, Omara berperan sebagai karakter utama bernama Jefri, salah satu murid bermasalah di SMA Bukit Duri. Sejak kecil, Jefri tumbuh dalam lingkungan yang penuh tekanan. Kehilangan penerimaan dari keluarganya, mengalami kekerasan di rumah, dan hidup dalam lingkungan yang mengajarkan kebencian, membuatnya sulit mengendalikan emosinya.

Sebagai bentuk pelampiasan atas kemarahan dan rasa frustasinya, Jefri sering terlibat dalam kekerasan, membully teman-temannya, dan berulang kali melukai orang lain tanpa rasa takut. Dia tumbuh dengan pola pikir bahwa hanya yang kuat yang bisa bertahan hidup, dan karenanya dia menjadi salah satu siswa yang paling disegani sekaligus ditakuti di sekolah.

Baca Juga: Review Film Pengepungan di Bukit Duri: Lebih Mencekam dari Film Horor
 

f

Aktor Omara Esteghlal dalam film Pengepungan di Bukit Duri. (Sumber gambar: Come and See Pictures)

Banyak warganet yang menyebut bahwa Omara menjadi salah satu aktor yang menonjol di film Pengepungan di Bukit Duri. Dia dianggap mampu menampilkan kebrutalan dan kegilaan dari karakter Jefri. Omara dinilai berhasil memberikan performa akting yang mumpuni, baik secara emosi, gestur, ataupun ekspresi. Bahkan, berkat aktingnya, Omara dianggap layak diganjar nominasi Piala Citra tahun ini.

"Kalo harus nyebutin siapa yang paling bersinar? Tak lain dan tak bukan adalah Omara Esteghlal! Gila banget doi di sini, literally. Jefri punya desain karakter yang gila, Omara pun bisa berakting se-gila dan se-mengagumkan itu di film ini. Edan banget lah!" tulis akun X @WatchmenID.

"Semua orang yang udah nonton film ini pasti setuju kalo aktingnya Omara Esteghlal sinting! Jujur kaget banget liat dia di sini. Gua gak ngerti gimana Jokan ngedirect dia biar jadi gelo gini. Bener2 kaya udah dibrainwash haha. Penuh amarah, dendam dan berapi2. BAGUS BANGET!" tulis akun X @paradigmafilm.

"Setelah selesai nonton ternyata semua orang di bioskop tepuk tangan. Sepanjang film adanya shick shack shock. Btw, sy bener-bener terpukau sm akting dari Omara Esteghlal yg gilaaa itu, berhasil bikin orang kesel tp sy pribadi takut sih kalau ketemu orang begini," tulis akun X @immatirex.
 

Profil Omara Esteghlal

Omara Esteghlal merupakan aktor muda berbakat yang memulai karier aktingnya dengan membintangi film komedi 5 Elang yang disutradarai Rudi Soedjarwo pada 2011. Setahun kemudian, dia kembali dipercaya sang sutradara untuk membintangi filmnya yang berjudul Pasukan Kapiten (2012).

Namun, nama aktor pemilik nama asli Omara Naidra Esteghlal itu baru melejit ketika membintangi film Dilan 1990 (2018). Dalam film yang disutradarai oleh Fajar Bustomi itu, Omara berperan sebagai Piyan. Dia kembali mengulangi perannya dalam sekuel Dilan 1991 (2019) dan spinoff Milea: Suara dari Dilan (2020).

Meski baru berusia 25 tahun, Omara telah memiliki pengalaman membintangi sederet film dengan beragam genre. Performa aktingnya pun kerap mencuri perhatian penikmat film hingga membawanya mendapatkan nominasi penghargaan bergengsi.

Omara pernah membintangi film drama biografi perang Kadet 1947 (2021) dan berperan sebagai Suharnoko Harbani. Aktor kelahiran 10 Agustus 1999 itu juga pernah membintangi film drama dewasa Like & Share (2022) yang disutradarai oleh Gina S. Noer. Film tersebut juga tayang di beberapa festival internasional hingga meraih 11 nominasi Piala Citra 2023.

Selain itu, Omara juga pernah membintangi film horor Surat dari Kematian (2020), serta film komedi Srimulat: Hidup Memang Komedi (2023) dan berperan sebagai Kadir. 
 



Aktingnya juga menjanjikan kala membintangi film Budi Pekerti (2023) yang disutradarai oleh Wregas Bhanuteja. Dalam film tersebut, Omara berperan sebagai Gora. Berkat perannya itu, dia mendapatkan nominasi Piala Citra pertamanya di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2023 untuk kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik.

Film-film lainnya yang juga dibintanginya termasuk Balada Si Roy (2023), Galaksi (2023), Tulah 6/13 (2023), dan Ali Topan (2024). Dia juga akan hadir dalam film Tinggal Meninggal karya debut Kristo Immanuel sebagai sutradara, yang dijadwalkan tayang 2025.

Tak hanya film, Omara juga telah membintangi sejumlah serial seperti Ruangguru the Movie: Meraih Mimpi di Awan (2019), Kenapa Gue? (2022), Kitab Kencan (2023), CinLock - Love, Camera, Action! (2023), Mengejar Maghrib (2024), dan Bad Buys (2025). 

Untuk urusan pendidikan, Omara juga tak kalah cemerlang. Dia diketahui menempuh pendidikan SMA di Amerika Serikat yakni United World College. Saat duduk di bangku kelas 1 dan 2 SMA, dia mendapatkan beasiswa. Omara lulus dari dua jurusan sekaligus, yakni Filsafat dan Psikologi di St. Olaf College, Minnesota, AS.

Belakangan, Omara juga menjadi perbincangan lantaran dikabarkan tengah menjalin hubungan dengan aktris Prilly Latuconsina. Dia media sosial, keduanya kerap membagikan momen bersama seperti liburan, terlibat proyek pemotretan, hingga menghadiri gala premiere film.

Baca Juga: Kenal Lebih Dekat dengan Pemain Film Pengepungan di Bukit Duri Garapan Joko Anwar

SEBELUMNYA

Jepang Alami Penurunan Populasi Selama 14 Tahun Berturut-turut, Lansia Capai Rekor Baru

BERIKUTNYA

Kisah Owner Kingman, Mantan Pekerja Kantoran yang Sukses Berbisnis Fesyen Pria

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga