Pelatih Ko Hee-jin (Sumber gambar: Instagram/Red Sparks)

Profil Ko Hee-jin, Pelatih Tim Voli Red Sparks yang Menangis Haru Melepas Megawati

11 April 2025   |   13:00 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Kamis pagi, 10 April 2025, terjadi momen penuh haru di Bandara Internasional Incheon, Korea. Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli Indonesia yang bersinar bersama JungKwanJang Red Sparks, hari itu pulang ke Tanah Air, tepat sehari setelah partai final Liga Voli Korea Selatan. 

Namun, yang menyita perhatian bukan hanya kepulangan Mega, melainkan juga sosok yang mengantarnya, yakni pelatihnya di Red Sparks, Ko Hee-jin. Sang pelatih tampak tak kuasa menahan air mata.

Ko Hee-jin terlihat memeluk Mega erat, menundukkan kepala, dan menangis dalam-diam ketika mengantar sang opposite andalan ke gerbang keberangkatan. Momen ini menjadi simbol betapa dalamnya hubungan antara pelatih dan anak asuhnya. 

Baca juga: Megawati Hangestri Ungkap Alasan Tinggalkan Red Sparks dan Liga Voli Korea

Ko Hee-jin bukan sekadar pelatih kepala Red Sparks. Dia adalah sosok di balik keputusan besar merekrut Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea Selatan. Langkah beraninya ini sempat diragukan banyak pihak.

Namun, Hee-jin percaya penuh pada potensi Mega, bahkan sebelum dunia melihatnya bersinar. Di bawah asuhan Hee-jin, Mega berkembang pesat. Tak hanya menjadi pencetak angka andalan, Mega juga mendapat julukan Megatron dari penggemar karena permainan eksplosif dan konsistensinya di lapangan.

Kepiawaiannya dalam meracik tim dan menemukan pemain berbakat baru tidak datang dari ruang hampa. Ko Hee-jin merupakan orang lama di dunia pervolian Korea Selatan. Dia telah membangun reputasinya sejak masih SMA.

Klub pertamanya adalah Masan Jungang High School. Pada musim pertamanya di klub ini, Hee-jin menyumbang medali perak di Korean President’s Cup U-19. Setelah lulus SMA, klub keduanya yang dibela adalah Sungkyunkwan University.

Ko Hee-jin menjadi bagian dari tim voli tingkat universitas sejak musim 2000 hingga 2004. Bersama rekan-rekan kampusnya, dia berhasil meraih gelar juara di ajang FISU World University Games 2003.

Selain itu, dia juga menorehkan prestasi dengan menjuarai Korean National Sports Festival 2003-2004, serta kompetisi Korean V-League pada musim yang sama. Setelah lulus, Ko Hee-jin melanjutkan kariernya sebagai pemain profesional bersama klub ketiganya, Daejeon Samsung Bluefangs. 

Dia tercatat membela klub tersebut hingga masa pensiunnya, sebelum kemudian beralih ke dunia kepelatihan. Setelah gantung sepatu, Ko Hee-jin tetap berada di lingkungan klub lamanya dengan bergabung ke jajaran pelatih Daejeon Samsung Bluefangs.

Dia sempat mengemban peran sebagai asisten pelatih selama empat musim, dari 2016-2017 hingga 2019-2020. Di periode itu, dia membantu tim finis di posisi ketiga Korean V-League musim 2017-2018 dan bahkan sukses meraih gelar juara pada musim berikutnya pada 2018-2019. 

Dia sempat naik sebagai pelatih kepala pada musim 2020-2021. Namun, Ko Hee-jin tidak berhasil mempersembahkan gelar apa pun bagi Bluefangs.

Setelah mengabdi selama 18 tahun di klub tersebut, dia lalu bergabung dengan tim voli putri Daejeon JungKwanJang Red Sparks pada musim 2022-2023. Meski hasil di musim perdananya belum mencolok, perlahan performa Red Sparks menunjukkan progres.

Tim asuhannya finis di posisi keempat dengan total 56 poin, meski belum berhasil menembus partai final. Pada momen inilah, dia bertemu dan lantas merekrut Megawati Hangestri Pertiwi. 

Kehadiran Megawati Hangestri dan racikan Ko Hee-jin membawa perubahan besar bagi Red Sparks. Sejak bergabung, performa tim mengalami peningkatan signifikan. Red Sparks berhasil lolos ke babak playoff sebanyak dua kali, sebuah pencapaian yang sebelumnya cukup langka bagi klub ini.

Di level internasional, mereka sukses menjuarai turnamen Taichung Bank Formosa Invitational pada 2024. Selain itu, Red Sparks mencatatkan rekor impresif dengan 13 kemenangan beruntun dalam satu musim kompetisi.

Megawati sendiri tampil luar biasa, menyabet gelar Most Valuable Player (MVP) sebanyak tiga kali, serta mengoleksi total 1.500 poin hanya dalam dua musim.

Kontribusi besarnya turut mengantar Red Sparks finis sebagai runner-up di Korean V-League musim 2024-2025, sebuah prestasi yang menandai era baru kebangkitan klub tersebut. 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor:

SEBELUMNYA

Oscar Tambah Kategori Best Stunt Design, Mulai Berlaku untuk Film Rilisan 2027

BERIKUTNYA

7 Tips Bikin Rumah Ramah Kucing, Genhype Sudah Tahu?

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: