Ilustrasi rumah. (Sumber gambar: Pixabay/Pexels)

7 Kiat Menjaga Rumah Tetap Aman & Nyaman saat Udara Dingin Musim Kemarau Menerpa

24 July 2024   |   17:48 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Sejumlah wilayah di Indonesia mengalami fenomena bediding, yakni kondisi udara dingin pada musim kemarau. Hal ini terjadi karena ketiadaan awan dan kurangnya uap air saat musim kemarau. Hal ini menyebabkan radiasi langsung Matahari pada permukaan Bumi, membuat udara lebih dingin terutama pada malam hingga pagi hari.
 
Di tengah cuaca ekstrem seperti ini, penting untuk melindungi kesehatan dan keselamatan diri dari udara dingin baik saat di luar maupun dalam rumah. Terlebih, udara dingin bisa memicu sejumlah penyakit bagi keluarga di rumah, mulai dari kedinginan, flu, ISPA, alergi, dan lainnya.
 
Oleh karena itu, untuk menghadapi perubahan cuaca ini, penting untuk melakukan sejumlah hal guna memastikan rumah tetap aman dan nyaman dari udara dingin. Apa saja langkah-langkahnya? Berikut adalah beberapa kiatnya menurut Georgi Ferdwindra Putra selaku Co-CEO dan Co-Founder Gravel. 

Baca juga: Ini Penyebab Cuaca Dingin pada Musim Kemarau yang Melanda Indonesia
 

1. Isolasi rumah

Georgi mengatakan langkah pertama yang perlu dipastikan untuk melindungi rumah dari kondisi cuaca dingin ialah memiliki isolasi yang baik, terutama pada dinding, atap, dan lantai. Isolasi yang baik akan mencegah udara dingin masuk dan udara hangat keluar dari rumah.
 
"Periksa celah dan retakan di dinding, jendela dan pintu yang memungkinkan udara dingin masuk. Jika ada, segera tutup dengan lapisan isolasi atau sealant," katanya.
 
Mengutip dari situs Kawan Lama, sealant adalah bahan yang digunakan untuk mengisi celah atau retakan pada permukaan dengan tujuan untuk menghindari kebocoran air, angin, suara, dan zat-zat lainnya yang bisa merusak atau mengurangi fungsi suatu struktur. Sealant biasanya berbentuk pasta atau cairan yang dapat diaplikasikan dengan mudah menggunakan alat seperti sealer gun atau spatula. 


2. Periksa atap dan talang

Selanjutnya, pastikan atap dan talang dalam kondisi baik untuk mencegah kebocoran yang dapat memperburuk kondisi rumah saat cuaca dingin. Periksa dan perbaiki atap segera jika ada kerusakan. 
 

3. Gunakan tirai tebal

Georgi menuturkan tirai tebal dapat membantu menahan udara dingin yang masuk melalui jendela. Tutup tirai pada malam hari atau saat cuaca sangat dingin untuk menjaga kehangatan di dalam rumah. 
 
Semakin tebal tirai yang digunakan, tentunya akan semakin melindungi ruangan dari pengaruh udara dingin. Ada berbagai tirai yang bisa dipilih dengan beragam material, mulai dari kain, PVC, aluminium, hingga kayu.


4. Perhatikan ventilasi

Buka jendela atau pintu sebentar pada pagi hingga siang hari saat cuaca sedikit lebih hangat untuk membiarkan udara segar masuk. Meskipun penting untuk menjaga rumah tetap hangat, ventilasi tetap diperlukan untuk menjaga kualitas udara dalam ruangan. 


5. Jaga kelembapan

Udara dingin cenderung kering, sehingga dapat menyebabkan masalah pernapasan dan kulit kering. Jika perlu, gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara dalam ruangan dan menjaga kesehatan pernapasan.
 
Humidifier merupakan alat pelembap udara yang bekerja dengan cara menyemprotkan uap air ke udara. Penggunaan humidifier tidak hanya membuat kelembapan udara terjaga, tapi juga dapat membantu mengatasi iritasi yang dipicu oleh udara kering, seperti kulit kering, bibir pecah-pecah, pilek, hingga sakit tenggorokan. 


6. Gunakan pemanas ruangan

Jika diperlukan, gunakan pemanas untuk menghangatkan ruangan. Pilih pemanas yang sesuai dengan kebutuhan dan ukuran ruangan untuk efisiensi yang lebih baik.


7. Perbaikan dan peremajaan rumah

Georgi menuturkan perbaikan dan peremajaan rumah juga menjadi poin penting dalam menghadapi perubahan cuaca, seperti fenomena suhu dingin ini. Kerusakan pada atap, ventilasi, talang, dan elemen lainnya, katanya, dapat mengganggu kenyamanan dan menjadi jalan masuknya udara dingin ke dalam rumah.
 
"Peremajaan rumah selalu diperlukan, baik dalam kondisi perubahan cuaca maupun tidak. Kerusakan sering kali tidak terlihat sejak awal dan baru disadari ketika sudah parah," katanya. 

Baca juga: 5 Cara Menciptakan Rumah dengan Gaya Estetika Nancy Meyers

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

Trailer Joker: Folie a Deux Dirilis, Suguhkan Aksi Liar Joaquin Phoenix & Lady Gaga

BERIKUTNYA

Hypeprofil Cornelia Agatha: Berjuang Melindungi Generasi Penerus Bangsa

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: