10 Makanan untuk Tingkatkan Kemampuan Otak dan Daya Ingat
24 March 2025 |
16:00 WIB
Pernahkah Genhype mengalami momen di mana kunci tiba-tiba menghilang entah ke mana atau sulit mengingat nama seseorang yang baru saja ditemui? Hal-hal kecil seperti ini bisa terasa mengganggu dan sering kali menimbulkan kekhawatiran tentang menurunnya daya ingat.
Seiring bertambahnya usia atau meningkatnya beban aktivitas, kemampuan otak dalam mengingat dan berkonsentrasi memang bisa mengalami penurunan jika tidak didukung dengan kebiasaan yang sehat.
Baca juga: Ketahui Perbedaan Telur Ayam Biasa & Omega-3
Namun, tahukah Genhype bahwa pola makan berperan penting dalam menjaga kesehatan otak dan meningkatkan daya ingat? Beberapa makanan tertentu diketahui dapat mendukung fungsi kognitif dan memori. Dengan memasukkan makanan-makanan ini ke dalam menu harian, Genhype dapat membantu otak bekerja lebih optimal.
Berikut adalah beberapa makanan yang dapat meningkatkan kemampuan dan daya ingat otak versi Healthline.
Seiring bertambahnya usia atau meningkatnya beban aktivitas, kemampuan otak dalam mengingat dan berkonsentrasi memang bisa mengalami penurunan jika tidak didukung dengan kebiasaan yang sehat.
Baca juga: Ketahui Perbedaan Telur Ayam Biasa & Omega-3
Namun, tahukah Genhype bahwa pola makan berperan penting dalam menjaga kesehatan otak dan meningkatkan daya ingat? Beberapa makanan tertentu diketahui dapat mendukung fungsi kognitif dan memori. Dengan memasukkan makanan-makanan ini ke dalam menu harian, Genhype dapat membantu otak bekerja lebih optimal.
Berikut adalah beberapa makanan yang dapat meningkatkan kemampuan dan daya ingat otak versi Healthline.
1. Ikan Berlemak
Mengonsumsi ikan berlemak, seperti salmon, kembung, dan sarden, dapat meningkatkan kesehatan dan fungsi otak. Ikan-ikan ini kaya akan asam lemak omega-3, yang berperan penting dalam perkembangan dan fungsi otak.
Asam lemak omega-3 membantu menjaga struktur sel otak dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer. Dia bekerja dengan meningkatkan aliran darah di otak yang berkontribusi pada peningkatan fungsi kognitif, termasuk kemampuan belajar dan memori.
2. Buah Beri
Buah beri, terutama blueberry, kaya akan antioksidan seperti antosianin yang memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan. Antioksidan ini melawan stres oksidatif dan peradangan yang dapat menyebabkan penuaan otak dan penyakit neurodegeneratif.
Beberapa antioksidan dalam blueberry, dapat menumpuk di otak dan membantu meningkatkan komunikasi antara sel-sel otak. Studi menunjukkan bahwa buah beri dapat membantu meningkatkan daya ingat dan mungkin menunda penurunan memori jangka pendek.
3. Kunyit
Kunyit, rempah berwarna kuning tua, mengandung kurkumin yang dapat menembus otak dan memberikan manfaat bagi sel-sel di dalamnya. Kurkumin memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang dapat meningkatkan daya ingat dan merangsang produksi hormon yang membantu pertumbuhan sel-sel otak baru.
Selain itu, kurkumin dapat meningkatkan suasana hati dan membantu pertumbuhan sel-sel otak baru. Penelitian menunjukkan bahwa kurkumin dapat meningkatkan faktor neurotropik yang diturunkan dari otak, jenis hormon pertumbuhan yang membantu pertumbuhan sel-sel otak.
4. Brokoli
Brokoli kaya akan senyawa antioksidan dan vitamin K. Vitamin K penting untuk membentuk sphingolipid, jenis lemak yang terkandung dalam sel-sel otak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan vitamin K yang lebih tinggi dikaitkan dengan daya ingat yang lebih baik. Selain itu, antioksidan dalam brokoli dapat membantu melindungi otak dari kerusakan.
5. Biji Labu
Biji labu mengandung antioksidan kuat dan sumber magnesium, zat besi, seng, dan tembaga yang sangat baik. Setiap nutrisi ini penting untuk kesehatan otak.
Zinc sangat penting untuk sinyal saraf, dan kekurangannya akan menyebabkan banyak gangguan neurologis. Sementara itu, magnesium penting untuk pembelajaran dan memori. Kekurangan magnesium berpotensi menyebabkan migrain, depresi, dan epilepsi.
6. Cokelat Hitam
Cokelat hitam dan bubuk kakao kaya akan beberapa senyawa peningkat otak, termasuk flavonoid, kafein, dan antioksidan. Flavonoid adalah kelompok senyawa tanaman antioksidan. Flavonoid dalam cokelat nantinya berkumpul di area otak yang berhubungan dengan pembelajaran dan memori. Dilansir dari Hello Sehat, para peneliti percaya bahwa senyawa ini dapat meningkatkan memori dan membantu memperlambat penurunan mental terkait usia.
7. Kacang-Kacangan
Kacang-kacangan mengandung lemak sehat, antioksidan, dan vitamin E. Vitamin E melindungi membran sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Sementara semua kacang baik untuk otak, kenari mungkin memiliki keunggulan tambahan karena juga mengandung asam lemak omega-3.
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang-kacangan dapat meningkatkan penanda kesehatan jantung, dan memiliki jantung yang sehat terkait dengan memiliki otak yang sehat.
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang-kacangan dapat meningkatkan penanda kesehatan jantung, dan memiliki jantung yang sehat terkait dengan memiliki otak yang sehat.
8. Telur
Salah satu komponen utama dalam telur adalah kolin, sebuah zat mirip vitamin B yang berperan penting dalam perkembangan dan fungsi otak. Kolin membantu dalam pembentukan membran sel dan neurotransmiter yang diperlukan untuk fungsi kognitif seperti memori dan pembelajaran.
Selain kolin, telur juga mengandung vitamin B6, B12, asam folat, lutein, dan zeaxanthin. Nutrisi-nutrisi ini berperan dalam menjaga kesehatan saraf, meningkatkan fungsi kognitif, dan melindungi otak dari penuaan dini.
9. Kopi
Kandungan kafein dalam kopi dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi, sehingga membantu genhype lebih waspada dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Kafein juga dapat mempertajam daya ingat, baik jangka pendek maupun jangka panjang, yang tentunya bermanfaat dalam proses belajar dan bekerja.
Lebih lanjut, konsumsi kopi secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson. Hal ini disebabkan oleh sifat antioksidan dan antiinflamasi yang terdapat dalam kopi, yang berperan dalam melindungi sel-sel otak dari kerusakan.
10. Jeruk
Jeruk adalah buah yang kaya akan vitamin C dan antioksidan, yang tidak hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan otak. Kandungan flavonoid dalam jeruk, seperti hesperidin, memiliki sifat antiinflamasi yang dapat melindungi sel-sel saraf dari kerusakan.
Flavonoid dalam jeruk berperan dalam meningkatkan aliran darah ke otak dan merangsang jalur sinyal yang terlibat dalam pembelajaran dan memori.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.