7 Tips Bikin Rumah Ramah Kucing, Genhype Sudah Tahu?
11 April 2025 |
14:09 WIB
Pemilik rumah terkadang mempunyai peliharaan di dalam huniannya, salah satu yang paling umum adalah kucing. Akan tetapi, memelihara kucing di dalam rumah tidak bisa sembarangan. Kucing memiliki kebutuhan tersendiri untuk bisa membuatnya merasa nyaman dan aman di dalam rumah.
Rumah yang ramah kucing memungkinkan anabul untuk menjelajah, memanjat, menggaruk termasuk bersembunyi. Dikutip dari Ninelives Greece, mengubah ruang tempat tinggal menjadi tempat yang aman bagi kucing disebut catification. Hal ini sejalan dengan naluri dan kebutuhan alami anabul.
Baca juga: Cat Lovers, Ini Tanda Kucing Alami Hairball dan Cara Mengatasinya
Catification di rumah tidak memerlukan perombakan total pada hunian, tetapi menambahkan beberapa elemen yang ramah bagi kucing, sehingga dapat meminimalisir perilaku anabul yang tidak diinginkan, yang berasal dari kebosanan dan kurangnya stimulasi, seperti mencakar furnitur, mengeong berlebihan, hingga buang air di luar kotak pasir.
Untuk mencegah itu semua, berikut adalah 7 tips membuat rumah ramah kucing yang bisa Genhype terapkan.
Karena mereka membutuhkan daging untuk nutrisi penting, kucing harus diberi makanan yang mengandung protein hewani, termasuk daging utuh, makanan, atau produk sampingan. Mereka juga membutuhkan air bersih dan segar, dan setidaknya satu kotak pasir per kucing ditambah satu. Letakkan kotak pasir di area yang mudah diakses di seluruh rumah dan jauh dari makanan dan air untuk manusia, serta suara yang mengganggu.
Termasuk, memeriksa semua tanaman hias untuk mengetahui potensi bahayanya bagi kucing seperti duri tanaman atau ranting pohon yang rapuh, mengunci lemari untuk mencegah kerusakan terutama kucing dengan karakter yang lincah, serta gunakan pelindung kabel untuk menjaga kucing aman dari kabel listrik.
Lantaran kucing suka memanjat, sediakan pohon kucing yang tinggi di rumah yang juga menyediakan tempat tidur dan tempat istirahat yang ditutupi kain, sementara tempat bertengger dengan sisi dapat membantu kucing dengan aman untuk menikmati pemandangan.
Sebagai alternatif, posisikan ulang pohon kucing menjauh dari dinding dan lebih dekat ke jendela. Jika kalian memiliki sarana dan ruang, pertimbangkan untuk memperluas upaya pengecatan di luar ruangan dengan membangun catio, ruang luar tertutup yang aman untuk dijelajahi kucing.
Oleh karena itu, penting untuk melengkapi rumah dengan banyak permukaan garukan yang sesuai. Misalnya, pohon kucing harus memiliki setidaknya satu permukaan garukan, selain tempat tidur dan tempat bertengger yang sudah terpasang.
Kalian juga dapat meletakkan tiang garukan di dekat lokasi yang pernah digaruknya sebelumnya, seperti di samping sofa, untuk mendorongnya menggunakan tiang tersebut alih-alih furnitur rumah. Jika kalian memelihara lebih dari satu kucing dan mereka tidak selalu akur, mungkin diperlukan lebih dari satu pohon kucing atau tiang garukan di lokasi yang sama.
Menyediakan tempat persembunyian di area yang tenang dapat mendorong penggunaan tempat persembunyian tersebut dan membantu menciptakan lingkungan yang bebas stres bagi kucing.
Selain itu, beberapa kucing mungkin lebih menyukai tempat persembunyian di semak-semak di permukaan tanah sementara yang lain lebih menyukai tempat bertengger di pohon yang tinggi dengan pemandangan.
Sementara pada waktu makan, sertakan permainan puzzle dan alas mencari makan. Berikan kucing mainan yang dapat dimainkannya, bahkan saat kalian tidak di rumah. Dengan begitu, dapat meminimalisir kemungkinan kucing bosan atau stres di dalam rumah.
Baca juga: 5 Ras Kucing Termahal di Dunia, Harganya Capai Miliaran
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Rumah yang ramah kucing memungkinkan anabul untuk menjelajah, memanjat, menggaruk termasuk bersembunyi. Dikutip dari Ninelives Greece, mengubah ruang tempat tinggal menjadi tempat yang aman bagi kucing disebut catification. Hal ini sejalan dengan naluri dan kebutuhan alami anabul.
Baca juga: Cat Lovers, Ini Tanda Kucing Alami Hairball dan Cara Mengatasinya
Catification di rumah tidak memerlukan perombakan total pada hunian, tetapi menambahkan beberapa elemen yang ramah bagi kucing, sehingga dapat meminimalisir perilaku anabul yang tidak diinginkan, yang berasal dari kebosanan dan kurangnya stimulasi, seperti mencakar furnitur, mengeong berlebihan, hingga buang air di luar kotak pasir.
Untuk mencegah itu semua, berikut adalah 7 tips membuat rumah ramah kucing yang bisa Genhype terapkan.
1. Penuhi kebutuhan kucing
Hal pertama yang harus dipastikan ialah memenuhi kebutuhan kucing, mulai dari makan, air bersih, hingga kotak pasir. Kucing lebih suka makan beberapa kali sehari dalam porsi kecil daripada satu kali makan besar atau makan banyak.Karena mereka membutuhkan daging untuk nutrisi penting, kucing harus diberi makanan yang mengandung protein hewani, termasuk daging utuh, makanan, atau produk sampingan. Mereka juga membutuhkan air bersih dan segar, dan setidaknya satu kotak pasir per kucing ditambah satu. Letakkan kotak pasir di area yang mudah diakses di seluruh rumah dan jauh dari makanan dan air untuk manusia, serta suara yang mengganggu.
2. Jauhi hal-hal yang membahayakan kucing
Kucing perlu mengekspresikan naluri alaminya dengan aman tanpa menghadapi potensi bahaya. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa kucing terhindar dari hal-hal yang membahayakan mereka, seperti benda yang rentan jatuh atau tajam, dan menambahkan fitur antiselip pada permukaan panjat dan area kucing yang tinggi.Termasuk, memeriksa semua tanaman hias untuk mengetahui potensi bahayanya bagi kucing seperti duri tanaman atau ranting pohon yang rapuh, mengunci lemari untuk mencegah kerusakan terutama kucing dengan karakter yang lincah, serta gunakan pelindung kabel untuk menjaga kucing aman dari kabel listrik.

Ilustrasi ruang bermain kucing. (Sumber gambar: Huy Phan/Unsplash)
3. Manfaatkan ruang semaksimal mungkin
Manusia sering menganggap ruang sebagai dua dimensi, sementara kucing melihat dunia sebagai taman bermain tiga dimensi. Karenanya, perlakukan ruang seperti taman bermain hutan dengan rak-rak kucing, tiang garuk vertikal yang dipasang di dinding, dan tempat tidur kucing bertengger di atas tempat tidur kalian sendiri.Lantaran kucing suka memanjat, sediakan pohon kucing yang tinggi di rumah yang juga menyediakan tempat tidur dan tempat istirahat yang ditutupi kain, sementara tempat bertengger dengan sisi dapat membantu kucing dengan aman untuk menikmati pemandangan.
4. Beri akses pemandangan luar ruangan
Kucing memiliki kecenderungan suka melihat dunia luar rumah lewat jendela. Tempat bertengger di jendela yang terkena sinar matahari menjadi ruang yang nyaman bagi kucing untuk melihat pemandangan luar ruangan.Sebagai alternatif, posisikan ulang pohon kucing menjauh dari dinding dan lebih dekat ke jendela. Jika kalian memiliki sarana dan ruang, pertimbangkan untuk memperluas upaya pengecatan di luar ruangan dengan membangun catio, ruang luar tertutup yang aman untuk dijelajahi kucing.

Penting untuk menyediakan akses pemandangan ke luar ruangan bagi kucing. (Sumber gambar: Chen/Unsplash)
5. Sediakan tempat untuk menggaruk
Menggaruk menjadi hal yang penting bagi kucing untuk mengasah cakarnya. Di alam liar, kucing akan menggunakan pohon untuk menggaruk. Akan tetapi, di dalam rumah, kucing mungkin akan menggaruk furnitur, karpet, kusen pintu, atau kasur jika tidak ada pilihan yang lebih baik.Oleh karena itu, penting untuk melengkapi rumah dengan banyak permukaan garukan yang sesuai. Misalnya, pohon kucing harus memiliki setidaknya satu permukaan garukan, selain tempat tidur dan tempat bertengger yang sudah terpasang.
Kalian juga dapat meletakkan tiang garukan di dekat lokasi yang pernah digaruknya sebelumnya, seperti di samping sofa, untuk mendorongnya menggunakan tiang tersebut alih-alih furnitur rumah. Jika kalian memelihara lebih dari satu kucing dan mereka tidak selalu akur, mungkin diperlukan lebih dari satu pohon kucing atau tiang garukan di lokasi yang sama.
6. Siapkan tempat persembunyian
Sebagai pemburu dan mangsa alami, kucing secara naluriah mencari tempat persembunyian. Meskipun mereka bisa saja meringkuk dan bersembunyi di bawah tempat tidur atau kolong sofa, pertimbangkan untuk menyediakan tempat berlindung tambahan yang nyaman seperti gua kucing dan bahkan kotak kardus.Menyediakan tempat persembunyian di area yang tenang dapat mendorong penggunaan tempat persembunyian tersebut dan membantu menciptakan lingkungan yang bebas stres bagi kucing.
Selain itu, beberapa kucing mungkin lebih menyukai tempat persembunyian di semak-semak di permukaan tanah sementara yang lain lebih menyukai tempat bertengger di pohon yang tinggi dengan pemandangan.
7. Sediakan mainan interaktif kucing
Selain lingkungan yang ramah dan aman, pemilik rumah juga bisa menyediakan ragam mainan interaktif kucing. Bermainlah dengan kucing setidaknya selama 30 menit sehari, gunakan mainan interaktif seperti tongkat sihir untuk menirukan gerakan mengintai dan menerkam mangsa.Sementara pada waktu makan, sertakan permainan puzzle dan alas mencari makan. Berikan kucing mainan yang dapat dimainkannya, bahkan saat kalian tidak di rumah. Dengan begitu, dapat meminimalisir kemungkinan kucing bosan atau stres di dalam rumah.
Baca juga: 5 Ras Kucing Termahal di Dunia, Harganya Capai Miliaran
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.